Lomba Penjor Hias Merah Putih Salah Satu Tolak Ukur Jiwa Nasionalisme Pejabat Di Bangli
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Lomba Penjor Hias Merah Putih Salah Satu Tolak Ukur Jiwa Nasionalisme Pejabat Di Bangli

K
Admin Bangli
14 August 2013
1,171 Dilihat
Lomba Penjor Hias Merah Putih Salah Satu Tolak Ukur Jiwa Nasionalisme Pejabat Di Bangli
Pemandangan yang tidak biasa terjadi seusai pelaksanaan apel bendera peringatan HUT Provinsi Bali ke-55 di Kabupaten Bangli. Seusai apel bendera yang digelar di Lapangan Kapten Mudita Bangli, Bupati Bangli I Made Gianyar yang tampil sebagai inspektur ucapara langsung mengumpulkan pimpinan SKPD sebelum melaksanakan penilaian dalam kegiatan lomba penjor hias merah putih yang diikuti oleh SKPD Kabupaten Bangli, BUMN, BUMD dan desa-desa se Kabupaten Bangli.
Rupanya penjor hias merah putih yang dibuat oleh SKPD mendapat perhatian serius oleh Bupati Bangli I Made Gianyar. Terbukti setelah pimpinan SKPD dikumpulkan, mereka diperintahkan untuk berdiri dibawah penjor masing-masing yang telah terpasang di seputaran Lapangan Kapten Mudita Bangli dan depan Kantor Bupati. Selanjutnya Bupati Bangli I Made Gianyar yang didampingi Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Plh. Sekda Bagus Rai Darmayudha dan Forkompinda langsung mendatangi satu persatu pimpinan SKPD yang sudah berdiri di penjornya masing-masing. Setelah mendatangi dan menilai penjor sejumlah SKPD, pujian pun dilayangkan Bupati Bangli kepada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Kabupaten Bangli dan Dinas Tata Kota Kabupaten Bangli, karena penjor rias merah putih yang dibuat menurut pandangan Bupati Bangli sangat atraktif dan menarik untuk dilihat. Namun hal sebaliknya dialami oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupen Bangli serta Bagian Ekonomi Kabupaten Bangli. Dimana, menurut pandangan Bupati Bangli penjor yang dibuat sangat jauh dari kriteria penilaian. Bahkan penjor yang dibuat terkesan asal-asalan.
Melihat hal ini, Bupati Bangli Made Gianyar langsung mengambil tindakan tegas dengan memberi teguran langsung kepada Kadisperindag Ni Wayan Manik dan Kabag Ekonomi Made Kayun. Bahkan keduannya langsung diberi hukuman, masing-masing diperintahkan untuk mengucap proklamasi kemerdekaan dan menyanyikan lagu padamu negeri.
Puncaknya ketika Bupati Bangli  mendatangi barisan penjor SKPD yang berada disebelah timur Lapangan Kapten Mudita. Dimana Bupati melihat ada SKPD yang tidak ikut ambil bagian dalam lomba penjor hias merah putih ini. Hal ini dengan mudah diketahui karena notabene dalam lomba penjor hias ini sudah dipatok nomor peserta. Dan ternyata ada tiga nomor yang tidak dipasangi penjor. Artinya ada tiga SKPD yang tidak memasang penjor. Hal ini membuat Bupati Made Gianyar terlihat sedikit marah dan langsung memerintahkan Plh. Sekda Bagus Rai Darmayudha untuk mengecek SKPD mana yang tidak memasang penjor. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui tiga SKPD yang tidak ikut berpartisipasi dalam lomba penjor hias merah putih antara lain Kantor Polisi Pamong Praja (POL PP), Bagian Umum dan Kantor Camat Kintamani.
Seketika Bupati Bangli Made Gianyar langsung menyampaikan ultimatum kepada pimpinan SKPD yang hanya asal-asalan membuat penjor hias merah putih dan terlebih bagi SKPD yang tidak berpartisipasi dalam lomba penjor hias merah putih ini, dalam mutasi mendatang, bisa dilihat mereka tidak akan menempati posnya yang sekarang. “Seharusnya pimpinan SKPD bisa menjadi contoh bagi masyarakat umum. Ini malah mengecewakan dengan membuat penjor yang asal asalan”sesalnya.
“Dengan mengadakan lomba penjor hias merah putih kita ingin melihat sejauh mana rasa patriotisme dan jiwa nasionalisme pimpinan SKPD dan masyarakat untuk memaknai  hakekat kemerdekaan ini”ucapnya.

Seusai melakukan penilaian penjor hias merah putih, selanjutnya Bupati Bangli I Made Gianyar, didampingi Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta melakukan sidak ke sejumlah kantor SKPD di seputaran Kota Bangli, terkait dengan dekorasi persiapan menyambut HUT RI ke-68.

Bagikan Berita Ini: