Bertepatan dengan Soma Manis Bala, Senin (25/8), masyarakat Desa Pakraman Penatahan, Desa Susut, Kecamatan Susut Bangli, melaksanakan Upakara Nyenuk, serangkaian dari Karya Pamungkah Agung, Mupuk Pedagingan lan Mekiis ring Pura Dalem Pemuhun, Desa Pakraman Penatahan, yang puncaknya sudah dilaksanakan pada Anggara Kasih Prangbakat (19/8) lalu.
Bendesa Desa Pakraman Penatahan I Nyoman Sudiarta mengatakan, Karya Pamungkah Agung, Mupuk Pedagingan lan Mekiis merupakan tindak lanjut dari pembangunan satu pleban Pura Dalem Pemuhun, yang pembangunanya secara bertahap dimulai sejak tahun 2010 dan berhasil dirampungkan pada pertengahan 2013. Total biaya pembangunan mencapai pura mencapai Rp 3 Milyar, yang dananya berasal dari 319 KK pengempon pura, bantuan dari Pemprov. Bali, Pemkab. Bangli dan punia dari masyarakat.
Lebih lanjut Nyoman Sudiarta menjelaskan, dengan terselesaikannya pembangunan pura, melalui beberapa kali pesamuan, masyarakat Desa Pakraman Penatahan akhirnya menyepakati penyelenggaraan karya ini. Rangkaian Karya Pamungkah Agung, Mupuk Pedagingan lan Mekiis di Pura Dalem Pemuhun sudah dimulai sejak Buda Paing Kuningan (28/5) dengan ngaturang piuning pemiut karya, ngeriinin nanceb lan ngeriinin mekarya sanganan suci. Dilanjutkan dengan melapas wangunan lan ngunggahan sunari pada Redite Pon Tambir (13/7), nunas tirta pedudusan lan mekarya pendeman pada Sukra Wage Uye (8/8), labug gentuh, mendem pedagingan, mlaspas pelinggih lan penyegjeg karya pada Wraspati Kliwon Menail (14/8), Ida Betara melasti ring Pura Segara Watuklotok pada Redite Pon Prangbakat (17/8), Mepepada Agung pada Soma Wage Prangbakat (18/8), puncak karya pada Anggara Kasih Prangbakat (19/8) dan Ida Betara mesineb pada Sukra Kliwon Bala (29/8) mendatang.
Lebih lanjut Nyoman Sudiarta menyampaikan, terkait dengan puncak karya yang sudah dilaksanakan pada Anggara Kasih Prangbakat (19/8) lalu, menggunakan sarana wewalungan 5 kerbau, godel, kambing, penyu, angsa, bebek dan ayam. Dimana pelaksanaanya dipuput oleh Ida Pedanda Yajemana dari Gria Losan Bukit Bangli, Ida Pedanda Budha Gria Nongan Karangasem dan Rsi Bujangga dari Gria Angkling Gianyar. Sedangkan prosesi Upakara Nyenuk yang dilaksanakan hari ini, diawali dengan mepeed yang diikuti pengiring sorohan Pasek, iringan bungan jaje dan hasil bumi, dilanjutkan dengan ngadegan Ida Bagus Sidekarya dengan diiringi tari Rejang, Pendet, Baris, Wayang Gedong dan Deeng Payas Agung. Upacara ini dipuput oleh Ida Pedande Yajamana dari Gria Losan Bukit Bangli. Kata Nyoman Sudiarta, tujuan dari penyelenggaraan karya ini adalah untuk mensucikan bhuana agung dan bhuana alit dari aura negative, serta memohon kepada Betara yang berstana di Pura Dalem Pemuhun agar masyarakat Desa Pakraman Penatahan khususnya diberikan keselamatan dan kerahayuan serta dijauhkan dari segala mala bahaya. "Kita berharap dengan pelaksanaan karya yang tulus, Ida Betara yang berstana di Pura dalem Pemuhun memberi keselamatan bagi kita semua, serta paiketan panyama brayan diantara warga semakin kuat"harapnya.