Peringatan Gugurnya Kapten TNI Anak Agung Gede Anom Mudita
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Peringatan Gugurnya Kapten TNI Anak Agung Gede Anom Mudita

K
Admin Bangli
21 November 2014
2,556 Dilihat
Peringatan Gugurnya Kapten TNI Anak Agung Gede Anom Mudita
Peringatan Gugurnya Kapten TNI Anak  Agung Gede Anom Mudita yang diperingati setiap tanggal  20 Nopember , peringatan yang dilaksanakan pada hari kamis (20/11) bertempat  di Tugu  Pahlawan Penglipuran Bangli, Upacara  peringatan gugurnya Kapten TNI Anak Agung  Gede Anom Mudita  dipimpin langsung  oleh Bupati Bangli I Made Gianyar sebagai Inspektur  upacara  diikuti oleh  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bangli, Veteran ,Pimpinan SKPD di Lingkungan Pemkab.Bangli, Pegawai di lingkungan Pemkab.Bangli,TNI/Polri dan para siswa.
 
 Rangkaian Peringatan gugurnya Kapten TNI Anak  Agung Gede Anom Mudita diawali dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan UUD, Panca Marga, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara dan penyerahan bingkisan pada para Veteran.
 
Riwayat hidup dan perjuangan Kapten TNI Anak Agung Gede Anom Mudita, lahir pada tahun 1924, di Puri Kilian Bangli bersaudara enam orang.  Riwayat pendidikan Holland Inlandsche School (HIS) Sekolah Dasar Belanda Siladarma Klungkung tahun 1930 s/d 1937, Handels Vak School ( HVS) Sekolah Dagang Belanda di Surabaya, Malangse Handel School Sekolah Vak di Malang Jawa Timur,Kaderschool di Magelang tahun 1940.
 
Riwayat Perjuangan Zaman Pendudukan Belanda sebagai Kader Prayoga melawan Jepang di Jawa Tengah ditawan di Cilacap, Zaman Pendudukan Jepang, Terjun ke organisasi Pemuda Zainendan  Jepang sebagai Anco, Pelatih Kepolisian Jepang ( Jumpo ) di Singaraja. Zaman Revolusi mempertahankan Kemerdekaan RI : Pimpinan BKR ( badan keamanan rakyat), Pimpinan TKR ( tentara keamanan rakyat ) Bangli, Pimpinan Markas Besar ( MB ) DPRI Bangli ,memimpin pasukan bergabung dengan pasukan resimen Ngurah Rai dibawah pimpinan  I Gusti Ngurah Rai mengadakan “ Long March “ ke Gunung Agung, bergabung dengan pasukan Buleleng  mengadakan penyerangan terhadap Tangsi Belanda di Banyumala, Mengadakan pertempurandi Desa Penglipuran dengan Serdadu Belanda dan antek – anteknya tepatnya pada tanggal 20 Nopember 1947 dalam puputan tersebut. Anak Agung Gede Anom Mudita gugur, sebelum gugur Anak Agung Gede Anom Mudita masih sempat meneriakkan semangat perjuangan yang tak kunjung padam yaitu “ MERDEKA SERATUS PERSEN “
 
Disela – sela acara peringatan gugurnya Anak Agung Gede Anom Mudita  tersebut  Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan bahwa setiap tanggal 20 Nopember  kita mengadakan upacara memperingati Gugurnya Kapten TNI Anak Agung  Gede Anom Mudita salah satu  pejuang bangsa yang telah memperjuangkan jiwa dan raganya  untuk kemerdekaan ini , Bangsa Indonseia memiliki perjalanan panjang . Salah satu putra Bangsa yang gugur dalam memperjuangkan Bangsa Indonesia  adalah Kapten TNI Anak Agung  Gede Anom Mudita . Kita harapkan sepirit perjuangan  Beliau, Kita sebagai generasi  penerus  Bangsa  supaya bisa memberikan yang terbaik  yang pertama buat diri kita sendiri,  terbaik bagi keluarga kita , terbaik bagi  pemerintah Kabupaten Bangli/ Provinsi  dan terbaik bagi Bangsa Indonesia kita  . Dan semoga peringatan ini menjadi sepirit bagi kita semua di Kabupaten Bangli  untuk melanjutkan perjuangan Beliau dan untuk mengenang jasa – jasanya serta memberikan penghormatan kepada jasa- jasa beliau.
 
Upacara peringatan gugurnya Kapten TNI Anak Agung  Gede Anom Mudita  juga diisi dengan peletakan karangan bunga dan tabur bunga di Tugu Pahlawan Penglipuran
Bagikan Berita Ini: