Festival Danau Batur kembali diselenggarakan untuk kedua kalinya pada 19 – 21 Oktober 2012, event atas kerjasama antara Pemda Kabupaten Bangli dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Acara ini diselenggarakan guna mempromosikan objek wisata Kintamani serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke objek wisata tersebut.
Dalam Jumpa Pers yang dilaksanakan di Gedung Sapta Pesona Kantor Kemenparekraf, Jakarta pada 16 Oktober 2011 Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar mengemukakan bahwa Indonesia tidak hanya memiliki gunung dan pantai tapi juga danau dan sungai. Oleh karena itu melalui festival seperti ini daerah-daerah pariwisata dapat terangkat.
Festival Danau Batur kali ini tidak hanya terkonsentrasi pada kegiatan di danau saja namun juga kegiatan di Gunung Batur seperti yang dikemukakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli, I Wayan Gobang Edy Sucipto.
Beberapa kegiatan yang akan diselenggarakan dalam acara ini adalah lomba jungkung, lomba penjor, gebogan, beleganjur, kegiatan tracking gunung, fun bike hingga festival anjing khas Kintamani. Tidak lupa dalam acara ini juga akan menampilkan kuliner khas Kabupaten Bangli serta pagelaran tarian kolosal yang didukung 130 orang penari.
 JUMPA PERS FEST DANAU BATUR DAN LOMBA CIPA LAGU POP DAERAH KIRIM-4.jpg)
Dengan diadakannya festival danau batur, pemerintah Kabupaten Bangli menyatakan bahwa terdapat dampak positif terhadap pemasukan daerah dari bidang pariwisata. Melalui festival dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan untuk jangka panjangnya masyarakat dapat mengetahui keberadaan daerah tersebut dalam hal ini adalah Danau Batur.
Kabupaten Bangli merupakan satu-satunya kawasan di Pulau Bali yang tidak memiiliki kawasan wisata pantai oleh karena itu Pemda Kabupaten Bangli menitikberatkan Danau Batur sebagai primadona destinasi wisata. Kedepannya Danau Batur diharapkan dapat menjadi pilihan objek wisata yang menarik selain di selatan Bali.
sumber : http://www.budpar.go.id/budpar/asp/detil.asp?c=16&id=1913