Sebagai tindak lanjut pelaksanaan Bimbingan teknis aparatur dan perangkat desa se-Kabupaten Bangli, sebagai upaya meningkatkan kemampuan dalam tata kelola keuangan Desa, Selasa (6/2) Perbekel Se Kabupaten Bangli yang dikoordinir oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bangli melakukan Studi tiru ke Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Robongan yang dipimpin oleh Bupati Bangli I Made Gianyar,SH.,M.Hum.,M.Kn diterima langsung oleh Wakil Bupati Bekasi Bapak Eka Supria Atmaja,SH didampingi oleh Kepala PMD Kabupaten Bekasi Ibu Dra. Hj. AAT. Barhaty K,MM, Camat Cingkareng Sopian Hadi dan Kepala Desa Pasir Sari Bapak H. Lamjah Hertansyah.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Bangli menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah merupakan kegiatan lanjutan dari Bimbingan teknis kepala desa dan perangkat desa. Dimana apa yang menjadi teori-teori yang di dapat selama mengikuti bimtek beberapa hari lalu, serta mencari kendala kendala apa yang di alami di dalam melakukan tata kelola keuangan di pemerintahan desa untuk dipecahkan dan dicarikan solusi, pada hari ini kita kombinasikan juga dengan daerah lain untuk mencari perbandingan ketika adanya PP dan UUD no.6 dengan turunannya, bagaimana penerapanya di daerah ini apakah ada kendala, ketika ada kendala bagaimana desa tersebut memecahkannya, Hal itulah yang ingin kida adofsi. Selain itu kita juga mencari terobosan dan inovasi-inovasi yang ada di daerah lain yang mungkin bisa kita kembangkan di daerah kita sehingga ada sebuah langkah inovasi yang kita dapatkan dari hasil bimtek ini dalam rangka menguatkan tata kelola pemerintahan dalam mendukung pemerintahan di Desa. Demgan harapan dalam Bimtek selenggarakan ini kita tidak sekedar mengunjungi, tetapi kita mencari hal-hal terbaik dan kuat di desa ini untuk bisa di kembangkan di masing-masing desa di Bangli.
Sementara itu Wakil Bupati Bekasi Bapak Eka Supria Atmaja,SH mengapresiasi atas dipilihnya Kabupaten Bekasi khususnya Desa Pasirsari sebagai lokus kunjungan, menjadi suatu kebanggaan bagi Kabupaten Bekasi karena dikunjungi langsung oleh Bupati Bangli. Sekilas disampaikan Kabupaten Bekasi terdiri dari 180 desa dan 7 kelurahan dengan 23 Kecamatan yang bebatasan dengan DKI, berbatsan dengan bogor dan berbatasan dengan Karawang. Dengan jumlah penduduk hampir mencapai 3 juta lebih. Khusus untuk Desa Pasir sari memang sudah sering kali mendapat penghargaan juara nasional dengan potensi adalah industri. Kesempatan ini merupakan hari yang sangat baik dimana dalam pertemuan kita bisa saling bertukar pengalaman dan saling mengisi satu sama lain untuk terus meningkatkan kemampuan kita dalam melaksanakan tatakelola keuangan desa untuk kemajuan desa dan peningkatan perekonomian, yang pada akhirnya membawa kemajuan untuk daerah Masing masing.
Bupati Bangli I Made Gianyar,SH.,M.Hum.,M.Kn menyampaikan kegiatan kunjungan ini merupakan kegiatan rutin tahunan antara Pemerintahan Desa dengan Kabupaten Bangli. Pada intinya adalah orang biasanya maju karena mendengar, melihat dan menyaksikan, tetapi kebanyak orang bisa maju dari melihat, kalo kita hanya dengar Desa pasirsari maju juara nasional, APBD-nya sehat PAD-nya tinggi BUMDES-nya bagus, hanya dari mendengar saja kita ceritakan mungkin terlalu lambat untuk mengikuti. Tetapi dengan kita langsung mengajak para kepala desa untuk datang dan meyaksikan langsung dan menggali sendiri bagaimana dan apa yang telah dilakukan serta kiat-kiat untuk itu, yakinlah nanti akan lebih cepat dan ada hal-hal yang dapat dipetik atau di adopsi sesuai dengan potensi yang dimiliki di desa masing masing. “dalam istilah balinya Desa Kala Patra, desa punya waktu desa punya Potensi dan keadaan yang diikuti sesuai dengan potensi yang dimiliki, Kalo disini potensinya adalah Industri, sedangkan dibali potensinya adalah Pariwisata dan Pertanian sehingga BUMDES yang sudah terbentuk bisa untuk mendorong hal itu.” Kata Gianyar.
Untuk saat ini sudah banyak BUMDES yang sudah mengelola pariwisata seperti mengelola Desa wisata, wisata air terjun, tanaman herbal, hutan bamboo dan lainnya. Kami sangat berterima kasih kepada Kabupaten Bekasi khususnya Desa Pasir ari, kita sudah melihat kemajuan yang ada untuk dapat kita tindak lanjuti di Kabupaten Bangli. Dari hasil kunjungan yang dilakukan hari ini kita dapatkan poin poin yang bisa kita adopsi bahwa kita bisa lihat seorang leader/kepala desa yang ingin dan bisa melihat potensi di wilayah masing-masing sehingga leader ini bisa menjadi tolak ukur dalam mengembangkan potensi yang ada di desa, berikutnya bagaimana desa itu dengan potensi yang ada bisa meningkatkan PAD sesuai dengan potensi yang dimiliki sehingga desa itu bisa berproses dengan baik mengatur keuangan dengan baik dan bisa dikembangkan dengan mudah sehingga meningkatkan perekonomian dari desa tersebut. “Tujuan akhirnya adalah bagaimana kedepan apa yang kita dapatkan disini bisa kita kembangkan sehingga kedudukan desa-desa dibali sama dengan desa desa lain yang ada di luar bali dengan prestasi yang membanggakan” tambah Made Gianyar.