Guna melakukan pencegahan meluasnya penyakit kanker Yayasan Kanker Indonesia Cabang Bali menyasar sekolah di Kabupaten Bangli yakni dari kalangan sekolah dasar, SD N 1 Bebalang, SMP Negeri 4 Tembuku dan SMA N 1 Susut . Penilaian PKTP yang dipusatkan di SMA N 1 Susut sabtu (16/11) yang dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Ketua YKI Cabang Bangli Nyonya Erik Gianyar,Pimpinan SKPD , Kepala Sekolah dan Tim Penilai dari Provinsi Bali yang diketuai oleh Prof Dr.Wayan Suardana beserta rombongan.
Dalam laporannya yang dibacakan oleh Kepala Sekolah SMA N 1 Susut Dewa Made Arta Wijaya, S.Pd,M.Pd menyampaikan upaya – upaya yang bersifat penanggulangan penyakit yang disebabkan oleh kangker sangat perlu dilakukakan oleh semua pihak , uapaya kea rah itu sangat perlu dilakukan secara terencana terprogram secara baik , berkesinambungan, dan bertanggung jawab, tidak itu saja upaya nyata yang dilakukan akan lebih bermakna dan akuntabel apabila dilakukan dengan melibatkan semua pihak baik, pemerintah, masyarakat,dan terlebih – lebih sekolah sebagai lingkungan pendidikan formal.Berkenaan dengan hal tersebut , warga sekolah yang meliputi peserta didik, guru, pegawai, dan warga sekolah , pihak kantin sekolah . Sekolah sangat perlu melibatkan diri secara aktif untuk mendukung semua program sekolah khususnya program – program sekolah yang berkaitan langsung dengan peningkatkan pemahaman, proses peningkatan kualitas kesehatan bagi warga sekolah dan masyarakat pada umumnya. Tujuan PKTP ditingkat sekolah : menanamkan pemahaman tentang pola hidup sehat, menghindari kanker usia dini, menyebarluaskan pola hidup sehat di sekolah seperti kantin sekolah, guru –guru, pegawai , orang tua/wali murid dan menimbulkan kesadaran untuk melakukan deteksi dini dan perilaku hidup sehat menghindari kanker. Tujuan Program PKTP ini : menurunkan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit kanker, meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit kanker melalui peningkatan peran masyarakat diharapkan akan tercapai. Gabungan PKTP Kelompok Remaja Peduli Kanker SMA N 1 Susut juga telah melaksanakan penyuluhan melalui media Radio bekerjasama dengan BPPKB Bangli, Dinas P3 dan kelompok Wanita Tani Dusun Cekeng Kec.Susut dalam bentuk pemberian bibit tanaman pangan yang ditanam dan dikembangkan di sekolah.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan kanker adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh beberapa factor seperti factor lingkungan, factor kebiasaan atau perilaku hidup bersih dan sehat , menghadapi permasalahan tersebut Pemerintah Kabupaten Bangli telah menyikapi secara serius dengan menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai program prioritas seiring dengan visi dan misi Kabupaten Bangli sebagai Kota Pendidikan dan kesehatan. Salah satu upaya penanggulangan kanker yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan . Melalui lomba PKTP ini kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mau menerapkan pola perilaku hidup bersih dan sehat seta mempengaruhi keluarga sebagai penyebarluasan informasi terkait tatacara mengindari penyakit kanker untuk mencapai kesehatan yang optimal.
Tim Ketua Penilai Provinsi Bali yang diketuai oleh Prof Dr.Wayan Suardana menyampaikan melalui kegiatan ini penyakit kanker kita harapkan bisa menurun , kami sangat memberikan apresiasi yang baik kepada SMA N 1 Susut. PKTP adalah program penanggulangan penyakit kanker menyeluruh yang dilaksanakan oleh semua potensi yang ada baik antara pemerintah dengan masyarakat , termasuk swasta, melalui pencegahan primer, deteksi dini, pengobatan . Dalam penanggulangan penyakit kanker diperlukan sikap yang positif .Penyakit kanker merupakan penyakit yang menimbulkan kekawatiran dan mengakibatkan penderitaan berat , serta dampak sosial dalam masyarakat . Untuk memacu kinerja dalam menggairahkan pelaksanaan PKTP Program sekolah maka kami mengadakan lomba pelaksana Terbaik kegiatan PKTP YKI Cabang se –Bali untuk empat kategori Katagori YKI Cabang Kab/ Kota, tingkat SMA,SMP, dan tingkat SD, kegiatan yang berupaya penyuluh – penyuluhan mengenai kanker, baik dalam bentuk kesenian tradisional , paduan suara, simulasi dan lain sebagainya .Kami sangat mengharapkan supaya terus – menerus dilaksanakan guna meningkatkan kualitas harapan hidup dan menurunkan angka kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh penyakit kanker.