Pencanangan Kampung KB di Tingkat Kecamata
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Pencanangan Kampung KB di Tingkat Kecamata

K
Admin Bangli
28 July 2017
2,499 Dilihat
Pencanangan Kampung KB di Tingkat Kecamata

Pencanangan Kampung KB di Tingkat Kecamatan
Pasca masuknya ke otonomi daerah program Keluarga Berencana (KB) oleh masing-masing daerah dipahami berbeda disetiap daerah. Hal ini sangat berpengaruh pada kebijakan terkait pada kelembagaan yang diberikan serta pengalokasian anggaran untuk program KB disetiap daerah kurang mendapatkan perhatian. Dampak yang ada adalah sepuluh tahun belakangan ini program KB mengalami stagnan bahkan menurun ini terbukti dengan menurunnya kesertaan ber KB dan meningkatnya TFR Minimnya anggaran yang dialokasikan menyebabkan advokasi program KB tidak optimal. Hingga gaung program KB menurun dampak lain yang ditimbulkan kegiatan operasional di lapangan menurun dan program KB tidak menjadi prioritas pembangunan.
di Atas permasalahan-permasalahan tersebut, pemerintah melalui BKKBN telah melakukan inovasi strategis dalam penguatan program KKBPK melalui pembentukan Kampung KB. Di Kabupaten Bangli sendiri telah mencangkan Kampung KB tingkat Kabupaten yakni di Br. Batu Meyeh Desa Songan Kintamani. Selanjutnya pencangan juga dilakukan di tingkat Kecamatan, di Kecamatan Susut di Br. Cekeng Desa Sulahan, di Kecamatan Tembuku pencangannya di BrPenerukan Desa Peninjoan sedangkan di Kecamatan Kintamani pencanangan Kampung KB di Br Kayukapas Desa Kintamani serta untuk di Kecamatan Bangli pencanangan di Br Padpadan Desa Pengotan, dimana pelaksaannya baru dilakukan Rabu (26/7) dibalai Banjar Padpadan Dsa Pengotan. Yang diahdri oleh Camat Bangli, puspika, Para perbekel dan lurah se Kecamatan Bangli, serta masyarakat dan tokoh agama desa Setempat.Pencangan di tandai dengan pemukulan kentongan dan pengucapan pernyataan dukukngan Kampung KB oleh tokoh masyarakat , pemuda serta tokoh agama.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabuapten Bangli I ketut kayana dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabid Pengendaalian penduduk, Penyuluhan dan penggerakan I Wayan Payu mengatakan Kampung keluarga Berencana adalah satuan wilayah setingkat Rw, dusun atau setara. yang memiliki kreteria tertentu dimana terdapat keterpaduan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK ) dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis dengan tujuan Secara umum adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat kampung atau yang setara melalui program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) serta membangun sektor terkait dalam rangka mewujudkan Keluarga Kecil berkualitas . Selain tujuan umum Kampung KB mempunyai tujuan khusus yakni 
a. Meningkatkan peran pemerintah,pemerintah daerah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait, 
b. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan, c.Meningkatkan jumlah peserta KB aktif modern. 
d.Meningkatkan ketabanan keluarga melalui program Bina Keluarga Balita (BKB).Bina Keluarga Remaja (BKR, Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja. 
E. Meningkatkan pemberdayaan keluarga melalui kelompok UPPKS, 
f. Menurunkan angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), 
g. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. 
h Meningkatkan rata-rata lama sekolah penduduk usia sekolah Meningkatkan sarana dan prasarana pembangunan kampong ,Meningkatkan sanitasi dan lengkungan kampung yang sehat dan bersih.

Lebih lanjut di jelaskan, Bahwa sesungguhnya Kampung KB memiliki makna yang dalam karena menjadi branding dari KB sebuah identitas yaitu Kampung KB.Kampung KKBPK melalui menjadi icon unggulan dari Program BKKBN.Oleh karena itu Pencanangan dan Pembentukan Kampung KB diatur berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI nomor 440/70/SJ, tanggal 11 Januari 2016, Di dalam Kampung KB bergulir segala upaya BKKBN untuk menggerakkan masyarakat untuk hidup lebih sejahtera dan berkualitas. merangkul berbagai kegiatan dari Organisasi Perangkat Daerah, oleh karenanya Bapak Bupati telah mengintruksikan kepada semua OPD untuk mengalokasikan Program dan kegiatannya ke Kampung KB.Dalam hal ini peran Desa dan masyarakat menjadi penting, karena yang menjadi sasaran dari Kampung KB adalah Keluarga, Remaja, PUS, Lansia dan Masyarakat.Keberadaan Program Revolusi mental yang digaungkan oleh pemerintah rupanya menjadi menarik dan tepat untuk merubah pola pikir masyarakat yang masih cendrung menganggap semboyan banyak anak banyak rejeki tetapi sesungguhnya banyak punya anak akan lebih banyak lagi mencari rejaki untuk pemenuhan kebutuhan hidup meraka, sehingga orang tua akan bekerja secara ekstra dan tanpa kenal lelah.
Dengan demikian Pihaknya mengajak para keluarga maupun orang tua dan remaja utuk ikut program KB, mari rencakan dari sekarang keluarga yang bahagia sejahtera dengan dua anak laki perempuan jangan dibedakan.Remaja sebagai generasi penerus sudah selayaknya harus mempu mewujudkan masa depan yang lebih baik, melalui Program Generasi Berencana (GenRe) ada tiga hal penting yang dihindari oleh remaja yaitu hindari Pernikahan Usia dini, Hindari Narkoba dan hindari HIV/AIDS. PIK- R adalah sebuah media ajauntuk berkonsultasi tentang kesehatan dan lainnya. Bahwa kawin yang bagi perempuan adalah umur 21 tahun sedan laki 25 tahun ini dikarenakan kesehatan reproduksinya telah siap untuk hamil.Sedangkan bagi remaja yang kawin dan hamil usia rentan terhadap resiko tinggi seperti mengakibatkan dini sangat kamatian ibu saat melahirkan, kanker servix .Program KB lah solusi yang tepat untuk mewujudkan keluarga edial, bahagia dan sejahtera mandiri serta berkualitas,” Pungkasnya.
Ayo dukung dan sukseskan Kampung KB menuju BANGLI YANG GITA SANTHI (Bangli yang Gigih, Iklas, Tawakal, dan Aman) untuk mewujudkan NawacitaPrioritas ketiga yaitu Meningkatkan Kualitas hidup manusia Indonesia

Bagikan Berita Ini: