Terkait dengan fenomena alam yang terjadi di danau batur Kintamani, dimana air danau batur terkontaminasi akibat letupan belerang di dasar danau batur yang mengakibatkan ribuan ikan jenis mujair dan nila mengalami kematian, senin (27/6) bertempat di Restoran Apung Kintamani, Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan bahwa ikan danau batur masih aman dan sangat layak untuk dikonsumsi.
“ kita sengaja datang ke Danau Batur untuk makan siang bersama untuk membuktikan bahwa ikan Danau batur masih layak dan sangat aman untuk dikonsumsi. Jadi kita menghimbau kepada seluruh masyarakat jangan takut untuk mengkonsumsi ikan Danau batur” ungkap Sedana Arta.
Dikatakan juga, kita mengakui memang benar banyak ikan danau batur yang mengalami kematian, namun kematian ikan bukan disebabkan oleh keracunan akibat insektisida atau zat kimia lainya, melainkan kematian ikan disebabkan oleh letupan belerang dari gunung Batur yang terjadi di dasar danau. Yang mengakibatkan kurangnya kadar oksigen dalam air akibat terikat oleh belerang sehingga menyebabkan ikan lemas dan mati akibat kekurangan oksigen. “tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Perbekel Desa Buahan I Made Antara, ia mengatakan matinya ikan danau batur bukanlah fenomena baru. Karena hal serupa hampir terjadi setiap tiga tahun sekali, bahkan terakhir pernah terjadi pada pertengahan juni 2010 lalu, namun kematian ikan di karambah jaring apung ataupun ikan liar tidak sefantastis sekarang ini. Bila dilihat secara kimiawi, akibat kematian ikan di danau batur lebih disebabkan oleh menurunya konsestrasi kandungan oksigen pada air danau akibat letupan dari belerang gunung batur di dasar danau. Jadi kita menghimbau kepada masyarakat bahwa ikan danau batur sangat aman untuk di konsusmsi “tegasnya.(Humas Bangli)
Beranda /
Berita
Pusat Informasi & Berita
Ikuti perkembangan program kerja terbaru.
Pariwisata
•
Wabup Bangli Jamin Ikan Danau Batur Aman Untuk Dikonsumsi
K
Admin Bangli
30 June 2011
•
594 Dilihat