Sebagai penghargaan atas keberhasilan Kabupaten Bangli dalam program KB, dari BKKBN Pusat bekerja sama dengan Metro TV menyelenggarakan Eagle Award Junior Dokumentary yang dirangkaikan dengan Launching PIK-R di kab Bangli, diselenggarakan pada hari Jumat (17/5) kemarin di Gedung Sasana Budaya Giri Kusuma Bangli. Dalam kesempatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bangli, Direktur Advokasi dan KIE BKKBN Pusat Bk Yunus Patriawan Noya,M.Si, Kepala Perwakilan BKKBn Provinsi Bali Bapak I Wayan Sundra, SH.MH, perwakilan Metro TV dan rombongan, BKKBN Kabupatenn Kota se Bali, dinas terkait dan siswaSMP,SMA/SMK Kabupaten Kota se Bali.

Tema kegian Eagle Award dalah “Yang Muda yang Berencana” Acara ini di ikuti oleh kurang lebih 750 peserta dari seluruk SMP, SMK/SMA Kabupaten Kota se Bali. Acara di awali dengan pembacaan janji Remaja yang dibacakan oleh I Wayan Nova Suandita dan Ni Komang Cahyaningsih dari SMA N 2 Semara puray yang salah satu isinya untuk mengajak tidak menikah dini dan tidak meonton film seram dan film porno. Berikutnya dilanjutkan dengan penandatangan kerjasama dan pemukulan Gong sebagai simbul di resmikannya PIK-R di kab Bangli oleh Bupati Bangli I Made Gianyar,SH.M.Hum.
Bupati Bangli dalam sambutanya menyampaikan acara ini adalah acara unggulan yang tentunya telah dipersiapkan dengan baik. Acara ini juga merupkan acara yang sangat langka yang tidak akan mungkin datang untuk kedua kalinya. Saat ini PIK-R sudah ada di Kabupaten Bangli dan sudah berprestasi di tingkat nasional, usaha yang telah kita lakukan masih belum sparadis dan menyeluruh, baru dibeberapa tempat saja. Dilanjutkann lagi kegiatan ini dalah kegiatan positif dimana generasi muda juga diajak untuk merencanakan masa depannya seperti merencanakan pendidikannya, ekonominya, kesehatannya dengan harapan mereka dapat menatap masa depan yang lebih baik. Kepada Seluruh SMP, SMA/SMK se Kabupaten Bangli harus membentuk PIK-R dan dapat menjalankan program Konseling untuk remaja dari sekolah tersebut. “Kedepan Keberhasilan dari program ini dapat diteruskan, siapapun pemimpinnya baik Bupatinya, Kadis dan Kepala sekolahnya” harap I Made Gianyar.
Perwakilan BKKBN Provinsi Bali I Wayan Sundra,SH.MH mengucapkan syukur karena sudah mendapat kepercayaan BKKBN Pusat, dari 10 Provinsi di ndonesia Bali mendapat kesempatan terselenggaranya kegiatan ini. Berikutnya kami siap melanjutkan tanta-tanda baik ini sudah barang tentu program kreatifitas yang di suguhkan kita Kriet lagi untuk kabupaten kota di Bali. Tadi juga sudah dibacakan janji remaja yang isinya mengajak remaja untuk tetap kontrol diri dengan hal-hal yang tidak baik. “Kepada Generasi muda diharapkan tidak berhenti belajar Long Live Education baik di sekolah dan di masyarakat” Imbuhnya.
Dukatakan juga keberhasilan KB mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera harus ditanamkan sejak dini yaitu melalui program PIK-R yang ada di SMP,SMA/SMK yang intinya adalah mengajak remaja untuk ber Gendre ( Generasi Berencana). Untuk itu kepada dinas terkait baik Disdikpora dan kepala sekolah tetap melakukan pendampingan kaitannya dengan PIK-R di masing-masing sekolahnya.
Sedangkan Direktur Advision KIE BKKBN Pusat menyampaikan Program Eagle Award bertujuan untuk memberi ruang kepada remaja untuk menyalurkan bakatnya tentang pembuatan film dokumenter. Kedepan diharapkan anak remaja punya keahlian yang nantinya akan mendapat sertifikat dari Metrio TV dimana apabila nanti setelah tamat sekolah merek ingin bekerja minimal merek sudah punya pengalaman dan sertifikat baik dibidang yang diminati seperti dalam program TV, pengambilan gambar dan bahkan ada yang berminat dalam bidang penulisan naskan TV semuanya akan di ajarkan dalan program Eagle Award ini. Sedangkan keuntungan dari BKKBN secara tidak langsung remaja akan dipaksa untuk belajar mengenai pendewasaan diri khususnya belajar tentang reproduksi dalam kontek usia kawin yang ideal, dengan begitu mereka bisa tau kalau kawin dini akan banyak resiko yang dihadapi.
Tantangan yang dihadapi remajakedepan cukup tinggi terutama pengaruh negatif dari sesama remaja. “Bayangkan kalau sesama remaja sampai mengatakan Hari gini belum punya pacar...? secara tidak langsung dapat memberi imbas negatif dari segi emosional. disinilah peran PIK-R yang ada disekolah untuk memberikan pandangan atau konseling untuk membendung pengaruh negatif dari pergaulan bebas remaja ” tegasnya.