Gerbangdesigot di Desa Gunung Bau
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Gerbangdesigot di Desa Gunung Bau

K
Admin Bangli
08 September 2014
1,143 Dilihat
Gerbangdesigot di Desa Gunung Bau
Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum didampingi sejumlah pimpinan SKPD Kabupaten Bangli, Sabtu (6/9) kembali melaksanakan Gerakan Pembangunan Desa Sistem Gotong Royong (Gerbangdessigot) di Desa Gunung Bau, Kecamatan Kintamani Bangli. Gerbangdessigot merupakan kegiatan rutinitas bulanan Bupati Bangli bersama jajaran turun ke desa untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
 
Bupati Bangli I Made Gianyar pada kesempatan itu menyampaikan, ciri dari pelaksanaan Gerbangdessigot adalah pengalokasian dana yang besar ke desa. Salah satunya adalah Alokasi Dana Desa (ADD) dan Gerbang Gita Santi. Bahkan menurut Bupati asal Desa Bunutin Kintamani ini, ADD yang dikucurkan ke desa, rata-rata diatas 500 juta, bahkan ada desa yang mendapatkan diatas 1 milyar, tergantung jumlah penduduk dan luas wilayah. Gerbang Gita Santi merupakan program yang diberikan dalam bentuk hibah yang diarahkan kepada kelompok masyarakat desa untuk kegiatan-kegiatan pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur desa. Program ini sejenis dengan program PNPM Mandiri Pedesaan pusat, versi Kabupaten Bangli. Dalam Gerbang Gita Santi ini, lanjut Bupati Made Gianyar, desa dituntut mampu mengidentifikasi masalahnya didesa, dan menuagkannya dalam bentuk proposal. Maksimal dana yang bisa diakses dalam Gerbang Gita Santi adalalah Rp 200 juta.
 
Lebih lanjut Bupati Made Gianyar mengatakan, semenjak diberlakukan sejak 2011, atau kurang dari setahun semenjak dirinya dilantik menjadi Bupati  Bangli didampingi Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, kebijakan pengalokasian ADD yang besar kedesa, cukup dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Betapa tidak, banyak kegiatan bisa dilakukan desa, utamannya pembangunan fisik maupun non fisik yang didanai melalui ADD. Kata Made Gianyar, desa merupakan ujung tombak pembangunan, jika Bangli mau maju, desa-desanya terlebih dahulu harus dimajukan. Gerbangdessigot merupakan model pembangunan yang mengedepankan partisipasi masyarakat, sesuai dengan visi pembangunan Bangli, yakni Membangun Bali Dari Bangli, Membangun Bangli Dari Desa dan Membangun Desa Dari Keluarga. “Kita berharap, Gerbangdessigot secara bertahap mampu mengatasi berbagai permasalahan di Kabupaten Bangli”harapnya.
 
Gerbangdessigot yang dipusatkan di wantilan Pura Puseh setempat, diawali dengan kegiatan gotong royong bersama Bupati Bangli dan jajaran bersama masyarakat. Dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah warga kurang mampu dan pembukaan Taman Gita Santi. Dalam acara Gerbangdessigot ini Bupati Bangli Made Gianyar juga menyerahkan dana Gerbangdessigot sebesar Rp 100 juta kepada perbekel Desa Gunung Bau I Wayan Armawan, penyerahan bantuan sembako oleh B3S Kab Bangli kepada Nang Gejer, bantuan bedah rumah Disosnakertras Kab Bangli kepada Ketut Rasta, bantuan CSR Bank Pasar Bangli kepada Nyoman Carma.
 
Sementara itu perbekel Desa Gunung Bau Wayan Armawan menyampaikan, pihaknya sangat menyambut antusias pelaksanaan Gerbangdessigot di Desa Gunung Bau. “Program ini sudah lama dinanti-nanti oleh masyarakat, karena dalam Gerbangdessigot masyarakat bisa bertatap muka langsung dengan bupati dan jajarannya, dan menyampaikan keluh kesah secara langsung. Jadi ini adalah program yang sangat merakyat”ungkapnya. Sembari menambahkan, dalam program Gerbangdessigot kali ini, seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli melaksanakan pelayanan system jemput bola. Diantaranya, Dinas Kesehatan Kab Bangli melaksanakan pengobatan gratis, BLH Kabupaten Bangli mengumpulkan sampah plastik dan mendistribusikan 500 Kg pupuk organic, Dinas P2 Kab Bangli melaksanakan vaksinasi rabies, Dinas PU Kab Bangli melaksanakan pemerataan areal Pustu, Disperindag Kab Bangli melaksanakan pendataaan industri kecil dan potensi desa, Disdukcapil Kab Bangli melaksanakan pelayanan akta kependudukan dan Kantor Perpustakaan Kab Bangli melaksanakan pembinaan tata kearsipan.
Bagikan Berita Ini: