Upacara melaspas, mendem pedagingan yang dilaksanakan pada hari sabtu ( 22/11) bertepatan dengan merayakan hari tumpek wariga yang dikenal dengan tumpek pengatag merupakan upacara persembahan kepada tumbuh – tumbuhan yang berperan penting terhadap kehidupan manusia, tumpek ini yang dikenal dengan tumpek uduh yang merupakan awal dari rerentetan hari raya Galungan dimana tumpek uduh atau tumpek bubuh ini jatuh 25 hari sebelum hari Raya Galungan.
Ketuan Kelian Subak setempat I Wayan Wijana menyampaikan pembangunan Pura Subak ini sudah berlangsung dari tahun 2000 dengan menghabiskan dana 450 juta yang berasal dari iuran warga setempat, para donator, Pemerintah Daerah, dan dari Provinsi , pengempon Pura subak terdiri dari 55 Penagrep KK , yang luas areanya 65 ha dan tanaman yang dominan ditanam meliputi : jeruk, kopi dan holtikultura.Prosesi upacara melaspas dan mendem pedagingan di Pura Subak Abian Tri Kaya Nadi Banjar Lampu Desa Catur dipuput oleh Pemangku setempat. Acara dihadiri juga Camat Kintamani, Perbekel Desa Catur , Kabid Dinas P3 dan Warga setempat.
Pelaksanaan upacara melaspas dan mendem pedagingan yang dilaksanakan di Pura Subak Abian Tri Kaya Nadi Banjar Lampu Desa Catur Kec, Kintamani mendapat apresiasi dari Bupati Bangli Bangli I Made Gianyar Menurutnya sebesar apapun upacara yang digelar akan terasa ringan jika dilandasi dengan rasa tulus iklas, kebersmaan dan semangat gotong –royong , semangat warga masyarakat untuk membangun daerahnya sangat tinggi , mudah – mudahan dengan telah dibangunnya Pura Subak ini, bisa menambah penghasilan dan selalu mendapat kesejahteraan para pengempon Pura Subak ini.
Pada kesempatan tersebut Bupati Bangli juga menyerahkan punia dan diakhiri dengan persembahyangan bersama.