Lomba Busana Ngekeb Dan Modifikasi Dalam Rangka HUT BangliI ke 807 di Gedung Sasana Budaya
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Lomba Busana Ngekeb Dan Modifikasi Dalam Rangka HUT BangliI ke 807 di Gedung Sasana Budaya

K
Admin Bangli
•
02 June 2011
•
1,487 Dilihat
Lomba Busana Ngekeb Dan Modifikasi Dalam  Rangka HUT BangliI ke 807 di Gedung Sasana Budaya

 Serangkaian Hut kota Bangli ke 807 serta persiapan Pesta Kesenian Bali yang ke-33, Jumat (6/5) PKK Kabupaten Bangli melaksanakan beberapa jenis perlombaan acara yang dilaksanakan di Gedung Sasana Budaya Giri Kusuma Bangli, dihadiri oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.M.Hum, Ketua Penggerak PKK Kab. Bangli dan undangan terkait lainya. Jenis perlombaan yang diadakan diantaranya  lomba merangkaian bunga dan janur, lomba membuat jajanan Bali, memasak ikan dan lomba Berpakaian Adat Bali.  Jenis makanan yang dilombakan diantaranya membuat jajan pasung, membuat jajan blebes untuk mantenin padi di sawah, dan lomba masak serba ikan, masing-masing peserta diberikan waktu 60 menit  dengan membawa peralatan sendiri, kriteria yang dinilai dalam pembuatan janur dan membuat sampian dan tamiang diantaranya kesegaran, komposisi, keindahan, tradisi dan kreasi, sedangkan criteria untuk lomba makanan diantaranya rasa, tekstur, kebersian atau higienis, penampilan atau penyajian dan resep. Tim juri yang menilai dalam perlombaan tersebut sebanyak 15 orang yang terdiri dari seniman, ahli gizi, depad dan dari masyarakat.
          Lomba busana terdiri dari busana ngekeb dalam rangka upacara potong gigi dan Busana pengantin modifikasi untuk resepsi. Busana ngekeb diikuti oleh peserta remaja putra dan putri yang berumur 15 sampai dengan 18 tahun tidak berpasangan dengan memakai payas madya dengan syarat-syarat lomba untuk putra dan putri masing-masing peserta menggunakan kain tenunan Bali yang disesuaikan dengan tradisi, dan hiasan kepala menyesuaikan dan alas kaki tidak memakai slop yang dikerjakan dengan waktu 90 menit  ditempat lomba dan untuk putri rambutnya dipusung gonjer. kriteria yang dinilai diantaranya penampilan, ketrampilam, kerapian dan keserasian. Sedangkan untuk busana pengantin modifikasi peserta membawa sepasang model dengan ide yang diambil dari salah satu busana pengantin atau busana adapt yang terdapat di daerah Bali yang dimodifikasikan menjadi busana resepsi tanpa menghilangkan pakem etika berbusana. kriteria yang dinilai diantaranya ide atau kreasi modifikasi, keserasian, ketrampilan tata rias dan penampilan.
          Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Bangli Ny.Erik Gianyar mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memotifasi generasi muda untuk tidak lupa dengan busana adat Bali, ditambahkannya, untuk juara 1,2 dan 3 akan dikirim ke tingkat propinsi untuk mewakili Kabupaten Bangli dalam rangka PKB yang ke-33 yang dilaksanakan di Art Cetre Denpasar bulan Juni mendatang.(Humas Bangli)

Bagikan Berita Ini: