Kopi Arabika Kintamani Siap Bersaing Dalam Koffee And Tea Festival Di Dubin, Irlandia
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Kopi Arabika Kintamani Siap Bersaing Dalam Koffee And Tea Festival Di Dubin, Irlandia

K
Admin Bangli
02 September 2014
849 Dilihat
Kopi Arabika Kintamani Siap Bersaing Dalam Koffee And Tea Festival Di Dubin, Irlandia
Untuk lebih memperkenalkan branding kopi Arabika Kintamani di pasar Internasional, Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum, Senin (9/1) menerima kunjungan perwakilan Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) untuk Brussels Belgium, Putu Juli Ardika. Kedatangan perwakilan KBRI untuk Brussel Belgium di Kabupaten Bangli, untuk membahas lebih lanjut rencana mengikutsertakan kopi Arabika Kintamani dalam “Koffee and Tea Festival” yang akan berlangsung di Kota Dublin, Republik Irlandia, 12 sampai dengan 14 September 2014.
Perwakilan KBRI Brussel Belgium, Putu Juli Ardika mengatakan, tujuan dari rencana mengikutsertakan kopi Arabika Kintamani dalam Koffee and Tea Festival di Kota Dublin, Republik Irlandia adalah untuk memperkenalkan dan mempromosikan keanekaragaman cita rasa kopi Indonesia yang sudah mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis dari Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (DJHKI). Melalui festival ini, kita ingin mengupayakan pengakuan dunia internasional akan keberadaan branding kopi Arabika Kintamani. Selain Kopi Arabika Kintamani, kata Putu Juli Ardika, KBRI untuk Brussel Belgium juga akan memfasilitasi Kopi Gayo Aceh, Kopi Benjawa Plores, Kopi Arabika Java Ijen Raung (Jawa Timur) dan Kopi Arabika Java Preanger (Jawa Barat) yang masing-masing sudah memiliki sertifikat Indikasi Geografis dari DJHKI untuk ambil bagian dalam festival ini.
Lebih lanjut Putu Juli Ardika menjelaskan, dalam Koffee and Tea Festival ini, kopi Indonesia akan disuguhkan kepada para ahli kopi disana. Dengan harapan, Indikasi Geografis kopi Indonesia mendapat pengakuan secara Internasional. Kata Juli Ardika, keuntungan yang akan didapat jika Indikasi Geografis kopi Indonesia mendapat pengakuan internasional adalah, kopi Indonesia akan menjadi referensi dunia. Sehingga kopi Indonesia akan memiliki nilai tawar lebih tinggi, disamping tujuan lain mengikutsertakan Indikasi Geografis kopi Indonesia dalam festival ini adalah untuk memfasilitasi komunikasi petani dengan para importir kopi melalui media website. Dengan harapan produk asli Indonesia tidak diakuai oleh negara lain. “Jika memang susu sapi ya merek jualnya tetap susu sapi, buka susu kerbau, begitu juga sebaliknya. Jadi itu yang kita harapkan melalui keikutsertaan festival ini”terangnya.
Sementara itu Bupati Bangli Made Gianyar mengatakan, pihaknya menyambut antusias rencana mengikutsertakan produk kopi Arabika Kintamani dalam Koffee and Tea Festival di Kota Dublin, Republik Irlandia. Pihaknya siap mendukung dan memfasilitasi semua kebutuhan untuk suksesnya rencana ini. “Kita sangat menyambut baik rencana ini, karena Festival Koffee and Tea ini media yang tepat untuk memperkenalkan branding kopi Arabika Kintamani dimata penikmat kopi dunia. Mudah-mudahan ini berjalan sesuai dengan rencana dan kita yakin kopi Arabika Kintamani mampu mencuri hati ahli kopi disana ”terangya
Bagikan Berita Ini: