Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan yang professional terhadap masyarakat yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-49, Kamis (21/11) di Gedung BMB Sekretariat Daerah Kab. Bangli dilaksanakan Seminar dengan tema “Peningkatan Profesionalisme Pelayanan Kesehatan dalam Menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2014". Dalam kesempatan tersebut dihadirkan tiga pembicara yaitu Bapak Yerri Gerson selaku Pimpinan PT. ASKES Cabang Klungkung dengan tema Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional dan BPJS Kesehatan, Prof. Dr Munin Jaya Selaku Tim Ahli Pembangunan Kab Bangli Bidang Kesehatan dengan materi Antisipasi JKN 2014 dengan melakukan Revitalisasi Pelayanan Kesehatan dasar dan rujukan dan Bagus Sudibya Selaku Tim ahli pembangunan Kab Bangli Bidang pariwisata dengan tema Aplikasi Penyelenggaraan Kesehatan yang Profesional. Turut hadir juga Kadis Kesehatan dr. Wayan Sudiana,MKes, kepala Puskesmas se-Kab Bangli dan perwakilan staf SRUD dan RSJ Bangli.
Ketua Panitia seminar Ketut Darmaja melaporkan perayaan HKN di Kab Bangli sesungguhnya mengacu pada tema nasional Peringatan HKN ke-49, 12/11/2013 yang sudah ditetapkan pemerintah yaitu menuju Indonesia sehat dan JKN yang bermutu. Dijelaskan juga tujuan dari peringatan HKN ke-49 thn 2013 ini adalah meningkatkan kesadaran seluruh komponen yang ada di jajaran Dinas Kesehatan Kab Bangli, RSU Bangli RSJ Bangli agar selalu bersyukur atas segala anugerah yang telah diberikan. Meningkatkan rasa memiliki (Since Of Belowing) terhadap instansi kesehatan tempat melaksanakan tugas sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat.
Untuk meningkatkan rasa kebersamaan, persaudaraan dan tali kasih antar seluruh instansi dilingkungan Dinas Kesehatan dan menciptakan suasana kerja yang lebih bergairah demi peningkatan kinerja seluruh pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Kab Bangli serta jejaringnya, RSUD dan RSJ Bangli. Ditambahkan lagi pelaksanaan kegiatan dalam rangka memeriahkan HKN telah dilaksanakan pada hari Jumat 15/11/2013 lalu dilapangan Kapten mudita Bangli diantaranya Tarik Tambang putra dan putri, lari Karung berpasangan serta pertandingan sepak bola persahabatan antara tim kesehatan dan tim Pemkab Bangli. Selain itu untuk meningkatkan kinerja di lingkungan RSUD diberikan penghargaan kepada pegawai panutan dimulai dari tingkat pimpinan sampai tingkat pelaksana di bawah.
Upaya mewujudkan keinginan mulia pemerintah kab Bangli untuk meningkatkan kesejarteraan umum masyarakat Indonesia khususnya peningkatan derajat kesehatan, mau tidak mau seleruh komponen harus mensukseskan program tersebut sesuai dengan kompetensi tupoksi masing-masing. Peningkatan professional aparatur pemerintah khususnya di bidang kesehatan adalah salah satu kunci untuk mensukseskan program pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sehingga melalui seminar dalam rangka HKN yang ke-49 kita tingkatkan pelayanan kesehatan masyarakat yang profesionalisme dan kita sukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2014.
Bupati Bangli I Made Gianyar,SH.M.Hum menyampaikan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat hal yang harus dilakukan adalah kerja keras dan perubahan manajemen yang profesionalisme. Dikatakan lagi dalam ilmu manajemen ada empat unsur yang harus dikelola secara professional. Yang pertama adalah Man dalam hal ini SDM, berikutnya Mentor atau sering disebut sistem, kemudian Material fasilitas dan prasarana dan yang terakhir adalah Money atau uang. Keempat unsur tersebut merupakan satu kesatuan yang harus di kelola secara profesional, SDM harus terus dilatih, sistem pelayanan juga terus dikelola dan dikembangkan.
Made Gianyar menambahkan saat ini RSUD Bangli sudah meningkat statusnya menjadi BLU yang dari pendapatan kisaran 3 s/d 4 milyar sekarang sudah meningkat di kisararan 25 milyar per tahunnya RSUD juga sebagai salah satu pilot project dalam penerapan kerdisiplinan pegawai yaitu penggunaan Absen Sidik jari yang nantinya di tahun 2014 akan diterapkan di seluruh SKPD dimulai dari Dinas Kesehatan. Ditambahkan lagi untuk mencapai hal tersebut tentu bukan pekerjaan mudah perlu kerjasama semua unsur yang ada didalamnya baik Puskesmas, Posyandu, RSUD dan dinas kesehatan sebagai Steak Holder dalam bidang Kesehatan. Di akuinya RSUD Bangli saat ini sudah mengalami perubahan yang cukup signifikan, sehingga dalam mensosialisasikannya Made Gianyar sanggup menjadi PR dari RSUD Bangli dalam setiap kegiatan turun ke desa. “Masyarakat harus sudah mulai mempercayai RSUD Bangli dan menjadikan Rumah sakit Bangli sebagai salah satu kebanggaan masyarakat Bangli” tegasnya.