Untuk mengetahui perkembangan Pos Pemberdayaan Masyarakat (Posdaya) di Kabupaten Bangli, pimpinan yayasan Damandiri Prof. Dr. Hariyono Suyono beserta rombongan, Selasa (23/10) melaksanakan kunjungan lapangan di beberapa tempat pengebangan posdaya di Kabupaten Bangli. Kedatangan rombongan ini disambut oleh Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Kepala BPPKB Kab Bangli, Ir. Ketut Kayana, Kadis P2 Kab Bangli Ir. A.A. Ngurah Shamba dan Kadisosnaker Kab Bangli Terus Arsawan.
Hariyono Suyono yang juga pencetus program Posdaya mengatakan, tujuan kunjunganya kali ini adalah untuk mengetahui perkembangan posdaya di Kabupaten Bangli, mengingat Kabupaten Bangli merupakan mitra dari Yayasan Damandiri dalam pengembangan program Posdaya.
Saat melaksanakan kunjungan lapangan di Desa Kedisan dan Desa Terunyan dan bertatap muka langsung dengan masyarakat, Hariyono Suyono menjanjikan, akan memfasilitasi petani di pesisir Danau Batur khususnya petani ikan, dengan mendatangkan tenaga ahli yang nantinya akan mengajarkan petani untuk mengolah ikan. Sehingga saat musim panen ikan tiba, petani tidak hanya menjual ikan segar, namun bisa menjual makanan olahan berbahan dasar ikan, seperti abon ikan, kerupuk ikan dan lainya. “Pelatihan ini akan segera kita relisasikan dalam waktu dekat”ucapnya.

Dijelaskan juga, Posdaya merupakan forum silaturahmi, komunikasi dan wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Prinsip Posdaya adalah dibentuk atas dasar inisiatif lokal atau disepakati sebagai sarana memenuhi kepentingan bersama, pencapaian tujuan dan sasaran diwujudkan melalui kegiatan bersama secara gotong royong, dilaksanakan secara berlanjut degan melihat perkembangan keadaan sasaran, pemerataan tingkat partisipasi dan hasil yang diperoleh untuk melaksanakan kegiatan secara mandiri. Sasaran yang ingin dicapai melalui Posdaya adalah berkembangnya kegiatan atau upaya pemberdayaan keluarga pra sejahtera, meningkatnya kemampuan keluarga untuk memenuhi atau melaksanakan fungsi-fungsi keluarga serta berkurangnya keluarga miskin atau tidak dapat memenuhi kebutuhan mencapai tingkat kehidupan yang layak.
Sementara itu Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, Posdaya merupakan program yang sangat tepat dalam pengentasan kemiskinan, karena Program Posdaya memiliki prinsip dibentuk atas dasar inisiatif lokal untuk memenuhi kepentingan bersama dalam pemberdayaan keluarga pra sejahtera. Saat ini di Kabupaten Bangli sudah dibentuk 101 Posdaya yang tersebar di empat kecamata di Kabupaten Bangli. Dipilihnya Desa Buahan dan Desa Terunyan sebagai tempat kunjungan Posdaya, karena kita ingin membangun Wisata Posdaya, mengingat kedua desa ini berada pada kawasan kaldera batur yang yang kini sudah mendapat pengakuan oleh Unesco sebagai anggota Global Geopark Network. “Jadi jika ada orang yang ingin belajar tentang Posdaya bisa sekaligus berwisata”Ucapnya.