Anjing Kintamani Ditetapkan Menjadi Anjing Rumpun Asli Indonesia Oleh Menteri Pertanian
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Anjing Kintamani Ditetapkan Menjadi Anjing Rumpun Asli Indonesia Oleh Menteri Pertanian

K
Admin Bangli
13 June 2014
733 Dilihat
Anjing Kintamani Ditetapkan Menjadi Anjing Rumpun Asli Indonesia Oleh Menteri Pertanian

Setelah sebelumnya mendapat pengakuan sebagai new breed (trah baru) ditingkat Asia oleh organisasi peranjingan Asia, Asia Kennel Union (AKU), ajing kintamani kembali mendapat pengakuan oleh Kementerian Pertanian RI sebagai "anjing rumpun asli Indonesia". Kepastian pengakuan ajing kintamani sebagai rumpun asli Indonesia terkuak ketika Bupati Bangli I Made Gianyar menghadiri penutupan
Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XIV tahun 2014, di Desa Kedung Pedaringin, Kecamatan Kepanjeng, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Kamis (12/6). Pengakauan dalam bentuk sertifikat ini diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian RI Ir. H Suswono kepada Bupati Bangli I Made Gianyar.
Seusasi berlangsungnya acara penutupan Penas KTNA, Bupati Made Gianyar menggungkapkan, penetapan ajing kintamani sebagai ajing rumpun asli Indonesia oleh Kementerian Pertanian sesuai SK Menteri Pertanian RI Nomor 581/Kpts/SR.120/4/2014, memberi angin segar bagi pembudidaya anjing kintamani, karena dengan penetapan ini, ajing kintamani akan memiliki nilai tawar yang lebih tinggi karena sebelumnya organisasi peranjingan tingkat Asia, Asia Kennel Union (AKU) juga telah menetapkan anjing kintamani sebagai ajing trah baru Asia. Keberhasilan ajing kintamani mendapatkan pengakuan dari Kementerian Pertanian sebagai anjing rumpun asli Indonesia dan AKU sebagai anjing trah baru Asia tidak lepas dari berbagai macam kelebihan yang dimiliki ajing kintamani, baik dari segi fisik maupun intelegensi yang dimiliki, seperti ketika diadu ketangkasan dengan ajing ras lainnya di berbagai kesempatan, ajing kintamani tidak kalah saing, tidak saja pandai menari, anjing ras kintamani juga mampu menirukan berbagai prilaku manusia mengikuti intruksi pelatihnya. Selain itu, secara fisik ajing kintamani juga memiliki berbagai keistimewaan, yakni memiliki bulu tebal dan berbadong serta memiliki ekor yang menyerupai bulan sabit, bulu berwarna putih spesifik, mata berbentuk almon dan memiliki telinga berbentuk huruf v terbalik. Selain itu ajing kintamani juga memiliki insting yang sangat tajam sehingga sangat cocok sebagai dog alarm.

Penetapan ajing kintamani sebagai anjing rumpun asli Indonesia oleh Menteri Pertanian, diharapkan dapat menggugah masyarakat khususnya pencinta anjing kintamani agar lebih menyayangi anjing kintamani layaknya ras lain, mengingat anjing kintamani memiliki keistimewaan sehingga jika dipelihara dengan baik bukan mustahil mampu menunjukkan intelegensi dan penampilan yang tidak kalah dengan anjing ras internasional lainnya. '' Dengan kondisi genetik yang unggul, perawatan yang baik, kita meyakini harga dan permintaan ajing kintamani akan terus meningkat"terangnya

Lebih lanjut disampaika, Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Peternakan dan Perikanan Darat telah melakukan berbagai upaya untuk tetap melestarikan populasi anjing kintamani, diantaranya dengan memberikan pembinaan terhadap kelompok pembudidaya anjing kintamani, menerbitkan Perda kawasan pelestarian pemurnian anjing kintamani serta pendirian demplot/kennel pembudidayaan ajing kintamani baik dihabitatnya di Desa Sukawana maupun tempat lainnya.

Terkait dengan keikutsertaan petani-petani berprestasi Kabupaten Bangli dalam penyelenggaraan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) ke XIV, Bupati Made Gianyar menaruh harapan besar agar semua hal yang didapatkan selama mengikuti Penas KTNA ini bisa diterapkan untuk membangun dan mengembangkan pertanian di Kabupaten Bangli. Karena menurut Bupati asal Desa Bunutin Kintamani ini, dalam ajang Penas KTNA para petani se Indonesia dapat saling bertukar informasi dan pengetahuan dalam memanfaatkan sumber daya alam pertanian yang tersedia dimasing-masing daerah serta pemanfaatan teknologi yang terus berkembang dalam dunia pertanian. "Bangli memiliki potensi yang besar dalam bidang pertanian, jadi pertanian harus digarap secara maksimal. Jadi petani yang mengikuti Penas KTNA merupakan jawaban untuk menjawab tantangan pertanian di Kabupaten Bangli"terangnya.

Bagikan Berita Ini: