Upacara Harkitnas Ke-106 Di Kabupaten Bangli
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Upacara Harkitnas Ke-106 Di Kabupaten Bangli

K
Admin Bangli
19 May 2014
414 Dilihat
Upacara Harkitnas Ke-106 Di Kabupaten Bangli
Upacara  peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-106 tahun 2014 di Kabupaten Bangli dilaksanakan, Senin (19/5). Tampil sebagai inspektur upacara Bupati Bangli I Made Gianyar. Upacara ini juga dihadiri oleh pimpinan SKPD Kab Bangli, pegawai dilingkungan Pemkab Bangli, unsur TNI/Polri dan pelajar dilingkungan Kota Bangli.
Dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Ir. H. Tifatul Sembiring yang dibacakan oleh Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan, jika dihitung dari titik awal Kebangkitan nasional tahun 1908, maka pada tahun 2014 ini, kita sudah lebih dari seratus tahun berproses dalam kesadaran untuk menjadi bangsa yang berdaulat, memiliki identitas dan jati diri ditengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Ditengah perkembagan zaman, wajah dan corak ke Indonesia-an tentunya telah banyak mengalami perubahan. Oleh karena itu, untuk tetap menjaga semangat nilai-nilai kebangsaan yang telah dirintis oleh para pendahulu, kita tidak boleh lengah, tetapi harus semakin waspada dalam menghadapi berbagai perubahan dan kemajuan yang berproses secara terus menerus.
Lebih lanjut disampaikan, tema hari Kebangkitan Nasional ke-106 tahun ini adalah “Maknai Kebangkitan Nasional Melalui Kerja Nyata Dalam Suasana Keharmonisan dan Kemajemukan Bangsa”. Tema in iemngandung tiga makna yang sekaligus menjadi instrument ukuran sejauh mana nilai-nilai nasionalisme terimplementasi dalam karsa, cipta dan karya kekinian kita secara nyata. Atinya, nasionalisme kekinian bukan lagi kamuflase kerinduan romantisme perjuangan masa lalu, tetapi bagaimana kita mengimplementasikan romantisme perjuangan tersebut dalam pola piker, sikap dan prilaku kebangsaan selaras dengan tuntutan zaman. 
Seusai upacara berlangsung, Bupati Bangli Made Gianyar mengingatkan generasi muda agar segera bangkit membangun bangsa melalui kerja nyata dengan pondasi keharonisan dalam kebersamaan.  Kerja nyata membangun bangsa dimaksud adalah membangun peradaban untuk mencapai kebudayaan yang adiluhung melalui cipta, karsa dan karya yang positif. Menurut Bupati Made Gianyar, dimasa penjajahan 106 tahun yang lalu, para pemuda berjuang untuk lepas dari penjajahan. Oleh karenanya diera kekinian, sebagai generasi muda kita harus bangkit untuk lepas dari kebodohan, kemiskinan, kertindasan.  Oleh karena itu, semangat dan makna peringatan Harkitnasi ke-106 harus dijadikan semangat untuk berani melakukan evaluasi diri, menguatkan komitmen seluruh komponen dan potensi bangsa untuk membangun Indonesia kedepan yang lebih baik. “Semangat itu yang kita harapkan lahir dari pemuda sekarang”terangnya.
Bagikan Berita Ini: