Penyampaian Aspirasi Masyarakat Bebalang Terkait Dengan Renovasi Tempat Ibadah Gereja Di Banjar Bebalang Kelurahan Bebalang
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Penyampaian Aspirasi Masyarakat Bebalang Terkait Dengan Renovasi Tempat Ibadah Gereja Di Banjar Bebalang Kelurahan Bebalang

K
Admin Bangli
14 June 2012
478 Dilihat
Penyampaian Aspirasi Masyarakat Bebalang Terkait Dengan Renovasi Tempat Ibadah Gereja Di Banjar Bebalang Kelurahan Bebalang

      Gejolak yang terjadi di masyarakat akhirnya memuncak dengan penyampaian aspirasi damai di gedung BMB Kab. Kangli yang di terima oleh wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi oleh PLH Sekda Kab. Bangli, Asisten I, Kakanwil Kementerian Agaman Kab. Bangli, Parisada dan dari kantor Perizinan Kab. Bangli.
Aspirasi terkait dengan pembangunan tempat ibadah Gereja di Br. Bebalang disampaikan oleh kelian adat Br. Bebalang Sang Putu Suteja bahwa dari pihak pembangunan gereja belum memenuhi semua persyaratan yang sudah disepakati dalam rapat beberapa waktu yang lalu, dilanjutkan bahwa pihaknya menuntut agar Bupati Bangli segera menindak lanjuti tuntutan masyarakat Bebalang terkait dengan pelanggaran kesepakatan yang sudah disepiakati. “sebelum peryaratan tersebut dipenuhi agar pembangunan di hentikan” tegasnya.
      Sedangkan dari kantor perizinan menyampaikan bahwa rkan pada formulir yang di berdaspada saat dikeluarkanya izin isi oleh pihak pembangunan gereja sudah dilengkapi baik kaitannya dengan penyanding dan tandatangan tidak keberata dari kepala longkungan, lrah dan camat setempat yang dalam hal ini sebagai penyanding disebelahnya adalah kantor pemerintahan yang ditandatangani oleh kepala dinasnya. Sehingga berdasarkan hal tersebut maka izin tersebut dapat ditindak lanjuti. Dilanjutkan lagi setelah keluarnya izin tersebut barulah ada masukan bahwa ada aturan-aturan tambahan yang harus dipenuhi diantaranya rekomendasi dari FKUB dan surat rekomendasi dari kementerian Agama.        Dijelaskan juga hal tersebut sudah pernah dibahas dalam forum yang hasilnya ada kesepakatan dari pihak pembangunan gereja akan segera memenuhi kekurangan persyaratan tersebut, akan tetapi sampai saat ini belum ditepati.Dari kementerian agama menyampaikan agar masyarakat jangat sampai bertindak berlebihan sehingga menimbulkan dampak yang lebih luas sehingga akan berpengaruh pada kualitas kehidupan dan kerukunan umat beragama di kab. Bangli yang tercinta ini.
      Hal senada juga disampaikan parisada agar kita bisa bersabar untuk tidak melakuklan hal-hal yang nantinya dapat mengundang reaksi yang berlebihan, memang dilihat dari kenyataannya pihak gereja belum memenuhi kesepakatan yang sudah disepakati akan tetapi kita harus tetap menunggu bagaimana keputusan yang diambil nantinya.
Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan tanggapan terhadap aspirasi masyarakat bebalang bahwa satu hal yang harus kita ingat adalah kita berada dalam lingkup NKRI, yang menjadi pegangan dari sabang sampai merauke. Toleransi antar umat beragama sudah cukup baik,  diharapkan kepada semua pihak tetap menjaga kondisi yang kondusip ini. Dilanjutkan lagi sehabis ini atau besok bupati akan tindakan sigap mengandakan rapat untuk membahas jalan keluar yang terbaik. “saya melihat semangat  ari saudara-saudara adalah semangat yang selalu menjaga persatuan dan kesatuan sehingga hal ini dapat terus dipertahankan” Tegasnya.

Bagikan Berita Ini: