Rayakan HUT ke-822, Pemkab Bangli & Sentra Mahatmiya Salurkan Bansos untuk 60 Penerima Manfaat.
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Rayakan HUT ke-822, Pemkab Bangli & Sentra Mahatmiya Salurkan Bansos untuk 60 Penerima Manfaat.

K
Admin Bangli
•
06 May 2026
•
1,133 Dilihat
Rayakan HUT ke-822, Pemkab Bangli & Sentra Mahatmiya Salurkan Bansos untuk 60 Penerima Manfaat.
Rayakan HUT ke-822, Pemkab Bangli & Sentra Mahatmiya Salurkan Bansos untuk 60 Penerima Manfaat. 
 
BANGLI – Memperingati Hari Jadi Kota Bangli ke-822, Pemerintah Kabupaten Bangli mempertegas komitmennya dalam urusan kemanusiaan. Melalui Dinas Sosial P3A yang bersinergi dengan Sentra Mahatmiya Bali, bantuan sosial diserahkan kepada 60 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) pada Rabu (6/5/2026).
 
Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Bangli ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Sosial P3A Bangli, I Wayan Jimat, perwakilan Sentra Mahatmiya Bali, para Camat, serta perwakilan dari PLN Persero.
 
Perwakilan Sentra Mahatmiya Bali, Ni Putu Esti, menjelaskan bahwa penyaluran Tahap I ini merupakan hasil verifikasi ketat agar tepat sasaran. Menurutnya, bantuan ini adalah representasi dari kepedulian negara terhadap warga yang membutuhkan.
 
"Kehadiran kami bukan sekadar membawa materi fisik, melainkan membawa perhatian negara. Ini wujud nyata perlindungan pemerintah kepada masyarakat Bangli," tegas Esti.
 
Bantuan tahap ini menyasar berbagai lapisan masyarakat rentan, dengan total 60 orang penerima yang terdiri dari Kategori PPKS Lanjut Usia (Lansia) 27 Orang Penyandang Disabilitas 19 Orang Anak-anak 10 Orang,Kelompok Rentan 2 Orang,Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) 2 Orang. 
 
Kepala Dinsos P3A Bangli, Wayan Jimat, mengungkapkan bahwa keterbatasan APBD tidak menjadi alasan untuk melambat dalam melayani. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan Kementerian Sosial dan pihak swasta (CSR). Sentra Mahatmia Kemensos: Menyalurkan bantuan pemenuhan hidup layak dan modal kewirausahaan senilai Rp124 juta. PLN Peduli Memberikan dukungan alat bantu berupa 3 unit kursi roda senilai Rp7,5 juta.
 
"Jika hanya mengandalkan mekanisme APBD, prosesnya memakan waktu lama. Komunikasi intensif dengan mitra seperti Sentra Mahatmiya dan PLN menjadi kunci agar bantuan, seperti kursi roda, bisa langsung diterima masyarakat tanpa menunggu tahun anggaran depan," ujar Jimat.
 
Lebih dari sekadar pemberian, bantuan ini diharapkan menjadi stimulus bagi penerima manfaat untuk melakukan Activity of Daily Living (ADL) secara mandiri.
 
Dengan adanya alat bantu seperti kursi roda, beban pendampingan keluarga diharapkan berkurang sehingga anggota keluarga lain bisa kembali produktif bekerja. Wayan Jimat juga mengingatkan agar data penerima tetap valid, mengacu pada Desil 1-4 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
 
Menutup acara, Wayan Jimat menegaskan bahwa fokus pemerintah ke depan tidak hanya terbatas pada disabilitas bawaan, tetapi juga warga yang membutuhkan alat bantu akibat penyakit kronis seperti pasca-stroke.
 
"Bantuan ini adalah pemicu. Kita ingin keluarga penerima manfaat perlahan keluar dari jerat permasalahan ekonomi dan kembali berdaya di masyarakat," pungkasnya.
Bagikan Berita Ini: