Wujud Bakti Kepada Sang Pencipta Pegawai di Lingkungan Pemkab Bangli Ngayah di Pura Pucak Penulisan dan Pura Ulun Danu Songan
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Wujud Bakti Kepada Sang Pencipta Pegawai di Lingkungan Pemkab Bangli Ngayah di Pura Pucak Penulisan dan Pura Ulun Danu Songan

K
Admin Bangli
18 October 2013
638 Dilihat
Wujud Bakti Kepada Sang Pencipta Pegawai di Lingkungan Pemkab Bangli Ngayah di Pura Pucak Penulisan dan Pura Ulun Danu Songan
Serangkaian pelaksanaan Karya Pengurip Japa Mantra lan Puja Wedane Bali Kabehdi Pura Pucak Penulisan, Desa Sukawana, Kintamani, yang puncaknya jatuh pada saniscara umanis sungsang 19 Oktober mendatang, pegawai di Pemerintah Kabupaten Bangli yang dipimpin Plh. Sekda Bagus Rai Darmayudha, melaksanakan ngayah bersama, Kamis (17/10).
Manggala Karya Wayan Jasa, S.Pd.H. mengatakan, pura Pucak Penulisan  merupakan salahsatu pura Khayangan Jagat di Bali. Pura Pucak Penulisan juga biasa disebut Pura Pucak Panarajon (Pucak Penjuru/ Tujuan). Oleh karenanya seluruh Jagat Bali berkiblat ke Pucak Panarajon. Hal ini sesuai dengan babad Catur Dharma Kelawasa, yang menyebut jagat Bali meraga kidul.
Dikatakan juga, Pura Pucak Penulisan juga disebut Pura Tegeh Kahuripan yang berarti kehidupan yang tinggi atau Gunung Wangun Urip atau sumber kehidupan. Dipura ini terdapat Lingga Stana palinggih Ida Bhatara Ciwa Sakti. Penyungsung Pura Pucak Penulisan disebut dengan Gebog Domas yakni kelompok delapan ratus yang disebut Kanawa atau Banua.
Menurut Wayan Jasa, upacara Pengurip Japa Mantra Bali Kabehatau Makebo 10, dahulu pernah dilaksnakan pada jaman kerajaan Bali, yaitu pada jaman kerajaan Sri Tapolung yang bergelar Sri Gajah Waktra yang dijuluki “Sri Asta Sura Ratna Bumi Banten” bersama 9 raja di Bali yaitu kerajaan Badung, Menguwi, Bangli, Gianyar, Tabanan, Buleleng, Jembrana, Semarapura dan Karangasem. Kata Wayan Jasa, mengingat ucapaca besar ini sudah lama tidak dilaksanakan, maka penyungsung Pucak Penulisan yang tergabung dalam Gebong Domas sejak tahun 2000 lalu sudah merencanakan penyelenggaraan karya ini. Yang akhirnya bisa diselenggarakan pada saniscara umanis sungsang 19 Oktober mendatang. Dijelaskan juga, tujuan dari pelaksanaan KaryaPengurip Japa Mantra lan Puja Wedane Bali Kabehadalah memohon keselamatan dan penyucian bhuana agung dan bhuana alit kehadapan Ida Bhatara yang berstana di Pura Pucak Penulisan. “Kita berharap dengan pelaksanaan karya ini, masyrakat diberikan keselamatan dan kemakmuran oleh sang pencipta”harapnya.
Sementara itu Plh. Sekda Kab Bangli Bagus Rai Darmayudha pada kesempatan itu mengatakan, Ngayah bersama yang dilakukan oleh pegawai di Lingkungan Pemkab Bangli merupakan bentuk tanggung jawab dan pengabdian terhadap Ida Bhatara yang berstana di Pura Pucak Penulisan. Selain ngayah di Pura Pucak Penulisan, Kata Bagus Rai Darmayudha, pegawai di lingkungan Pemkab Bangli juga disaat yang bersamaan ngaturan ayah di Pura Ulun Danu Songan, Kintamani. Karena pada hari yang sama pada saniscara umanis sungsang 19 Oktober mendatang, di Pura Ulun Danu Songan juga menggelar Karya Ngusaba Kapat. “Kita berharap dengan yadnya yang tulus ini, Ida Bhatra yang berstana di Pura Pucak Penulisan dan Pura Ulun Danu Songan, memberikan sinar sucinya. Sehingga dalam menjalankan tugas, pegawai di lingkungan Pemkab Bangli bisa memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat”harapnya.
Bagikan Berita Ini: