Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara PT. Chatra Putra Indonesia Dengan Pemerintah Daerah Kab. Bangli Tentang Pengembangan Pembangkit Listrik Biomasa (Limbah Bambu) Dalam Rangka Mewujudkan Bangli Sebagai Sentra Pengembangan proyek Energi Baru Dan Terba
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara PT. Chatra Putra Indonesia Dengan Pemerintah Daerah Kab. Bangli Tentang Pengembangan Pembangkit Listrik Biomasa (Limbah Bambu) Dalam Rangka Mewujudkan Bangli Sebagai Sentra Pengembangan proyek Energi Baru Dan Terba

K
Admin Bangli
•
20 May 2013
•
418 Dilihat
Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara PT. Chatra Putra Indonesia Dengan Pemerintah Daerah Kab. Bangli  Tentang Pengembangan Pembangkit Listrik Biomasa (Limbah Bambu) Dalam Rangka Mewujudkan Bangli Sebagai Sentra Pengembangan proyek Energi Baru Dan Terba
Dalam upaya pemanfaatan limbah industri kerajinan bambu di kabupaten Bangli dan untuk dapat memberi kontribusi ekonomi kepada Kabupaten Bangli melalui Perusda, maka pada hari Senin (20/5) kemarin di gedung BMB dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman dari Pt. Chatra Putra Indonesia dengan Pemerintah Daerah Kab. Bangli tentang pengembangan pembangkit listrik biomasa (limbah bambu) dalam rangka mewujudkan Bangli sebagai sentra pengembangan proyek Energi Baru dan Terbarukan di Bali. Dalam kesepatantersebut dihadiri oleh Bupati Bangli, Ketua DPRD Kab Bangli, Plh. Sekda, Pimpinan SKPD dilingkungan Pemerintahn Kab Bangli.
Direktur PT. Catra Putra Indonesia Ir. Jaya Wahono,MSC dalam paparannya menyampaikan dari hasil survey bahwa Kab.Bangli merupakan salah satu sentra pengerajin bambu terbesar yang ada di bali yang sudah dipahami bukan hanya di nasional tetapi internasional yang menjadi mata pencaharian utama bagi masyarakat setempat. Untukm itu Pemerintah Kab Bangli senantiasa mencari cara  untuk memberi nilai tambah bagi industri bambu di bangli sehingga memberikan kontribusi kepada pertumbuhan ekonomi (pro growth) pembukaan lapangan kerja (pro job ), membantu masyarakat ekonomi lemah (pro poor) dan pemanfaatan tetap ramah lingkungan (pro environment). Untuk dapat membantu tercapainya tujuan diatas sesuai dengan program Pemerintah Kab Bangli Gerakan Membangun Ekonomi Masyarakat (Gerbang Emas)dan gerakan Bangli lestari (Gerbang Lestari) adalah dengan pemanfaatan limbah bambu seperti dinegara lain adalah untuk membangkitkan tenaga listrik.
Sebagai langkah awal bentuk pemanfaatan limbah bambu untuk listrik tersebut, PT. Chatra Putra Indonesia berkeinginan suatu proyek percontohan (Pilot Projek) Pembangkit listrik sebesar 1,5 MW dengan menggunakan Limbah Bambusebagai bahan Baku. Dengan nilai Investasi sebesar Rp. 50 Milyar. Direncanakan Proyek tersebut akan di bangun berdampingan dengan PLTS yang sudah ada di Desa Banglet Kab Bangli. “Tujuan dari pemilihan lokasi adalah ketika ada semacam studi banding dari daerah lain atau perguruan tinggi, dalam satu tempat bisa di jumpai berbagai model baik PLTS dan Pembangkit listrik Bio Masa dengan teklnologi terbarukan” Imbuhnya.
Ditambahkan lagi selain tujuan diatas yang terpenting adalah bagaimana dalam pemanfaatan sumber daya alam yang ada di Bali senantiasa mengacu pada konsep Tri Hita Karana tetap dapat diterapkan sebagai jatidiri masyarakat Bali dalam perwujudankemandirian Energi di Bali yang juga selaras dengan motto Pemerintah Bali yakni “Clean and Green” Tambahnya.
Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.M.Hum menyampaikan terimakasih atas terpilihnya Kab Bangli sebagai salah satu Pilot Projek dalam program pemanfaatan limbah menjadi Emas berdasarkan teori yang disampaikan adalah mengubah Limbah Bambu menjadi energi listrik. Potensi Kab Bangli sangatlah besar mengingat karena banyak limbah bambu yang bisa dimanfaatkan untuk tujua tersebut. “Untuk saat ini baru satu limbah yang bisa dimanfaatkan mudah mudahan kedepan jika program ini sudah berhasil akan ada lagi pengembangan dalam pemanfaatan limbah yang lain” harapnya.
Bagikan Berita Ini: