Penilaian Sekolah Sehat Tingkat Provinsi di SMKN 1 Bangli
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Penilaian Sekolah Sehat Tingkat Provinsi di SMKN 1 Bangli

K
Admin Bangli
30 October 2014
1,333 Dilihat
Penilaian Sekolah Sehat Tingkat Provinsi di SMKN 1 Bangli
Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan sejak dini pada generasi muda yang di mulai dari sekolah, Rabu (29/10) kemarin melalui Bagian Kesra Setda Kabupaten Bangli digelar  acara penilaian Lomba sekolah Sehat tingkat Provinsi di SMK N 1 Bangli. Acara yang di gelar di lapangan sekolah SMK N 1 Bangli dihadiri oleh Bupati Bangli, Tim Penilai Provinsi yang dipimpin oleh Kepala Biro Kesra Provinsi Bali, Asisten Satu Setda Kabupaten Bangli, Kadisdikpora Kabupaten Bangli, Kabag Kesra, Guru dan siswa SMKN 1 Bangli.
Kepala Sekolah SMK N 1 Bangli I Gede Aster dalam laporanya menyampaikan budaya hidup sehat harus dilaksanakan sejak dini oleh semua pihak termasuk oleh siswa di sekolah. Pembinaan hidup sehat disekolah di berikan melalui kegiatan peningkatan pengetahuan, penanaman nilai dan sikap positif terhadap prinsip hidup sehat dan ketrampilan dalam melaksanakan hal yang berkaitan dengan pemeliharaan , pertolongan dan perwatan kesehatan sertan dan pemeliharaan lingkungan dengan tema “melalui lomba sekolah sehat kita wujudkan warga sekolah berkwalitas yang sehat jasmani, rohani, serdas, trampil, kompetitif, berkarakter da mandiri. Ditambahkan saat ini SMKN 1 Bangli memiliki siswa kelas X sebanyak 278, Kelas XI 245, XII 246 jumlah keseluruhan 769 siswa dengan tenaga pengajar sebanyak 99 orang termasuk tenaga Kontrak Provinsi. Dengan berbagai prestasi tingkat Kabupaten dan Provinsi.
Sementara Bupati Bangli I Made Gianyar sangat Mengapresiasi bahwa SMK N 1 Bangli telah mampu  melaksanakan Program Sekolah dengan baik. UKS merupakan salah satu program yang telah ditetapkan standar pelayanan minimal melalui Kepmenkes No. 1457 tahun 2003 tentang standar pelayanan minimal bidang kesehatan di Kabupaten/Kota. “Yang artinya program ini wajib dilakukan oleh seluruh kabupetn /Kota di seluruh Indonesia secara lebih oftimal” pungkasnya.
Lanjut sesuai dengan kebijakan umum UKS penyelenggaraan upaya pelayanan kesehatan dilakukan secara menyeluruh baik yang meliputi upaya (promotif) peningkatan kesehatan, (Preventif) pencegahan dan kuratif yaitu pengobatan maupun Rehabilitasi atau pemulihan. “Tentu hal yang penting dalam dunia kesehatan yaitu lebih mengutamakan unsur pencegahan dari pada pengobatan karena dalam pencegahan terdapat unsur Knowlage yang bermuara pada ilmu pengetahuan. Sedangkan pengobatan hanya merupakan Domain ari tenaga kesehatan” imbuhnya made Guianyar.
Berikutnya Peningkatan kesehatn sekolah ditujukan kepada peserta didik yang merupakan mata rantai yang pending dalam meningkatkan kualitas penduduk. Penduduk merupakan modaldasar pembangunan nasioal yang btentunya harus sehat secara fisik da jasmani yan dalam ajaran agama hindu dikenal dengan Tri Pramana yaqiti bagaimana menjaga Pikiran tetap sehat, Menjaga Perkataan tetap sehat dan menjaga perbuatan tetap sehat. Konsep tersebut harus kita terapkan karena kita sebagai mahluk mulya yang paling sempurna dari mahluk lain ciptaan tuhan. Oleh karena itu pelaksanaan program UKS harus betul-betul diteroapkan di sekolah bahkan sampai di lingkungan rumah masin masing. “Selanjutnya kepada tim penilai Bupati Bangli berharap dapat melakukan penilaian secara obyektif untuk dapat mewakili Bali ti tingkat nasionalmeski pun mulai Januari 2015 atus SMK N 1 Bangli akan diserahkan kembali penglolaanya di kabupaten Bangli bukan lagi di Provinsi” tandasnya 
Kepala Biro Kesra Provinsi Bali I Dewa Putu Beratha,M.Si menyampaikan Lomba UKS kali ini merupakan sarana pembinaan, pengembangan dan evaluasi pelaksanaan program usaha kesehatansekolah serta dapat memberikan motivasi kepada setiap sekolah untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas anak didik. Seirikdengan kompleksitasnya persoalan yang dialami anak didik di sekolah dan para remaja lainnya seperti kebiasan merokok, penyalahgunaan narkoba, seks pranikah dan tindakan kreminalitas yang sangat membutuhkan perhatian bersama dalam penangananya secara serius dan terpadu serta berkelanjutan baik dari pemerintah dan masyarakat utamanya masyarakat sekolah untuk meningkatkan restasi anak didik. “Melalui lomba ini saya mengajak seluruh komponen khususnya masyarakat sekolah untuk melaksanakan Trias UKS dengan baik yakni pendidikan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat serta meningkatkanprilaku hidup bersi dan sehat sehingga dapat tercapai prestasi
 anak yan optimal” tandasnya.
“Upaya yang dilakukan tentun sangat dipengaruhi oleh kerjasama tim dan pendamping serta seksi yang ada sehingga sangat diharapkan seksi yang sudah terbentuk dapat di SK kan sehingga tugas yang di laksanakan dapat berkelanjutan bukan hannya untuk keperluan lomba” Imbuhnya
Bagikan Berita Ini: