Menteri Koperasi dan UKM serahkan 2000 paket sembako untuk enam Desa dalam Gerbangdesogot di Desa Awan
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Menteri Koperasi dan UKM serahkan 2000 paket sembako untuk enam Desa dalam Gerbangdesogot di Desa Awan

K
Admin Bangli
01 December 2014
276 Dilihat
Menteri Koperasi dan UKM serahkan 2000 paket sembako untuk enam Desa dalam Gerbangdesogot di Desa Awan
Percepatan pembangunan di Desa awan, melalui program Gerbangdesigot yang menjadi program bulanan Bupati Bangli turun ke-desa untuk membangun Kabupaten Bangli dari Desa dan membangun Desa dari keluarga, Jumat (28/11) dimeriahkan oleh kunjungan Menteri Koperasi dan UKM yang menyerahkan bantuan 2000 paket sembako untuk enam desa dikintamani. Acara yang dipusatkan di areal Wantilan Br. Awan Desa awan Kabupaten Bangli dihadiri oleh tamu kehormatan Menteri Koperasi UKM AA Ngurah Puspayoga berserta nyonya Ayu Bintang Puspayoga, Sekretaris Menteri UKM Agus Muharam, Deputi menteri bidang pemasaran dan jaringan usaha Ibu Emelia Suhaeni, Deputi menteri Bidang Produksi I Wayan Dipta, Bupati Bangli I Made Gianyar beserta nyonya Erik Gianyar, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta beserta nyonya Sariasih Sedana Arta dengan jajaran SKPD di kabupaten Bangli dan masyarakat desa awan. Bantuan peket sembako yang diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM AA Ngurah Puspayoga  untuk enam desa diantaranya Desa Awan, Serai, Gunung Bau,  Bunutin, Ulian dan Lembean. Selain bantuan dari menteri Koperasi dan UKM, Bupati Bangli juga menyerahkan bantuan berupa dana Gerbangdesigot, dana CSR Bank pasar yang diterima oleh perbekal Desa awan Sang Nyoman Putra Erawan, bantuan Bedah rumah diterima oleh I Nyoman Warta, tongkat ketiak diterima Ni Wayan Reti, kursi roda diterima oleh I Wayan Tangkil, paket sembako dari K3S dan Hardy's diterima oleh I Nyan Luwes dan I Wayan Jawi.
 
Bupati Bangli dalam sambutannya menyampaikan Gerbangdesigot adalah salah satu upaya untuk membangun Bangli dari desa yang intinya adalah menyerap aspirasi masyarakat secara langsung setiap bulannya. Saat ini yang menjadi sasaran adalah Desa Awan,  banyak program kegiatan yang dapat dilakukan yang berkaitan dengan motto pembangunan dengan empat pilarnya  yaitu pilar kesehatan, Pendidikan, Ekonomi dan lingkungan hidup, disamping umtuk menjalin silahturahmi antara para pemangku kebijakan di kabupaten dengan masyarakat sehingga apa yang menjadi permasalahan di desa dapat nyambung dan diselesaikan secara lebih cepat dan tepat sasaran.
Berkaitan dengan kunjungan bapak menteri Koperasi dan UKM, disampaikan bahwa saat ini di kabupaten Bangli telah terdapat 271 koperasi yang tersebar di empat kecamatan yaitu 99 koperasi di kecamatan Bangli, 77 di kecamatan Kintamani, 47 di kecamatan Tembuku dan 47 lagi di kecamatan Susut. Hanya sayangnya dari sekian banyaknya koperasi yang ada di kabupaten Bangli 44 di antaranya berjalan tidak sehat, selebihnya berjalan dengan sangat baik. "Salah satunya adalah koperasi yang ada di desa Awan merupakan koperasi yang berjalan dengan baik. Sehingga banyak manfaat yang di rasakan oleh masyarakat setempat" Imbuhnya. “Kami berharap dibawah kendalai Kementerian Koperasi Dan UKM kedepan Masyarakat khususnya UKM di Kabupaten Bangli bisa mendapat perhatian dari kementerian dan jajarannya” harap Made gianyar.
 
 
Sementara itu Mentei Koperasi dan UKM AA Ngurah Puspayoga dalam sambutannya sangat mengapresiasi program yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Bangli dengan nama Gerbangdesigot yang dilandasi dengan semangat gotong royong, banyak makna yang terkandung dalam gotong royong baik itu kebersamaan, persatuan dalam keanekaragaman dan masih banyak lagi makna lainnya untuk bersama-sama mewujudkan suatu tujuan bersama. Koperasi termasuk gotong royong didalamnya karna disana terdapat kebersamaan dalam sebuah wadah organisasi untuk mewujudkan kesejahteraan bersama. Telah disampaikan Kabupaten Bangli memiliki koperasi sebanyak 271 yang tersebar di empat kecamatan, dari jumlah tersebut dikatakan 44 di antaranya berjalan tidak sehat dan sisanya berjalan sangat baik dan telah banyak memberi manfaat untuk kesejahteraan masyakat ini membuktikan pada dasarnya kabupaten Bangli sudah cukup baik dalam penerapan program perkoperasian sehingga dimasa yang akan datang keberhasilan ini harus terus ditingkatkan dengan mengumpulkan kelompok-kelpok UKM dengan omset 300 juta ke bawah yang nantinya dapat di usulkan ke kementerian koperasi dan UKM untuk dapat diberikan bantuan dana bergulir. "Semakin banyak koperasi yang terbentuk akan semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya, sejalan dengan program kabupaten bangli membangun Bangli dari desa masyarakatnya sejahtera kabupaten bangli pun akan maju"Tandasnya. Tambahnya lagi "Kedepan kita harus lebih cerdas dalam memberikan bantuan, mana masyarakat yang harus diberikan kail, mana yang harus diberikan ikan sehingga bantuan tersebut nantinya bisa lebih tepat sasaran"harap AA Puspayoga.
Bagikan Berita Ini: