Persiapan Penilaian Masuk GGN Pemkab Bangli Gelar Bimtek Tim Pengelola Geopark Batur
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Persiapan Penilaian Masuk GGN Pemkab Bangli Gelar Bimtek Tim Pengelola Geopark Batur

K
Admin Bangli
19 June 2012
496 Dilihat
Persiapan Penilaian Masuk GGN Pemkab Bangli Gelar  Bimtek Tim Pengelola Geopark  Batur

     Untuk mengembangkan kawasan Geopark Batur batur sebagai ikon baru pariwisata Indonesia, serta persiapan penilaian Geopark Batur masuk ke dalam Global Geopark Network (GGN) di bawah bendera Unesco, Pemerintah Kabupaten Bangli bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Kreatif RI, Senin (18/6) menggelar Bimtek Pengembangan Inovasi Geopark Kaldera Batur. Acara yang digelar di Ruang Pertemuan Resto Apung Kintamani di buka oleh Plh. Sekda Kabupaten Bangli Bagus Rai Dharmayuda, dengan narasumber Achyaruddin, SE.,M.Sc Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus, Konvensi, Intentif dan Even Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan Ir. Igan Sutawijaya, Penyelidik Bumi Madya Badan Geologi RI. Acara ini juga dihadiri oleh Tim Pengelola Geopark Kaldera Batur.
     Direktur Pengembangan Wisata Achyaruddin menjelaskan, Geopark merupakan kawasan geografis dimana situs-situs warisan geologis menjadi bagian dari konsep perlindungan, pendidikan dan pembangunan berkelanjutan secara holistic. Pengembangan Geopark berpilar pada tiga aspek, yakni aspek perlindungan dan konservasi, Aspek pendidikan dengan menyelenggarakan kegiatan dan menyediakan informasi kepada public tentang pengetahuan geosains serta konsep lingkungan dan budaya serta aspek pengembangan nilai ekonomi local melalui kegiatan pariwisata (geotorism) berkelanjutan.
     Dikatakan juga, sampai dengan tahun 2012 Global Geopark Network sudah memiliki 89 anggota dari 27 negara di dunia, dimana Cina sebagai Negara anggota GGN terbanyak degan 26 global geopark. Keuntungan dari Geopark Kaldera Batur jika menjadi anggota GGN-Unesco antara lain, terpromosikan secara internasional melalui bendera Unesco tanpa harus mengeluarkan pembiayaan besar, menarik investor luar negeri jika geopark Kaldera Batur telah resmi go-internasional, baik dari aspek konservasi, pendidikan maupun pariwisata. “Melalui kegiatan ini diharapkan Tim Geopark Kaldera Batur bisa memahami apa itu geopark, serta tugas dan fungsinya dalam mengembangkan kawasan geopark Kaldera Batur. Selain juga sebagai pemantapan sebelum tim Asesor Unesco datang untuk menilai layak tidaknya Geopark Kaldera Batur masuk anggota Global Geopark Network pada 16 Juli mendatang”Ucapnya.
     Sementara itu Plh. Sekda Bangli Bagus Rai Dharmayuda mengatakan, keberhasilan Geopark Kaldera Batur masuk sebagai anggota Global Geopark Network di bawah bendera Unesco, sangat tergantung pada manajemen dan perencanaan yang baik, serta mampu memenuhi persyaratan seperti memiliki ahli geologi, memiliki Peta Geopark Kaldera Batur yang jelas, hubungan Geopark Geologi dengan budaya masyarakat dan paritisipasi masyarakat untuk menjaga keberadaan Geopark serta memiliki informasi yang jelas tentang Geopark Kaldera Batur. “Ini yang sedang kita mantapkan, menyambut kedatangan Asesor Unesco untuk menilai Geopark Kaldera Batur pada pertengahan Juli mendatang”Ucapnya.(Humas Bangli)

Bagikan Berita Ini: