Karya Mamungkah Mupuk Pedagingan Di Pura Penataran Desa Adat Penida Kaja
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Karya Mamungkah Mupuk Pedagingan Di Pura Penataran Desa Adat Penida Kaja

K
Admin Bangli
11 March 2011
612 Dilihat
Karya Mamungkah Mupuk Pedagingan Di Pura Penataran Desa Adat Penida Kaja

Dalam menindak lanjuti pembangunan dan renovasi pura adat Penataran di Pura Penataran Desa Adat Panida Kaja yang sudah di mulai dari tahun 2008 yang lalu dan baru selesai pada tahun 2010 kemarin maka pada Hari Selasa (08/03) kemarin di selenggarakan upacara malik sumpah mamungkah dan mupuk pedagingan di Pura Panataran Desa Adat Panida Kaja dimana prosesi upakara sudah dimulai dari Budha Paing Krulut yang lalu dengan ngaturang Pamiut. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Bangli, Ketua DPRD Kab. Bangli, Muspika, Camat Temuku dan Perbekel Desa adat Temuku.

Menurut Manggala Karya Jro Nyarikan Sapta Yasa yang juga selaku Bendesa adat mengatakan upacara yang ini adalah merupakan upacara yang dilakukan setelah melakukan renovasi Pembangunan Baru pada seluruh pelinggih yang ada di pura tersebut dimana upacara terakhir dilakukan pada 57 tahun silam, Dudonan upakara yang dilakukan antara lain Berawal Dari Ngaturang Pemuit dilanjutkan dengan Negtegang, Mepada wewalungan, Nunas toya Padudusan, Malik Sumpah, Melaspas, Mupuk Pedagingan, Melasti, Memasar, Nunas Tirta Pakuluh, mapada Agung, Puncak Karya pada Saniscara Umanis Bala, Penganyar, Nyenuk, nyegara Gunung, Nuek Bagia Pula kerti dan terakhir Nyineb pada Buda Paing Wayang. Disampaikan juga Pangerajeg karya pada upakara ini adalah Ida Padanda Istri Jelantik kasarengin oleh Ida Padanda Giya Nongan, Ida Bujangga Griya Angkling, Ida Padanda Griya Tegale Eha tampaksiring, Ida Padanda Griya Siangan, Ida Padanda Griya Wanasari, Ida Padanda Griya Ageng Tampaksiring Kelod denga dibantu oleh Jero mangku Penataran dan pemangku kayangan tiga. Pada karya ini menggunakan wewalungan Kebo, Godel, Kambing poleng, Penyu, Asu belangbungkem, Kucit Butuhan selem, Angsa, Bebek Blangkalung, Bebek bulu sikep dan ayam manca warna. Pura Penataran Desa adat Panida Kaja ini di empon oleh 287 KK dengan krama pangarep sebanyak 57 KK. Dalam pembangunan pura sampai akhirnya melakukan upacara menghabiskan biaya sampai kurang lebih 1,5 milyar  dimana dana tersebut berasal dari urunan krama yang di kumpulkan setiap bulan ditambah dana dari Gubenuran pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten Bagli. Manggala Karya Jro Nyarikan Sapta Yasa mengharapkan “dengan diselenggarakanya karya ini masyarakat Panida Kaja, dan jagat bangli pada umumnya memperoleh kerahayuan dan kesejahteraan”. Harapnya.(Humas Bangli)

Bagikan Berita Ini: