Kerjasama Dengan IPB, Bupati Made Gianyar Launching Cyber Extension
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Kerjasama Dengan IPB, Bupati Made Gianyar Launching Cyber Extension

K
Admin Bangli
20 August 2014
391 Dilihat
Kerjasama Dengan IPB, Bupati Made Gianyar Launching Cyber Extension
Berbicara  pembangunan, Kabupaten Bangli memang tidak bisa lepas dari sektor pertanian. Betapa tidak,  mayoritas masyarakat Bangli berkecimpung di dunia pertanian. Oleh karenanya, dibawah kepemimpinan Bupati Bangli I Made Gianyar dan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, berbagai terobosan program pertanian terus dikembangkan untuk mensinergikan pembangunan di Kabupaten Bangli. Baik dari segi kwalitas maupun kwantitas. Hal terbaru yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangli untuk mendorong laju pertanian di Kabupaten Bangli adalah dengan menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) yang secara formal memiliki pakar-pakar yang ahli dalam bidang pertanian.  Bukti nyata jalinan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bangli dengan IPB adalah dengan peluncuran program Cyber Extension, serangkaian peringatan HUT Kota Bangli ke 810, Kamis (8/5) di ruang rapat Kantor Bupati Bangli. Peluncuran Cyber Extension ini dihadiri langsung oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, Ketua LPPM IPB Ir. Dr. Prastowo, sejumlah Pimpinan SKPD terkait dan perwakilan petani se Kabupaten Bangli.
Ketua LPPM IPB Ir. Dr. Prastowomengatakan, Cyber Extension adalah suatu mekanisme pertukaran informasi pertanian melalui area cyber, suatu ruang imajiner-maya di balik interkoneksi jaringan komputer melalui peralatan komunikasi. Menurutnya, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai media baru penyuluhan ini dirasa lebih efektif dan efisien dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian guna meningkatkan akses informasi kepada, PPL (Penyuluh Pertanian Lapang) dan petani, sehingga proses transformasi ilmu ke petani menjadi update.
Secara etimologi, cyber extension terdiri dari dua kata yaitu cyber dan extension. Cyber menurut Oxford Dictionary berarti yang berhubungan dengan Teknologi Informasi, Internet, dan virtual reality. Sedangkan Extension secara harfiah dapat disebut sebagai “tindakan atau proses memperluas atau memperpanjang sesuatu”. Itu bisa perluasan area, waktu maupun ruang. Jadi Extension atau penyuluhan adalah sebuah mekanisme sentral dalam proses pembangunan pertanian, baik dari segi transfer teknologi dan pengembangan sumber daya manusia. Sehingga menurut  Dr. PrastowoCyber Extension merupakan media komunikasi inovasi baru yang bersifat hybrid dan konvergen yang memanfaatkan jaringan internet, komunikasi melalui komputer dan multimedia interaktif digital untuk menjembatani proses transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi baru dibidang pertanian secara cepat. Oleh karenanya Cyber Extension sangat bermanfaat untuk memfasilitasi komunikasi antara petani di Kabupaten Bangli dengan pakar-pakar pertanian di IPB, sehingga petani tidak harus menunggu terlalu lama, bilamana mereka menghadapi permasalahan dilapangan kaitannya dengan pertanian.
Lebih lanjut Dr. Prastowo menyampaikan, dari hasil penelitian yang dilakukan IPB di Kabupaten Bangli, pihaknya menemukan 11 permasalahan yang dialami petani di Bangli, khususnya petani jeruk. Yang paling dominan adalah busuk batang dan buah disamping tata niaga pasca panen raya tiba yang harus mendapatkan perhatian lebih. Dari permasalahan terbut, pihaknya mencoba menawarkan 8 solusi, diantarannya melakukan sonasi wilayah produksi, sehingga perlakuan penaganan masalah akan lebih sfesifik, disamping melakukan analisis langsung terhadap keadaan tanah pertanian, sebelum dilakukan pemupukan agar tepat waktu dan tepa jumlah.
Sementara itu Bupati Bangli I Made Gianyar menyambut antusias peluncuran Cyber Extension di Kabupaten Bangli, melalui program ini diharapkan petani bisa lebih sejahtera, dengan kwalitas dan kwantitas produksi yang lebih baik. Menurutnya, semua permasalahan pertanian pasti ada pemecahannya. Kita meyakini semua persoalan pertanian bisa dipecahkan oleh pakar-pakar pertanian IPB. Oleh karenanya kita melakukan kerjasama dengan IPB. Dalam kerjasama ini, kita bisa melaksanakan komunikasi secara terus menerus walaupun tidak bertemu secara langsung, terpisah jarak, namun melalui sentuhan teknologi, penyuluh pertanian dan petani bisa berkomunikasi secara langsung melalui Cyber Extention.
Dikatakan juga, saat ini pihaknya sedang berupaya untuk melengkapi berbagai prasarana untuk memaksimalkan program Cyber Extention. “Kita sedang mengupayakan kelengkapan sarana IT agar komunikasi melalui Cyber Extention semakin maksimal”terangnya.
Kepada petani Made Gianyar berpesan, tingkatkan ilmu pengetahuan, karena praktek tanpa pengetahuan  kata gagal mungkin saja terjadi. Akan tetapi praktek dengan ilmu pengetahuan akan lebih efisien dan hasilnya akan lebih bagus.  Tekuni ilmu pertanian dari permasalahan dilapangan dan terus bertanya, ini sudah enak, tidak perlu baca buku, kita hanya perlu bertanya sudah mendapat ilmu dari pakar IPB melalui pakar-pakar pertanian IPB. “Cyber Extention merupakan inovasi baru dalam dunia pertanian. IPB sudah punya programnya dan kita akan mengisi program tersebut, sehingga petani bisa menyampaikan permasalahannya melalui media ini”terangnya.
Launching Cyber Extention di Kabupaten Bangli ditandai dengan komunikasi langsung antara perwakilan petani di Kabupaten Bangli dengan pakar pertanian IPB melalui teleconference Cyber Extention.
Bagikan Berita Ini: