Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat SMP, Duta Bangli SMPN 2 Tembuku Dinilai Tim Provinsi
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat SMP, Duta Bangli SMPN 2 Tembuku Dinilai Tim Provinsi

K
Admin Bangli
14 October 2014
633 Dilihat
Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat SMP, Duta Bangli SMPN 2 Tembuku Dinilai Tim Provinsi
Sebagai duta Kabupaten Bangli dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat SMP tahun 2014 tingkat Provinsi Bali, SMPN 2 Tembuku, Kecamatan Tembuku Bangli, Senin (13/10) dinilai oleh tim penilai provinsi. Kedatangan tim penilai yang diketuai oleh Dra. Gusti Agung Ayu Mertha Dhyani Dewi, M.Si di Kabupaten Bangli, disambut oleh Asisten I Sekda Kabupaten Bangli Drs. I Wayan Lawe, MM, Muspika Kecamatan Tembuku, Kadisdikpora Kabupaten Bangli Drs. Nyoman Sumantra, M.Ag, Kepala SMPN 2 Tembuku Made Degdeg, S.Pd.,M.Pd dan keluarga besar SMPN 2 Tembuku.
 
Ketua tim penilai Gusti Agung Ayu Mertha Dhyani Dewi mengatakan, LSS merupakan salah satu program yang terintegrasi dan berkesinambungan dengan melibatkan lintas sektor, sehingga perlu digalakkan untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. Karena kita menyadari, untuk dapat belajar dengan efektif, peserta didik memerlukan kesehatan dan lingkungan yang baik, sehingga perlu dukungan semua pihak untuk mewujudkan keterpaduan instansi terkait yang yang ada korelasinya dengan program UKS.
 
Dikataka jug, LSS merupakan salah satu alternatif untuk  mengembangkan dan memotivasi tim Pembina UKS serta tim pelaksana UKS dalam pelaksanaan program UKS yang inovatif dan kreatif. Menurutnya, salah satu indikator sekolah sehat adalah memiliki kantin sehat yang menjadi program pengembangan prioritas UKS untuk mewujudkan keamanan pangan jajanan anak sekolah. Terlebih, pelaksanaan pendidikan kesehatan pada jenjang sekolah dasar diberikan untuk meningkatkan pengetahuan penanaman nilai dan sikap positif terhadap prinsip hidup sehat. Sedangkan pelaksanaan pelayanan kesehatan lebih mengutamakan kegiatan yang bersifat peningkatan (promotif) dan pencegahan (preventif) serta pengobatan sederhana (kuratif). Kata Dewa Beratha, juara dalam lomba ini bukanlah menjadi tujuan akhir, tetapi bagaimana kegiatan ini member dampak positif bagi meningkatnya derajat kesehatan peserta didik dan terwujudnya sekolah sehat yang mandiri. “Itu target kita melalui kegiatan ini”terangnya.
 
Sementara itu Asisten I Sekda Kabupaten Bangli Wayan Lawe pada kesempatan itu mengatakan, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) telah memainkan peran penting dalam membentuk kesadaran untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. Karena untuk dapat belajar dengan baik dan efektif, peserta didik memerlukan lingkungan dan kesehatan yang baik. Oleh karenannya, upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan yang ditujukan kepada peserta didik, merupakan salah satu mata rantai yang penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan penduduk.
 
Lebih dalam Wayan Lawe menyampaikan,UKS merupakan wahana untuk meningkatkan kemampuan hidup bersih dan sehat peserta didik dalam rangka meningkatkan prestasi belajar siswa. Menurutnya, pembinaan dan pengembangan program UKS adalah upaya meningkatkan pendidikan dan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan, Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan beserta seluruh jajarannya. Pemerintah Kabupaten Bangli dalam hal ini, menaruh harapan besar program UKS dapat mewujudkan anak didik yang memiliki prilaku hidup bersih dan sehat secara mandiri, sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara optimal menjadi manusia yang berkualitas. “Kita berharap melalui kegiatan ini, tim penilai tidak saja melakukan penilaian, tetapi juga lebih mengedepankan pembinaan dan evaluasi. Sehingga harapan kita, program UKS bisa memainkan perannya dengan baik, untuk menyehatkan dan mencerdaskan peserta didik di sekolah. “Mudah-mudan ini dapat terwujud”harapnya.
Bagikan Berita Ini: