Mantapkan Empat Pilar Pembangunan Bupati Made Gianyar Buka FGD
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Mantapkan Empat Pilar Pembangunan Bupati Made Gianyar Buka FGD

K
Admin Bangli
15 August 2013
441 Dilihat
 Mantapkan Empat Pilar Pembangunan Bupati Made Gianyar Buka FGD
Di-era globalisasi inovasi memegang peranan yang penting dalam menumbuhkan daya saing daerah. Oleh karenanya, kita mengajak seluruh stake holder terkait untuk bersama-sama meningkatkan inovasi daerah, agar Kabupaten Bangli memiliki kemampuan dan daya saing terutama dibidang ekonomi kreatif. Demikian disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum saat membuka Focus Group Discussion (FGD) yang bertajuk “Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Bangli Melalui Peningkatan Pembangunan Ekonomi dan Kesehatan” yang digelar di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli, Kamis (15/7)
Lebih lanjut Bupati Made Gianyar menekankan, tanpa inovasi maka suatu daerah akan sulit memajukan daerahnya, terlebih lagi dalam hinpitan ekonomi global. Sehingga pembangunan yang terencana harus terus diupayakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik dari keadaan sebelumnya. Kata Made Gianyar, untuk memanfaatkan potensi yang ada, kita dituntut secara terus menerus untuk berinovasi guna terwujudnya daya saing yang tinggi dan mampu merebut bagian pasar potensial. Sehingga pihaknya berharap, FGD ini dapat melahirkan ide-ide yang inovatif dan konstruktif sehingga dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan untuk perbaikan secara menyeluruh. “Ini yang kita harapkan muncul dalam FGD ini”ucapnya.
Sementara itu Ketua panitia penyelenggara Drs. I Gede Suryawan, M.Si dalam laporannya menyampaikan, tujuan dari penyelenggaraan FGD adalah untuk memantapkan empat pilar pembangunan Kabupaten Bangli di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan, serta mengkonkritkan ide atau pemikiran yang sempat berkembang dalam worksop dan diskusi sebelumnya. Dimana, dari pemikiran tersebut diharapkan akan terlahir sebuah program yang dapat diaplikasikan dalam sebuah kegiatan riil.
Dikatakan juga, FGD kali ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Bagus Sudibya yang membawakan materi pengembangan agrowosata terpadu berbasis bambu, DR. Wayan Tantra, SE.,MM, dengan materi prospek pembangunan resi gudang di Kabupaten Bangli dan dr. Wayan Sudiana, M.Kes yang menyajikan materi menjadikan RSUD Bangli sebagai kebanggaan masyarakat. Sedangkan peserta dalam FGD ini berjumlah 100 orang, yang berasal dari unsur SKPD, kelompok ahli pembangunan, kelompok tani, PHRI, Asita dan para kepala Puskesmas se-Bangli. “Kita berharap dalam diskusi kali ini dapat menghasilkan program yang bermanfaat bagi kemajuan Bangli kedepan”ucapnya.
Bagikan Berita Ini: