Untuk memastikan Ujian Nasional tingkat SMP di Kabupaten Bangli berjalan dengan baik, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Kadisdikpora Kabupaten Bangli I Nyoman Suteja serta Forkompinda Kabupaten Bangli, Senin (4/5) memantau pelaksanaan Ujian Nasional disejumlah sekolah SMP di Kabupaten Bangli. Salah satu sekolah yang ditinjau Wabup bersama jajaran adalah SMPN 1 Bangli.
Kadisdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja mengatakan, Ujian Nasional tingkat SMP di Kabupaten Bangli tahun ini diikuti oleh 3.463 siswa dari 28 SMP reguler dan 5 orang siswa dari 1 SMPLB. Kata dia, hingga hari pertama pelaksanaan ujian tingkat SMP di Kabupaten Bangli secara umum berjalan dengan baik, dengan distribusi soal yang berjalan lancar serta kehadiran peserta mencapai 100%. Meskipun sebelumnya ada kekhawatiran ada satu siswi di SMPN 1 Susut atas nama Kadek Juniasih yang diragukan bisa mengikuti UN akibat mengalami kecelakaan yang mengakibatkan patah tulang. Namun informasi terakhir dari pihak sekolah menyampaikan siswa bersangkutan bisa mengikuti ujian meskipun harus menggunakan kursi roda. Hal ini menandakan keseriusan dan pentinggnya UN sebagai salah satu dari tolak ukur kemampuan siswa terlepas dari kebijakan baru pemerintah yang tidak lagi menjadikan UN mutlak sebagai syarakat kelulusan siswa. Dikatakan juga, UN tingkat SMP di Kabupaten Bangli tahun ini akan berlangsung dari tanggal 4 sampai dengan 7 Mei 2015. Ada empat mata pelajaran yang di ujikan yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA.
Sementara itu Wabup Sedana Arta pada kesempatan itu menyampaikan, dari hasil pantauan selama ini dari UN tingkat SMA/K dan hingga hari pertama pelaksanaan UN tingkat SMP, secara umum berjalan dengan baik dan lancar. Terlebih pelaksanaan UN tahun ini beriringan dengan hari pendidikan nasional. Hal ini hendaknya menjadi spirit bahwa banyak hal yang bisa dilakukan melalui pendidikan. Lajut Sedana Arta, sejatinya kekayaan bangsa Indonesia bukan pada melimpahnya Sumber Daya Alam (SDA) yang tersedia, melainkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang harus diarahkan untuk bisa bersaing dan berkarakter pancasila. “Kita berharap dengan pendidikan yang berkualitas, kedepan bangsa Indonesia memiliki daya saing yang tinggi untuk kesejahteraan bangsa”harapnya.