Bupati Bangli Buka Pelatihan Perbekel Dan Sekretaris Desa Se-Kabupaten Bangli Tentang Manajemen Dan Tatakelola Keuangan Desa
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Bupati Bangli Buka Pelatihan Perbekel Dan Sekretaris Desa Se-Kabupaten Bangli Tentang Manajemen Dan Tatakelola Keuangan Desa

K
Admin Bangli
25 March 2015
376 Dilihat
Bupati Bangli Buka Pelatihan Perbekel Dan Sekretaris Desa Se-Kabupaten Bangli Tentang Manajemen Dan Tatakelola Keuangan Desa
Humas Bangli,

Dalam upaya menindak lanjuti Undang-undang Desa dan meningkatkan SDM di pemerintahan paling bawah yaitu Desa, Selasa (24/3) melalui Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangli  menggelar Acara Pelatihan bagi Perbekel dan Sekretaris Desa. Acara yang di gelar di gedung SKB Kabupaten Bangli di hadiri oleh Bupati Bangli, Kepala BPMPD, Inspektorat, Asisten I, kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kab Bangli, Pendamping dari Kodim 1626 Bangli, Perbekel dan Sekdes sekabupaten Bangli.
Kepala bagaian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Bangli Pasek Lanang Sadia menyampaikan kegiatan ini adalah salah satu upaya menindak lanjuti dari Undang-undang Desa, tentunya kita harus mempersiapkan SDM yang ;lebih baik. Kabupaten Bangli telah cukup banyak mengelontorkan ADD ke Desa, oleh karena itu harus didukung pula oleh SDM yang memadai. Lanjut, kegiatan ini kita laksanakan setiap Tahun namun pola yang diterapkan kali ini adalah Pesertanya baik Perbekel dan Sekdes di laksanakan secara bersama-sama. “hal ini tentu dengan harapan perbekel dan sekdes dapat memiliki pemahaman yang sama, menyamakan persepsi serta meningkatkan wawasan selaku koordinator pelaksana kegiatan di desa dapaat dilaksanakan dengan maksimal” kata Pasek lanang. Lebih lanjut pasek menyampaikan kegiatan pelatihan secara bersama ini perbekel dan Sekdes dapat menyelesaikan APBDES yang tentunya sesuai dengan perubahan permendagri 113 tahun 2014 sehingga ADD yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bangli tidak terlambat diserap dsan direncanakan di desa. Tujuan dari pelaksanaan pelatihan bersama ini adalah untuk dapat secara cepat menyesuaikan aturan yang baru permendagri 113 yang aut putnya setiap desa dapat mencairkan APBDES sesuai dengan kegiatan di desa masing-masing. Jumlah peserta pelatihan kali ini adalah sebanyak 136 dari seluruh desa di 4 kecamatan di kabupaten Bangli yang di mulai hari ini selama tiga hari kecuali perbekel karena pertimbangan pelayanan pada masyarakat di desa masing-masing.
Bupati Bangli I Made Gianyar,SH.M.Hum dalam sambutanya menyampaikan kehidupan akan berjalan terus, dalam perjalanan tersebut akan selalu ada perubahan, waktu berubah, tahun berubah dan aturan oun berubah. Hal itu menyebabkan kita sebagai manusia dan aparatur Negara sudah menjadi kewajiban untuk selalu meninmgkatkan kemampuan adalam upaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Menurut demensi pembukuan ada yang namanya buka buku dan tutup buku hal itu juga berlaku untuk Dinas dan pemerintahan. Diawal ADD yang di gelontorkan ke Desa  hanya bisa di terapkan untuk Dinas saja akan tetapi setelah berjalan ADD sudah mulai bisa memasuki sisi lain dari kegiatan di Desa tentunya yang sesuai dengan Aturan yang ada. “ADD juga telah bisa menyentuh bidang kemasyarakatan termasuk adat” kata made gianyar. Lebih lanjut Made gianyar menyampaikan salah satu cirri dari orang maju adalah orang yang bergerak ditandai dengan adanya uang. “ADD yang sudah digelontorkan bukanlah beban dan menjadi pekerjaan yang sulit bagi Aparatur Desa, yang sulit itu adalah berbuat dengan jujur” tegas Gianyar. Salah satu upaya untuk dapat melaksanakan ntugas dengan baik adalah selalu berada dalam bingkai aturan, jika sudah sesuai aturan baik aparatur dan pemerintah akan dapat melaksanakan tugas dengan nyaman dan akan menimbulkan kebahagiiaan dalam arti luas. Lanjut Made Gianyar mengharapkan denga dilaksanakanya pelatihan secara bersama kali ini segala sesuatu urusan APBDES dapat selesai di tempat sehingga kegiatan ini dapat menghasilkan sesuatu untuk pemerintahan di tingkat Desa. “Kunci dari keberhasilan dalam pembangunan di Desa adalah Perbekel dan Sekdesnya mempunyai pemahaman yang sama dan yang paling penting adalah selalu akur sehingga pelayanan akan dapat lebih maksimal” Kata ginyar. 
Bagikan Berita Ini: