Gerbangdesigot Di Desa Bayung Cerik
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Gerbangdesigot Di Desa Bayung Cerik

K
Admin Bangli
23 February 2015
1,043 Dilihat
Gerbangdesigot Di Desa Bayung Cerik
Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum didampingi sejumlah pimpinan SKPD Kabupaten Bangli, Jumat (20/2) kembali melaksanakan Gerakan Membangun Desa Sistem Gotong Royong (Gerbangdessigot) di Desa Bayung Cerik, Kecamatan Kintamani Bangli. Pada kesempatan itu Bupati Made Gianyar menekankan agar pimpinan SKPD lebih banyak bekerja diluar kantor, sehingga mereka bisa lebih mengenali  permasalahan maupun potensi yang berkembang dimasyarakat. Sehingga saat membuat program kerja tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kita ingin pimpinan SKPD lebih banyak bekerja dan bertugas diluar kantor untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat ucap Bupati Made Gianyar sembari menambahkan, Gerbangdessigot merupakan kegiatan rutinitas bulanan yang ia rancang untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
 
Lebih dalam Bupati Bangli I Made Gianyar menekankan, ciri dari pelaksanaan Gerbangdessigot adalah pengalokasian dana yang besar ke desa. Salah satunya adalah Alokasi Dana Desa (ADD) dan Gerbang Gita Santi. Bahkan menurut Bupati asal Desa Bunutin Kintamani ini, ADD yang dikucurkan ke desa, rata-rata diatas 500 juta, bahkan ada desa yang mendapatkan diatas 1 milyar, tergantung jumlah penduduk dan luas wilayah. Gerbang Gita Santi merupakan program yang diberikan dalam bentuk hibah yang diarahkan kepada kelompok masyarakat desa untuk kegiatan-kegiatan pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur desa. Program ini sejenis dengan program PNPM Mandiri Pedesaan pusat, versi Kabupaten Bangli. Dalam Gerbang Gita Santi ini, lanjut Bupati Made Gianyar, desa dituntut mampu mengidentifikasi masalahnya didesa, dan menuangkannya dalam bentuk proposal. Maksimal dana yang bisa diakses dalam Gerbang Gita Santi adalalah Rp 200 juta.
 
Lebih lanjut Bupati Made Gianyar mengatakan, semenjak diberlakukan sejak 2011, atau kurang dari setahun semenjak dirinya dilantik menjadi Bupati  Bangli didampingi Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, kebijakan pengalokasian ADD yang besar kedesa, cukup dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Betapa tidak, banyak kegiatan bisa dilakukan desa, utama nya pembangunan fisik maupun non fisik yang didanai melalui ADD. Kata Made Gianyar, desa merupakan ujung tombak pembangunan, jika Bangli mau maju, desa-desanya terlebih dahulu harus dimajukan. Gerbangdessigot merupakan model pembangunan yang mengedepankan partisipasi masyarakat, sesuai dengan visi pembangunan Bangli, yakni Membangun Bali Dari Bangli, Membangun Bangli Dari Desa dan Membangun Desa Dari Keluarga. Kita berharap, Gerbangdessigot secara bertahap mampu mengatasi berbagai permasalahan di Kabupaten Bangli harapnya.
 
Gerbangdessigot yang dipusatkan di wantilan setempat, diawali dengan kegiatan gotong royong bersama Bupati Bangli dan jajaran bersama masyarakat. Dilanjutkan dengan penyerahan dana Gerbangdessigot oleh Bupati Bangli sebesar Rp 100 juta kepada Pj. Perbekel Desa Bayung Cerik Nengah Gampil Asmara, penyerahan bantuan CSR Bank Pasar Bangli kepada Komang Artawan, penyerahan bantuan sembako dari Dinas Sosial kepada Wayan Sumatra dan penyerahan bantuan 10 paket sembako dari Hardys kepada Rumah Tangga Miskin (RTM) Desa Bayung Cerik yang diterima secara simbolis oleh Dadong Mosrok.
 
Saat pelaksanaan Gerbangdessigot, SKPD dilingkungan Pemkab Bangli juga melaksanakan pelayanan jemput bola seperti pelayanan akte kependudukan oleh Disdukcapil Kab Bangli, pelayanan kesehatan gratis oleh Diskes Kab Bangli, pembinaan KDRT oleh BPPKB Kab Bangli, gerakan kebersihan lingkungan desa oleh Dinas Tata Kota Kab Bangli, pembinaan kearsipan oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kab Bangli, pembinaan Sistem Pengendalian Intern oleh Inspektorat Kab Bangli, sosialisasi kartu pencari kerja oleh Disosnakertrans Kab Bangli dan vaksinasi rabies oleh Dinas P2 Kab Bangli.
 
Bagikan Berita Ini: