Masalah pendidikan merupakan tanggung jawab pemerintah, namun masyarakat yang sudah terdidik juga memiliki tanggung jawab moral mengembangkang pendidikan itu. Sehingga masyarakat memiliki peran yang strategis dalam usaha mencerdaskan anak bangsa. Demikian dikatakan Bupati Bangli Made Gianyar saat menjadi narasumber dalam pelaksanaan Kelas Inspirasi di SDN 3 Pengotan, Senin (19/8).
Lebih lanjut Made Gianyar mengatakan, program kelas inspirasi ini khusus merekrut tenaga profesional dibidangnya, seperti dokter, insinyur, pengusaha dan lainnya untuk menjadi relawan membangun mimpi anak. Mimpi yang ingin dibangun kelas inspirasi ini menjadikan anak-anak bangsa yang sukses dalam pendidikan dan berkarakter.
Made Gianyar mengakui, saat ini Kabupaten Bangli memang banyak kekurangan guru. Sehingga kehadiran kelas inspirasi ini dirasa tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bangli. Apalagi metoda yang ditawarkan dalam kelas inspirasi ini cukup menarik, dimana para relawan pendidikan akan masuk ke kelas-kelas dan menceritakan perjalanan sukses karirnya kepada para siswa. Sehingga para siswa tidak hanya bercita-cita menjadi PNS saja, melainkan banyak profesi yang bisa dipilih untuk mencapai kesuksesan.
“Kami mengajak para profesional yang tergabung dalam komunitas relawan pendidikan guna memotivasi anak-anak setingkat sekolah dasar dari keluarga kurang mampu agar memiliki semangat hidup dan punya masa depan. Mudah-mudahan ini bisa berjalan sesuai harapan”harap Made Gianyar.
Kata Made Gianyar lagi, Kelas InspirasiBaliini bukan proyek,melainkan gerakansosial yangpeduli dengan masa depan anak bangsa. Kelas inspirasi kali ini juga dihadiri oleh Dewan pengawas LPP RII PusatI.B. Alit Wiratmaja, Kepala RRI Denpasar Drs. Herman Zudhi dan inisiator kelas inspirasi Bali Prof.dr.Anak Agung Gede Muninjaya,MPh.