Kegiatan MTQ di Prov. Bali telah dilaksanakan sebanyak 24 kali, namun selama itu Kab. Bangli belum sekalipun kebagian sebagai penyelenggara, dan akhirnya dalam penantian yang cukup panjang pada akhirnya di Tahun 2012 ini Kabupaten yang sejuk ini mendapat kehormatan sebagai penyelenggara MTQ Tingkat Provinsi Bali . Berbicara Kabupaten Bangli keadaan Geografisnya merupakan daerah pegunungan yang berada ditengah-tengah Pulau Bali dan tidak memiliki garis pantai , terletak diantara 08°08`30`` - 08°31`07`` LS dan 115°13`43``-115°27`24`` BT. Luas wilayah Kabupaten Bangli 520,81 Km² atau 9,25 % dari luas Prov. Bali, ketinggian dari permukaan laut antara 100 m s.d 2.152 m, sehinga jenis tanaman apa saja bisa tumbuh di wilayah Kab. Bangli, secara fisik dibagian selatan merupakan daerah dataran rendah, dan bagian utara merupakan pegunungan . Pucak tertinggi adalah Pucak Penulisan, terdapat Gunung Batur dengan kepundannya Danau Batur yang memiliki luas sekitar 1.067,50 Ha, Jarak dari Ibu Kota Kabupaten ke Ibu Kota Provinsi sekitar 40 Km.
Bangli yang terkenal dengan beberapa obyek wisatanya seperti kawasan pegunungan Kintamani dengan pemandangan Gunung dan Danau Batur yang indah, Desa tradisionall Penglipuran, Pura Kehen, dan beberapa tempat wisata lainnya.
Kehadiran umat Islam di Bangli telah ada sejak lama hal ini terbukti dengan adanya Pura Langgar di Desa Bunutin Kec. Bangli, Pura ini dikenal pula dengan nama Pura Dalem Jawa, pura ini didirikan sekitar Tahun 1.500, dan Pura ini memiliki cerita panjang pertemuan Islam dan Hindu , konon kisah Pura langgar ada kaitannya dengan Kerajaan Blangbangan di Jawa Timur . Bilamana Kab. Bangli dilihat dari segi Demografi, penduduk Kab. Bangli mayoritas pemeluk agama Hindu sedangkan pemeluk Agama Islam 0, 2 % , dengan kondisi ini khususnya dalam hubungan / toleransi antara umat beragama sangat baik hal inilah yang menyebabkan di Kabupaten Bangli tidak pernah adanya perselisihan antar umat beragama.
Secara administratip Kab. Bangli terdiri 4 ( Empat ) Kecamatan, 4 Kelurahan, 68 Desa, dengan 332 Banjar Dinas/ Lingkungan , dari 68 Desa tersebut sebanyak 48 Desa berada di Kecamatan Kintamani dan terdiri dari 159 Desa Pekraman.
Sejarah MTQ di Indonesia, MTQ mempunyai kepanjangan dari Musabaqah Tilawatil Quran atau lomba membaca Alquran dengan lagu yang selama ini sudah dikenal . MTQ telah ada di Indonesia sejak tahun 1940-an sejak berdirinya Jam’iyyatul Qurra’wal huffads yang didirikan oleh Nahdlatul Ulama , ormas terbesar di Indonesia. Secara historis, diadakannya MTQ di Indonesia adalah karena Islam merupakan agama dakwah, yakni agama yang menugaskan umatnya untuk menyebarkan dan menyiarkan Islam kepada seluruh umat manusia. Sebagai rahmat bagi seluruh alam, Islam dapat menjamin terwujudnya kebahagiaan dan kesejahteraan umat manusia, bilamana ajaran Islam yang mencankup segenap aspek kehidupan itu dijadikan sebagai pedoman hidup dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Dan demi menindak lanjuti hal diatas, maka Pemerintah Indonesia melalui Departemen Agama / Kementerian Agama selalu melakukan evaluasi terhadap pengembangan dakwah Al-Qur’an dengan sebutan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ ). Sejak tahun 1968, saat menteri agama dijabat K.H. Muhammad Dahlan ( salah seorang Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ) MTQ dilembagakan secara nasional. MTQ pertama diselenggarakan di Makasar pada bulan Ramadhan Tahun 1968.
Pengertian. Musabaqah Tilawatil Qur’an ( MTQ ) secara bahasa bermakna perlombaan membaca Al- Qur’an. MTQ adalah suatu pentas kegiatan perlombaan di kalangan Umat Islam dengan menjadikan berbagai aspek yang berkenan dengan Al;Qur’an sebagai materi perlombaannya, MTQ dilaksanakan secara berjenjang pada waktu tertentu, dan melibatkan seluruh cabang perlombaan dan semua golongan peserta yang telah ditetapkan.
Selain MTQ ada lagi kegiatan serupa yang dinamakan Seleksi Tilawatil Qur’an ( STQ ), yaitu suatu pentas kegiatan perlombaan di kalangan umat Islam yang serupa dengan MTQ akan tetapi melibatkan seluruh cabang perlombaan dan tidak mengikutkan semua golongan peserta, melainkan hanya untuk cabang dan golongan tertentu yang telah ditetapkan saja. Dengan demikian MTQ lebih besar cakupannya dan lebih semarak pelaksanaannya dibandingkan dengan STQ.
Dengan kedamaian dan tingginya toleransi umat beragama di Kab. Bangli, maka berdasarkan Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provisi Bali nomor 0943 Tahun 2011 tanggal 21 Nopember 2011 Kab. Bangli ditunjuk sebagai penyelenggara Musabaqah Tilawatil Qur’an ( MTQ) XXIV Tingkat Provinsi Bali Tahun 2012. Sebelum dilaksanakannya kegiatan MTQ XXIV , didahului dengan kegiatan pra berupa Rapat –rapat koordinasi yang dikoordinasikan oleh LPTQ Kab. Bangli bersama jajaran Kantor Kementerian Agama Kab. Bangli, Pemkab. Bangli, Kodim 1626/ Bangli, Polres Bangli dan masyarakat guna membentuk / menyusun Kepanitiaan, jadwal yang tertuang dalam bentuk Rencana kegiatan, Susunan Kepanitian MTQ XXIV Prov. Bali Tahun 2012 yang pelaksanaannya di Kab. Bangli di Komandani oleh Letkol Arm Djoni Prasetiyo.S.Sos ( Dandim 1626/ Bangli ) serta H. Mahmudi,S.Ag.MA masing-masing sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum dan ditetapkan dengan keputusan Kakanwil Kemenag Prov. Bali No. 036 Tahun 2012 tanggal 2 Pebruari 2012 tentang Penetapan Panitia MTQ XXIV Prov. Bali Tahun 2012 di Kabupaten Bangli.
Pelaksanaan MTQ XXIV Tahun 2012 berlangsung selama 3 hari ( Jum’at s/d Ahad, tanggal 18 s/d 20 Mei 2012 ) dilaksanakan di beberapa tempat , yaitu di Panggung Utama (depan Masjid Agung Bangli ), dan beberapa gedung Instansi Pemerintah, Kantor dan Sekolah di Kabupaten Bangli, sedangkan peserta MTQ XXIV berasal dari 9 Kabupaten dan Kota yang ada di Bali yang akan berlomba pada 7 Cabang dan 16 golongan diantaranya ; Tilawah, Hifdz Al-Qur’an, Fahm Al-Qur’an, Khat Al-Qur’an, Syarh Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, menulis Makalah Ilmiah Al-Qur’an dan Festifal Seni Budaya Islam. Even tiga tahunan ini mulai dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2012 yang di awali dengan rangkaian acara Pawai Ta’’aruf ( kontingen ) dari 9 Kabupaten/ Kota se-Bali, Pawai start di depan Kantor Bupati Bangli dengan mengelilingi Kota Bangli sepanjang 2 Km. Pawai diiringi dengan 3 suara grup musik perpaduan dari 2 budaya yaitu Gambelan Baleganjur dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Bangli, Drumband Madrasah Ibtidaiyah Negeri Gelgel serta Drumband MI Islamiah Klungkung, sehingga acara begitu semarak dan menjadi hiburan masyarakat, pawai berakhir di Depan Mesjid Agung Bangli ( panggung Utama ).Dilanjutkan dengan Upacara Pembukaan MTQ yang dilaksanakan di Depan Masjid Agung Bangli ( Panggung Utama ) , dalam sambutannya Ketua Panitia Pelaksana yang juga menjabat Dandim 1626/ Bangli ( Letkol Arm Djoni Prasetiyo.S.Sos ) menyampaikan bahwa MTQ XXIV Tahun 2012 diikuti oleh 197 peserta dan 45 official dari 9 Kabupaten/ Kota se-Bali yang akan mengikuti 7 Cabang dan 16 golongan perlombaan. Perelatan MTQ XXIV Prov. Bali Tahun 2012 dibuka secara resmi oleh Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbang Pol Linmas Prov. Bali, ditandai dengan pemukulan Bedug dan rebana.
Sementara itu selama berlangsungnya MTQ di Kab. Bangli penginapan Kafilah ditempatkan di rumah-rumah penduduk, asrama Kodim 1626/ Bangli, Asrama Polres Bangli, sekolah, gedung Pemerintah dan tempat lainnya, sedangkan untuk mengantisifasi gangguan kesehatan para peserta disiapkan pula Posko Kesehatan yang siap setiap saat selama kegiatan MTQ, disamping itu juga pada jalan masuk area Panggung Utama juga ada bazar dari masing-masing kafilah dan sponsor MTQ XXIV yang menambah semaraknya even tersebut.
Kodim 1626/ Bangli yang dipimpin oleh Letkol Arm Djoni Prasetiyo.S.Sos ikut berperan aktif dalam mendukung kegiatan MTQ dan Pekan Budaya Islam Tingkat Provinsi Bali di Kabupaten Bangli tahun 2012. Sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pokok melaksanakan kegiatan Pembinaan Teritorial, Kodim 1626/ Bangli bersama-sama dengan masyarakat Kabupaten Bangli saling bahu membahu dalam upaya mensukseskan acara MTQ dan Pekan Budaya Islam tersebut yang menggambarkan suatu Kemanunggalan TNI dan Rakyat secara nyata. Hal tersebut merupakan suatu prestasi yang dapat dibanggakan oleh Kodim 1626/ Bangli dan Kabupaten Bangli yang mampu mensinergikan kekuatan rakyat dan TNI AD untuk mendukung suksesnya program-program Pemerintah. Kegitan MTQ ditutup pada tanggal 20 Mei 2012 pukul 16.00 Wita Bertempat di Panggung Utama depan Mesjid Agung Bangli, Bupati Bangli selaku Kepala Daerah Kabupaten Bangli hadir pada kesempatan tersebut, Bupati merasa bangga karena Kabupaten Bangli mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggara MTQ XXIV tingkat Provinsi Bali Tahun 2012 , dan disamping itu Bupati menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada Panitia yang telah dapat melaksanakan acara dengan baik, lancar dan aman. Setelah menyampaikan sambutannya Bupati Bangli secara resmi menutup kegiatan MTQ XXIV Prov. Bali Tahun 2012 di Kab. Bangli.
Sebagai ajang perlombaan , MTQ XXIV Provinsi Bali Tahun 2012 diakhiri dengan rekap nilai dan pengumuman pemenang oleh Dewan Hakim yang menilai seluruh cabang lomba. Peserta yang menjadi juara umum dan memenuhi syarat tertentu akan dikirim ke MTQ Tingkat Nasional mewakili Provinsi Bali yang pelaksanaannya pada bulan Juni 2012 di Maluku. Dari seluruh cabang lomba yang dilaksanakan pada MTQ XXIV Tahun 2012 di Kabupaten Bangli, oleh Dewan Hakim diputuskan bahwa Kabupaten Bangli berhasil meraih Juara Umum pada Even tiga tahunan ini, sebagaimana yang dibacakan oleh Panitera Dewan Hakim MTQ XXIX Tahun 2012, acara diakhiri dengan penyerahan piala dan hadiah.(Humas Bangli)