Dalam rangka meningkatkan perhatian dan pembinaan terhadap pengelola kelompok Bina Keluarga dan Balita (BKB) serta tumbuh kembang anak di Dusun Kuum, Desa Sukawana Kabupaten Bangli maka Jumaat (4/7) Kemarin di Balai masyarakat Dusun Kuum di laksanakan Penilaian dan Evaluasi terhadap pengelola kelompok BKB yang di Hadiri oleh Nyonya Sariasih Sedana Arta selaku Wakil Ketua BKB Kab Bangli, Asisten Satu Kepala BKKBN Kab BAngli dan Pimpinan SKPD terkait.
Bupati Bangli dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten satu Drs. I Wayan Lawe,MM menyampaikan apresiasi yang sangat positif terhdap evaluasi dalam kelompok pengelola BKB di Dusun Kuum ini. Karena dengan adanya evaluasi ini tentu akan dapat di ketahui sejauh mana capaian keberhasilan dari program serta permasalahan yang di hadapi yang masih perlu mendapat perhatian untuk di tindak lanjuti guna mendukung keberhasilan program tersebut.
Kita ketahui bersama, sasaran dari program Bina keluarga Balita (BKB). "Oleh karena itu keluarga dan angota keluarga laiinya merupakan titik sentral yang harus mendapat perhatian serius dan utama untuk ditingkatkan perannya dalam upaya pembinaan pola asuh dan tumbuh kembang anak sehingga nantinya dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang tangguh dan berkualitas di masa yang akan datang" Imbuhnya.
Masa Balita merupakan Goolden Periode dalam siklus pertumbuhan anak, dimana masa umur nol sampai lima tahun merupakan masa masa keemasan untuk dapat menerima sesuatu yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan mental bagi si anak yang ditandai dengan salah kecepatan si anak dalam menerima dan memahami sesuatu yang diterima baik dalam bentuk permainan, nyanyian, gerak tari dan dongeng. "Pemberian-permainan edukatif diatas merupakan salah satu wahana untuk memberikan stimulus bagi anak balita dan disaat bersamaan kita bisa mengajarkan kecerdasan spiritual, emosi serta Gizi yang cukup oleh karena itu perlu komitmen kita bersama untuk tetap memberi perhataian lebih terhadap pelaksanaan program ini" tandasnya.
Sementara Ketau tim Penilai I Gusti L. Wisnu M. menyampaikan penilain kali ini adalah penilaian utuk pengelola bina keluarga dan balita (BKB) jadi penilaian ini adalah upaya pembinaan terhadap pola asuh dan tumbuh kembang ibu dan anak terutama balita. ditambahkan lagi karena kegiatan ini adalah sifatnya penilaian tentu ada kreteria yang dinilai, salah satunya adalah pada Ketua pengelola untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman dan memahami tentang pola asuh bina keluarga balita secara konperehensif dan holistik. Binakeluarga balita tidak bisa ditangani oleh Pemerintah saja, tentu harus ditangani oleh masyarakat dan dunia usaha. Peran Pemerintah terkait secara simultan tentu dari hulu ke hilir baik kesehatan, KB, PKK, pendidikan dan dunia usaha baik swasta tentu sangat berperan dalam upaya meningkatkan program BKB tersebut. dijelaskan lagi penilaian dari program BKB lebih pada Ketua Kelompok yang biasanya pada Ketua PKK dimana salah satu kreterianya adalah bagaimana pemahaman dan kemampuan dari ketua pengelola serta upaya-upaya yang di lakukan untuk pengembangan program BKB serta mengatasi persoalan-persoalan dalam meningkatkan tumbuh kembang anak sehingga pada gilirannya dengan membina orang tuannya dan dapat diterapkan terhadap anggota kelompok tentu secara tidak langsung dapat menciptakan generasi yang tangguh di masa depan" tandasnya.