Tingkatkan Kualitas Jeruk Bupati Made Gianyar Teken MOU Dengan IPB
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Tingkatkan Kualitas Jeruk Bupati Made Gianyar Teken MOU Dengan IPB

K
Admin Bangli
24 November 2013
505 Dilihat
Tingkatkan Kualitas Jeruk Bupati Made Gianyar Teken MOU Dengan IPB
Untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas serta kuantitas budidaya tanaman jeruk di Kabupaten Bangli, Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum, Sabtu (23/11) melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Petani (DPP-GANTI). Acara yang digelar di Ruang Visual Museum Gunung Api Batur, dihadiri oleh Rektor IPB Prof. Dr. Herry Suhardiyanto, M.Sc, Forkompinda Kabupaten Bangli, Pimpinan SKPD Kabupaten Bangli dan penyuluh pertanian se Kabupaten Bangli.
 
Bupati Made Gianyar pada kesempatan itu mengatakan, pembangunan merupakan upaya terencana dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik dari keadaan sebelumnya, dengan pemanfaatan potensi secara optimal. Untuk memanfaatkan potensi tersebut, kita dituntut secara terus menerus untuk berinovasi guna terwujudnya daya saing yang tinggi dan mampu merebut pasar potensial. Dikatakan juga, Kabupaten Bangli merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, sehingga sekecil apapun keberhasilan pembangunannya akan menjadi bagian dari keberhasilan nasional. 
 
Terkait dengan pelaksanaan penandatanganan MoU antara Pemkab Bangli dengan IPB dan DPP-GANTI, Bupati Made Gianyar menjelaskan, MoU ini merupakan kerjasama dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dibidang pertanian, memberdayakan masyarakat dan aparatur manajemen pasar dalam pembangunan pertanian di Kabupaten Bangli. Kata Made Gianyar, hingga saat ini potensi unggulan Kabupaten Bangli dibidang pertanian adalah komuditas jeruk dan kopi selain tanaman bambu dan sapi bali. Khusus untuk jeruk, merupakan potensi unggulan yang mempunyai kontribusi besar terhadap PDRB Kabupaten Bangli. Dengan jumlah tanaman jeruk mencapai 4.006.153 pohon dengan luas pengembangan 4.809 ha, produktivitasnya mencapai 35,92 Kg/Pohon dengan produksi keseluruhan mencapai 109.655,60 ton. Dengan potensi yang sangat luar biasa ini, tidak salah jeruk merupakan komuditas yang sangat diandalkan oleh pertanian di Kabupaten Bangli. “Kita berharap melalui kerjasama ini, kedepan jeruk tetap menjadi produk unggulan pertanian di Kabupaten Bangli tentunya dengan sentuhan teknologi”harap Made Gianyar.
 
Sementara itu Rektor IPB Herry Suhardiyanto pada kesempatan itu menyampaikan, jika dilihat dari potensi pertanian saat ini, jeruk dan kopi merupakan produk pertanian yang sangat diandalkan oleh petani di Kabupaten Bangli. Namun dalam kurun waktu 5 sampai 10 tahun kedepan kita belum bisa memastikan apakah produktivitas jeruk dan kopi masih sama dengan sekarang. Mungkin saja bisa berubah karena berbagai faktor seperti hama tanaman ataupun perubahan kualitas tanah. Oleh karenanya, antisipasi akan serangan hama atau virus yang bisa merusak tanaman jeruk atau kopi haruslah dipikirkan sejak dini. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas SDM petani jeruk dan kopi dengan sentuhan teknologi. Apalagi IPB dalam waktu dekat akan meluncurkan program penyuluhan berbasis internet. Program ini kita harapkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh petani untuk meningkatkan pengetahuan mereka terkait dengan informasi pertanian terkini.  “Kita berharap kerjasama ini dapat memberi manfaat bagi kedua pihak”ucapnya.
 
Saat penandatanganan MoU antara Pemkab Bangli dengan IPB dan DPP-GANTI, juga digelar workshop pengembangan sentra produksi jeruk dengan narasumber Direktur Pusat Kajian Holtikultura Tropika (PKHT) IPB Dr. Darda Efendi dan Pakar Hama dan Penyakit Tanaman IPB Dr. Widodo, yang dimoderatori oleh tim ahli pembangunan Bangli Bagus Sudibia.
Bagikan Berita Ini: