Menteri ESDM Jero Wacik Groundbreaking PLT Biomassa Di Bangli
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Menteri ESDM Jero Wacik Groundbreaking PLT Biomassa Di Bangli

K
Admin Bangli
08 April 2014
923 Dilihat
Menteri ESDM Jero Wacik Groundbreaking PLT Biomassa Di Bangli
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Ir. Jero Wacik, SE, Senin (7/4) melaksanakan Groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLT Biomassa) di Kabupaten Bangli. Bersamaan dengan itu, Menteri ESDM juga akan meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang dibiayai APBN Kementerian ESDM Tahun Anggaran (TA) 2013. Acara yang dipusatkan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran, juga dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar, Dirjen Energi Baru Terbarukan Kementerian ESDM Rida Mulyana, sejumlah pejabat eselon I dan II kementerian ESDM, Muspida Provinsi Bali, Muspida Kabupaten Bangli dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bangli.
 
Menteri ESDM Jero Wacik pada kesempatan itu mengatakan, salah satu tugas Kementerian ESDM adalah membuat listrik dan membagikan listrik tersebut kepada rakyat. Saat ini kita baru memiliki kurang lebih 48.000 MW listrik.  Dari merdeka sampai tahun 2004 kita baru memiliki 25.000 MW. Dalam 10 tahun ini, kita sudah membangun hampir 25.000 MW, tetapi jumlah listrik tersebut masih kurang karena konsumsi listrik masyarakat semakin meningkat sesuai dengan perkembangan zaman.  Untuk membangkitkan sumber listrik yang besar sampai 1000 MW dalam satu pembangkit, selama ini kita masih menggunakan batu bara sebagai sumber energi utama. Namun dampak negatif dari pembangkit listrik jenis ini sangat mencemari lingkungan. Oleh karenanya kita terus mengupayakan cara membangun pembangkit listrik yang ramah lingkungan.  Menurut Jero Wacik,  Energi Baru Terbarukan merupakan solusi untuk mengatasi pencemaran lingkungan, karena sumber energi ini sangat ramah lingkungan. Sumber Energi Baru Terbarukan tersebut diantaranya Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro yang menggunakan tenaga sungai ataupun air terjun, Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan menggunakan energi matahari sebagai sumber energi serta  Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa yang menggunakan sampah sebagai energi utama. “Kita ketahui bersama energi matahari dan air tidak terbatas jumlahnya, sehingga harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan rakyat, khususnya kebutuhan akan listrik”ucapnya.
 
Dikatakan juga, hari ini pihaknya sudah meresmikan  ratusan PLTS maupun PLTMH  yang tersebar di 31 provinsi, 99 kabupaten 117 kecamatan 127 desa.
Peresmian PLTS dan PLTMH tersebut dilaksanakan secara simbolis dengan penandatanganan prasasti untuk PLTS Samalewa-Pangkajene Kepulauan Sulawesi Selatan dengan kapasitas 1 MW on Grid, PLTS Tianyar Barat Karangasem Provinsi Bali dengan kapasitas 15 kWp Off- Grid dan PLTMH Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan kapasitas 35 kWp.
 
Sementara itu Dirjen Energi Baru Terbarukan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, dengan peresmian tersebut, maka dengan menggunakan dana APBN Kementerian ESDM TA 2013, telah dibangun PLTMH sebanyak 11 unit dengan total kapasitas 1,301 MWp dan mampu melistriki 2.345 KK. Selain itu juga dibangun PLTS terpusat dengan total kapasitas 5,275 MWp dan berhasil melistriki 17.246 KK di seluruh Indonesia.
Menurut Rida Mulyana, beberapa dari pembangkit listrik tenaga surya telah pula melakukan interkoneksi dengan jaringan PLN, antara lain PLTS kapasitas 1 MW di Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan,  PLTS kapasitas 1 MW di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung dan PLTS Br. Bangklet, Desa Kayubihi, Kabupaten Bangli dengan kapasitas 1 MW.
 
Dalam kesempatan yang sama, Menteri ESDM Jero Wacik juga menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi dengan Bupati Bangli tentang Pengembangan Kawasan Energi Baru Terbarukan di Kabupaten Bangli. "MoU ini bertujuan mewujudkan kawasan Kabupaten Bangli sebagai pusat pengembangan energi baru terbarukan dan mempromosikan energi terbarukan untuk ketahanan energi nasional," kata Rida Mulyana

Selain itu, Menteri ESDM juga menyaksikan penandatanganan MoU antara PT Charta Putra Indonesia (PT. CPI) dengan PT. PLN (Persero) – Distribusi Bali Bangli dan secara simbolis melakukan Groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLT Biomassa) di Kabupaten Bangli yang merupakan awal pembangunan unit pembangkit listrik tenaga Biomassa berbasis Bambu yang berlokasi di Dusun Bangklet, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.
 
Bupati Bangli Made Gianyar pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik rencana Kementerian ESDM menjadikan Kabupaten Bangli sebagai pilot projeck pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa. Menurutnya Kabupaten Bangli memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan PLT Biomassa. Terlebih PLT Biomassa ini menggunakan limbah termasuk sampah sebagai sumber energi utama. “Kita sangat mendukung penuh rencana pengembangan PLT Biomassa ini, terlebih Bangli juga sudah memiliki PLTS dengan daya 1 MW. Mudah-mudahan rencana ini berjalan sesuai rencana, sehingga kedepan Bangli tidak lagi kekurangan listrik serta keberadaan PLTS dan PLT Biomassa ini akan meningkatkan pundi-pundi PAD Bangli”terangnya.
Bagikan Berita Ini: