Upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) Kamis, (24/8) Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli gelar acara Lomaba cipta menu Kudapan Berbasis sumber pangan lokal. Cara yang di pusatkan di Tribun Lapangan Kapten Mudita Bangli di buka oleh Sekda IB Gde Giri Putra, didampingi Oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli Nyonya Sariasih Sedana Arta, Kadis Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli I Wayan Sukartana dan OPD terkait.
Kadis Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli I Wayan Sukartana menyampaikan Pelaksanan lomba cipta menu Kudapan berbasis sumber pangan lokal merupakan kegiatan serangakain peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72.tahunan yang sudah kali ketiga digelar. Dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA). Selan itu untuk mendorong dan meningkatkan kreatifitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu dengan berbasis sumber daya lokal yaitu berupa bahan dasar non beras seperti umbi-umbian dimana kita ketahui umbian mengandung karbohidrat yang sangat komplek. Lanjut selain itu pentingnya konsumsi pangan sesuai diamanatkan oleh undang-undang No. 18 Tahun 2012 tentang pangan dan peraturan pemerintah No. 17 Tahun 2015 tentang ketahanan pangan dan gizi dengan indikator pola pangan harapan digunakan sebagai indikator kinerja dibidang ketahanan pangan. Peserta lomba sebanyak sepuluh kelompok berasal dari perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT) dari empat kecamatan sekabupaten Bangli.
Kreteri penilaian adalah dari segi kuantitatif bobot sebanyak 60% terdiri dari kreatifitas dengan penggunaan bahan pangan 30% jenis bahan yang digunakan, cara pengolahan, keserasian pemilihan menu makanan. Berikutnya penampilan dan cara Penyajian 30% yaitu penampilan hasil olahan, tata saji kreatifitas penyajian, kebersihan penyajian. Berikutnya Citarasa Bobo 40% yaitu Rasa masakan, kelesatan makanan. Penilaiain Kuantitatif dengan Bobot 40% yaitu resep dan kandungan gizi. Ditambahkan lagi hasil yang dicapai dalam lomba kali ini akan mewakili Kabupaten Bangli dalam Lomba Cipta Menu tingkat Provinsi Bali.
Sementara itu Sambutan Bupati Bangli yang dibacakan oleh Sekda Ka bupaten Bangli Ir. IB Gde Giri Putra,MM menyampaikan pemenuhan pangan seyogyanya tidak hanya ditekan pada aspek kuantitas, tetapi juga memperhatikan kualitasnya termasuk keragaman pangan dan keseimbangan Gizinya. Konsumsi pangan pada keluarga akan menentukan kulitas konsumsi pada suatu wilayah, baik Kabupaten/Kota, Provinsi dan nasional, Yang dicerminkan dengan skor Pola Pangan Harapan (PPH). Sedangkan untuk keluarga dan individu, asupan makanan sesuai dengan prinsip konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA). Oleh karena itu Pemerintah Daerah berkewajiban untuk mewujudkan keanekaragaman konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Kegiatan yang diseengarakan kali ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman guna mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat dengan bahan berbasis pangan lokal yang lebih penting adalah merubah pola pikir masyarakat tentang pentingnya bahan sumber karbohidrat komplek non beras dengan produk olahan seperti kue dan lainnya. “Dengan Konsep Rumah Pangan Lestari (KRPL) diharapkan lomba cipta menu berbasis sumber pangan lokal bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) bisa meningkatkan kualitas konsumsi pangan lokal, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan Aman”terangnya.
Hasil penilaian adalah sebagai jaura satu (1)dengann nilai 86,3 jatuh pada kelompok wanita tani Melati Desa Kubu, Juara Ke dua (2) dengan nilai 76,3 KWT Olas Asih Desa Kayubihi Dusun Kuta Undisan, dan juara Tiga (3) nilai 69 KWT Sri Amerta Buana Dusun Penida Kaja, Tembuku, Bangli.