Penutupan PEDA KTNA Provinsi Bangli Ke XXV
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Penutupan PEDA KTNA Provinsi Bangli Ke XXV

K
Admin Bangli
15 May 2015
448 Dilihat
Penutupan PEDA KTNA Provinsi Bangli Ke XXV
Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (Peda KTNA) merupakan suatu forum pertemuan dan sebagai sarana kegiatan belajar mengajar, tukar menukar informasi serta pengalaman antara petani nelayan, peneliti dan penyuluh, sehingga dapat membangkitkan semangat serta kemandirian petani nelayan sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan. Sehingga Peda merupakan kegiatan strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. Demikian dikatakan Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum saat penutupan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (Peda KTNA) Provinsi Bali ke-XXV di lapangan Kapten Mudita Bangli, Kamis (14/5). Acara ini juga dihadiri oleh Asiten Bidang Ekonomi, Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali Drs. Ketut Wija, Bupati Gianyar A. A. Brata, Sekda Bangli I.B. Gde Giri Putra dan pimpinan SKPD Kabupaten Bangli. Lebih lanjut Bupati Made Gianyar menekankan, sektor pertanian merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan. Betapa tidak, karena jika sektor pertanian berhenti kehidupan pun juga akan berhenti. Hal ini tidak lepas dari kebutuhan kita akan hasil pertanian untuk kehidupan sehari-hari. Melalui Peda KTNA ini Bupati Made Gianyar menyerukan agar masyarakat jangan pernah malu menjadi seorang petani apalagi mengesampingkan peran petani. Mengingat pertanian merupakan sektor vital yang hasilnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kata dia, tidak sedikit petani sekarang yang sukses dan menjadi milyader. Sehingga midset pekerjaan sebagai petani harus diubah dari pekerjaan sampingan menjadi pekerjaan yang menjanjikan. “kita berharap momentum Peda KTNA ini menjadi motivasi bagi perkembangan pertanian di Bali khusunya di Kabupaten Bangli”harapnya. Sementara itu pengurus kelompok KTNA Prov Bali Ir. I nengah Mawan mengatakan, secara umum Peda KTNA Provinsi Bali XXV yang berlangsung dari tanggal 8 sampai dengan 14 Mei 2015 secara umum telah terlaksana dengan baik, bahkan ada kegiatan baru yang belum pernah dilaksanakan pada Peda sebelumnya, yakni temu usaha agribisnis dengan mendatangkan pengusaha untuk mengatasi masalah pemasaran produk yang dihasilkan petani. Dari pertemuan tersebut mengasilkan kemitraan antara pengusaha dengan kelompok petani untuk penyaluran beberapa produk pertanian seperti buah sawo, kedele jepang, jeruk, manggis, pisang, salak gula pasir dan lainnya. Lanjut dia, juara umum dari Peda KTNA Provinsi Bali XXV tahun 2015 adalah kontingen Kabupaten Tabanan yang memborong juara 1 untuk penyuluh pertanian, asah terampil dan kontingen favorit, sedangkan juara 1 untuk kegiatan temu karya dimenangkan oleh kontingen Kabupaten Gianyar, juara 1 untuk unjuk tangkas dan stand pameran dimenangkan oleh Kabupaten Bangli. Sementara itu Asiten Bidang Ekonomi, Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali Drs. Ketut Wija saat menutup Peda KTNA Provinsi Bali XXV tahun 2015 mengatakan, saat Peda berlangsung petani nelayan berkesempatan untuk saling mengisi dalam upaya memperkuat kepemimpinan agribisnis di tingkat petani dan nelayan serta diharap mampu mengubah petani nelayan menjadi lebih bergairah terhadap pembangunan pertanian umumnya dan pengaruh usaha agribisnis petani dan nelayan khususnya. sehingga dapat mewujudkan pembangunan pertanian yang efektif dan efisien sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. Selain itu petani juga diharapkan lebih peka terhadap perkembangan dan kebutuhan pasar. Sehingga bisa menetukan pola tanam yang tepat. Kapan saatnya menanam ataupun jenis tanaman yang ditanam sesuai kebutuhan pasar. Sehingga petani bisa untung dan tidak merugi saat panen raya tiba. Asisten Ketut Wija juga berpesan agar Peda dapat dijadikan evaluasi terhadap capaian terhadap hasil pertanian di Provinsi Bali.
Bagikan Berita Ini: