Penilaian Kelompok Tani Ternak Tingkat Nasional, Kelompok Tani Ternak Sato Nadi Masuk Nominasi 7 Besar Nasional
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Penilaian Kelompok Tani Ternak Tingkat Nasional, Kelompok Tani Ternak Sato Nadi Masuk Nominasi 7 Besar Nasional

K
Admin Bangli
14 June 2015
863 Dilihat
Penilaian Kelompok Tani Ternak Tingkat Nasional, Kelompok Tani Ternak Sato Nadi Masuk Nominasi 7 Besar Nasional
Sebagai duta Bali dalam ajang penilaian manajemen usaha  kelompok  peternak dan pelayanan petugas teknis tahun 2015 tingkat nasional, Kelompok Tani Ternak Ayam Buras Sato Nadi, Br. Jehem, Desa Jehem, Tembuku, Bangli, Sabtu (14/6) dinilai oleh pusat. Kedatangan tim penilai yang diketuai Ir. Tri Mahanani, M.Sc . di Kabupaten Bangli, disambut oleh Bupati Bangli I Made Gianyar,SH.,M.Hum, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bangli I Wayan Jamin, Kabid Produksi Dinas Peternakan Provinsi Bali Drh. Wayan Mardiana, MM, sejumlah pimpinan SKPD terkait dan kelompok petani ternak Sato Nadi.
Ketua kelompok tani ternak Sato Nadi Nengah Kunci mengatakan kelompok tani ternak Sato Nadi yang tebentuk tanggal 2 Januari 2004, memiliki jumlah anggota mencapai 22 orang. Sedangkan usaha utama yang digeluti adalah beternak ayam buras dengan populasi ayam buras betina umur 0-2 bulan mencapai 5671 ekor, sedangkan untuk jantan mencapai 608 ekor. Selain ayam buras usaha lain yang digeluti kelompok Sato Nadi adalah beternak sapi, babi, ikan dan koperasi.
Sementara itu ketua tim penilai Tri Mahanani mengatakan, tujuan dari diadakan penilaian adalah untuk memberikan motivasi kepada kelompok binaan yang telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan peternakan serta memberikan peningkatan kesejahteraan anggota kelompok. Selain itu penilaian ini dimaksudkan untuk melakukan verifikasi terhadap kesesuaian profil yang telah diterima. Menurutnya, penilaian petani ternak tahun ini lebih pada manajemen usaha kelompok, bukan individu petani.  Karena kita ingin melihat apakah aktivitas bisnis yang disampaikan melalui profile sesuai dengan adanya. Kita ingin memastikan tidak ada direkayasa data dan melihat fakta secara langsung kesesuaian antara data dengan kenyataan. “Setelah penilaian ini akan terlihat apakah bisnis ini lebih dijalankan secara individu atau kelompok, atau data yang diberikan sesuai dengan fakta. Kalau kita temukan penyimpangan data dengan fakta kita pastikan kelompok ini akan mendapat nilai nol. Yang kita inginkan data yang sesuai dengan fakta dan fakta ini merupakan nilai lebih dalam penilaian ini”terannya.
Lebih lanjut Tri Mahanani menyampaikan, metode penilaian akan dilakukan melalui sesi wawancara dan tanya jawab terhadap kelompok terkait dengan kegiatan usaha kelompok. Penilaian akan melihat keterlibatan anggota kelompok dari hulu hingga hilir serta dukungan dari pemerintah daerah.  Yang terpenting adalah dukungan dari pemerintah daerah serta peran kelompok ini menjadi center of exelent atau menjadi pusat belajar, magang ataupun pelatihan bagi kelompok lainnya. Saat sesi tanya jawab kita ingin interaksi dari kelompok untuk menjawab pertannyaan tanpa harus ditunjuk. Hal ini akan menjadi catatan penting dalam penilaian. Selain itu, anggota kelompok tidak hanya harus bisa menjawab pertanyaan dengan baik, tetapi bisa juga membuktikan kebenaranya dengan catatan serta bukti.  “Bukti sangat penting  karena apa yang dikerjakan itu yang ditulis dan apa yang ditulis itu yang harus”tegasnya, sembari menambahkan penilaian ini merupakan tahapan kedua untuk menentukan nominasi tiga besar nasional. Karena menurutnya, hingga penilaian ini dilaksankan kelompok tani ternak Sato Nadi telah masuk tujuh besar nominasi nasional  sebagai kelompok tani ternak berprestasi.
Bupati Bangli Made Gianyar pada kesempatan itu lebih memberikan motivasi kepada kepada kelompok untuk menampilkan yang terbaik sesuai dengan keinginan tim penilai. Menurutnya, saat ini kelompok tani ternak Sato Nadi sudah masuk tujuh besar nominasi nasional, selangkah lagi kelompok ini bisa masuk tiga besar nasional, oleh karenanya anggota kelompok harus bisa memberikan yang terbaik untuk meraih prestasi yang tertinggi. Bupati Made Gianyar juga mengingatkan, juara memang penting dalam penilaian ini, namun yang lebih penting lagi adalah setelah penilaian ini keberlanjutan dan keberadaan kelompok untuk mengembangkan diri untuk kesejahteraan anggota. “Kita berharap setelah penilaian ini kelompok Sato Nadi bisa lebih terlecut dan bisa memberikan kontribusi bagi perkembangan peternakan di Kabupaten Bangli”pesan Made Gianyar.
Bagikan Berita Ini: