Setelah dilantik pada hari Sabtu (20/10) oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bali dr. Gede Putra Suteja, dr. I Dewa Gede Oka Darsana,SpAn.FIPM yang menggantikan dr. IGNM Wedagama,SpOG, resmi memimpin IDI Cabang Bangli selama tiga tahun kedepan, masa bhakti 2018-2021. Pelantikan yang dilasanakan di Aula Rumah Sakit Umum Bangli, juga disaksikan oleh Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, SE, anggota IDI Cabang Bangli, perwakilan IDI Cabang dari seluruh Kabupaten di Bali dan perwakilan organisasi profesi kesehatan yang ada di Kabupaten Bangli (IBI, PPNI, IPAI, PAFI, PDGI).
Acara pelantikan IDI Cabang Bangli masa bhakti 2018-2021, diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Hymne IDI, laporan Ketua Panitia sekaligus pembacaan Surat Keputusan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Nomor: 02479/PB/A.4/10/2018, tentang Pengesahan Susunan Personalia Pengurus IDI Cabang Bangli Masa Bakti 2018-2021 oleh dr. IB Udayana Hanggara, pengambilan janji pengurus, pengalungan tanda jabatan kepada Ketua IDI Cabang Bangli terpilih dan diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan yang dipimpin oleh Ketua IDI Wilayah Bali, dr. Gede Putra Suteja.
Setelah pelantikan, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi ilmiah berupa symposium dengan tema “Chest Pain Management”, yang menghadirkan dua pembicara dari anggota IDI Cabang Bangli, yakni dr. IGA Suryawati,SpJP dan dr. Putu Janu Eka Saputra,SpPD, yang dipandu oleh moderator dr. I Made Dwija Suarjana,SpPD. Sesi ilmiah ini berlangsung selama + 1 jam dengan diskusi yang cukup hangat antara kedua pembicara dan audiens.
Ketua IDI Cabang Bangli terpilih dr. I Dewa Gede Oka Darsana,SpAn.FIPM dalam sambutannya berpesan agar seorang dokter, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari organisasi profesi, diharapkan dapat menjadi agent of change & agent of development dalam pembangunan di bidang kesehatan. Ia juga meminta, agar anggota IDI Cabang Bangli bisa berperan sebagai center of empowerment di tengah masyarakat, menjadi motor of health service di tengah fasilitas pelayanan kesehatan dan bisa menjadi health problem solver di tengah problematika kesehatan yang ada.
Menurutnya, ada dua hal yang menjadi prioritas dalam mengemban mandat kepengurusan IDI Cabang Bangli kedepan. Pertama, melakukan konsolidasi organisasi, perbaikan tata kelola, penyusunan rencana kerja tiga tahun kedepan, yang mengacu pada AD/ART dan tata kelola organisasi serta kebijakan yang telah digariskan oleh PB IDI. Kedua, IDI Cabang Bangli akan senantiasa bersinergi baik dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, serta organisasi lainnya yang ada di Kabupaten Bangli dalam bentuk advokasi, sumbangan pemikiran serta aktivitas nyata lainnya demi terwujudnya masyarakat Bangli yang lebih sehat. “Ada dua hal yang menjadi fokus kami kedepan. Pertama melakukan pembenahan kedalam dengan melakukan konsolidasi organisasi, perbaikan tata kelola dan menyusun program kerja. Yang kedua, melakukan sinergitas baik dengan pemerintah daerah maupun organisasi profesi lainnya, untuk mewujudkan masyarakat Bangli yang lebih sehat. Dua hal ini yang akan menjadi fokus kami kedepan”ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, pada kesempatan itu mengatakan bahwa kesejahteraan masyarakat sangat ditentukan oleh derajat kesehatan. Dimana peran tenaga medis, paramedis serta tenaga kesehatan lain, merupakan unsur utama dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, bagaimana mungkin seseorang bisa bekerja dengan produktif kalau kondisi kesehatannya kurang baik. Untuk itu, melalui organisasi IDI Cabang Bangli, ia mengajak para dokter di Kabupaten Bangli, bisa membantu program pemerintah, dalam menghadapi tantangan-tantangan di bidang kesehatan kedepannya. “Melalui momentum ini, saya mengajak para dokter dan tenaga kesehatan lainnya, untuk selalu bersinergi, demi meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Bangli”pungkasnya.
