Bertepatan dengan Buda Umanis Prangbakat, Rabu (28/11) PHDI Kabupaten Bangli melaksanakan upacara mejaya-jaya sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Loka Sabha ke-7 PHDI Kabupaten Bangli tanggal 27 September lalu, dalam pemilihan kepengurusan baru periode 2012-2017. Upacara yang dilaksanakan di Pura Kehen Bangli dipuput oleh Ida Pedanda Putu Oka dari Griya Manggis Bukit Bangli, Acara ini dihadiri oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum, Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Ketua Pengurus Harian PHDI Provinsi Bali Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si, Ketua WHDI Kab Bangli Sariasih Sedana Arta, Plh. Sekda Kab Bangli Bagus Rai Darmayudha dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli.
Beranda /
Berita
Pusat Informasi & Berita
Ikuti perkembangan program kerja terbaru.
Pariwisata
•
PHDI Kabupaten Bangli Gelar Upacara Mejaya-Jaya Di Pura Kehen Bangli
K
Admin Bangli
28 November 2012
•
590 Dilihat
Ketua PHDI Kabupaten Bangli Drs. I Nyoman Sukra mengatakan, Upacara Mejaya-Jaya merupakan ritual penyucian diri, fikiran lahir dan batin serta permohonan kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa agar diberikan jalan yang terang serta ketenagan bagi pengurus dan anggota PHDI Kabupaten Bangli dalam menjalankan tugas dan kewajibanya sebagai pengayom umat Hindu di Bangli. Dipilihnya Pura Kehen Bangli sebagai tempat pelaksanaan upacara tidak lain karena Pura Kehen merupakan cikal bakal Pemerintahan Bangli, sehingga keberadaanya harus kita hormati sebagai simbul Kota Bangli.
Dikatakan juga, dasar pelaksanaan upacara ini adalah SK PHDI Provinsi Bali No. 14/SK/PHDI Bali/IX/ 2012 tanggal 27 September 2012, tentang pengesahan susunan dan personalia pengurus PHDI Kabupaten Bangli masa bakti 2012-2017, SK PHDI Kabupaten Bangli No. 17/PHDI Kab/2012, tanggal 12 Nopember 2012, tentang panitia pelaksanaan upacara mejaya-jaya PHDI Kabupaten Bangli tahun 2012 dan AD, ART Parisada Hindu Darma Indonesia. “Setelah pelaksanaa upacara mejaya-jaya, dalam waktu dekat kita akan menggelar rapat koordinasi untuk menentukan program kerja PHDI Kabupaten Bangli kedepan”Ucapnya.
Ketua Pengurus Harian PHDI Bali Gusti Ngurah Sudiana mengatakan, dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan, sekitar 27.500 umat hindu di Bali berpindah keyakinan. Ini mungkin disebabkan berbagai faktor yang tentunya menjadi PR besar bagi PHDI, Majelis Desa Pekraman, Desa Pakraman dan umat Hindu sedarma untuk merancang strategi pertahanan Hindu di Bali. Sehingga pengikisan kepercayaan terhadap ajarang Hindu bisa dibangkitkan demi tegaknya keberadaan umat Hindu di Bali. “Kita berharap pengurus PHDI Kabupaten Bangli yang baru, bisa melayani umat dengan baik”Harapnya.
Sementara itu Bupati Bangli Made Gianyar mengharapkandengan pelaksanaan upacara mejaya-jaya Ida Sanghyang Widhi Wasa memberikan kekuatan dan jalan yang terang bagi kepengurusan PHDI Kabupaten Bangli yang baru dalam menjalankan tugas sesuai dengan harapan masyarakat dan pemerintah dalam memasyarakatkan ajaran weda, bhisama dan keputusan-keputusan PHDI demi ajengnya umat hindu khususnya di Kabupaten Bangli”Ucapnya.