Seks Tabu Dan Realita Pada Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR)
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Seks Tabu Dan Realita Pada Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR)

K
Admin Bangli
02 March 2011
819 Dilihat
 Seks Tabu Dan Realita Pada Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR)

 

Untuk meningkatkan pengetahuan dan rasa kepedulian masyarakat terhadap permasalahan kesehatan reproduksi remaja, sebagai akibat dari kemajuan iptek yang cepat tanpa diimbangi iman, moral dan spiritual yang memadai, sehingga mengakibatkan kecendrungan seks pranikah dikalangan remaja, Selasa (1/2) Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kab. Bangli bekerjasama dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cab. Bangli dan KISRA PKBI Bali menggelar seminar kesehatan reproduksi remaja, yang diisi oleh tiga orang narasumber diantaranya  dr. IGN Prameswara, S.Ked dari Klinik Remaja Kisra PKBI Daerah Bali, I Ketut Kayana Pembina KRR Kab. Bangli dan luh Putu Ariastini dari Harapan Remaja Bangli. Seminar yang digelar di ruang rapat Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Kab. Bangli ini dibuka langsung oleh Wabup. Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.

 

Panitia seminar KRR Dewa Ketut Suka, SH mengatakan, seminar KRR yang diberi judul “ Seks Tabu dan Realita” ini diikuti oleh Perwakilan SMP, SMA, SMK, para guru sekolah, orang tua siswa dan teruna teruni banjar di sekitar wilayah kerja PKBI Cab. Bangli yang mencapai 100 peserta. Dengan harapan mampu meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap permasalahan kesehatan reproduksi remaja yang semakin kompleks. Selain juga sebagai bentuk dukungan kepada para remaja untuk dapat memenuhi haknya memperoleh akses informasi dan layanan kesehatan reproduksi yang benar. sehingga nantinya remaja kita harapkan mampu memproteksi diri dari perilaku negatif seperti kekerasan seksual, pemerkosaan, hamil sebelum nikah, bunuh diri dan prilaku negatif lainya. “ ujar Dewa Ketut Suka.

 

Kepala BPPKB Kab. Bangli Ketut Kayana mengungkapkan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap pemenuhan hak hak remaja, serta sebagai ruang dialog remaja serta sebagai ruang dialog bagi remaja, orang tua, serta pemerintah untuk turut serta terlibat dalam program remaja dan penaggulangan masalah remaja. Semoga dengan kegiatan ini kita semua mendapatkan pembelajaran daru serta menemukan soslusi terbaik untuk dapat membantu permasalahan remaja khususnya di bidang kesehatan reproduksi remaja “ paparnya.

 

Sementara itu Wabup Bangli Sedana Artha mengatakan, Sangat menyambut baik kegiatan ini karena dengan sosialisasi ini akan semakin meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi remaja. Kita harapkan dimasa yang akan datang kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan lagi koordinasi, integrasi programnya dengan mengajak sebanyak mungkin eleven masyarakat dan LSOM yang lain. kita menghimbau kepada seluruh peserta nantinya untuk ikut aktif menyebar luaskan informasi yang di dapat selama mengikuti seminar terkait dengan penyebab dan bahaya yang diakibatkan oleh prilaku negatif reproduksi remaja. dengan harapkan mampu menekan permasalahan remaja khususnya masalah masalah yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi seperti IMS dan HIV/AIDS di Kabupaten Bangli.” ungkap Sedana Arta.(Humas Bangli)

Bagikan Berita Ini: