Untuk memperkenalkan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kab Bangli, Jumat (4/5) menggelar sosialisasi Posdaya. Acara yang dipusatkan di ruang pertemuan Kantor Camat Kintamani dihadiri oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum, Kepala BPPKB Kab Bangli I Ketut Kayana, Kadis P2 Kab Bangli A.A. Ngurah Shamba, Kelihan Dinas se Kecamatan Kintamani dengan narasumber Dr. Mazwar Noerdin Deputi Diektur Bidang Kewirausahaan Yayasan Dana Sejahtera Mandiri, Dra. S. Rochmiyati, M.Pd dari Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa Yogyakarta dan Kepala BKKPPKB Kab Bantul Drs. Djoko Sulasno
Mazwar Noerdin mengatakan, Posdaya merupakan forum silaturahmi, komunikasi, advokasi dan wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu dan gotongroyong dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Posdaya juga dijadikan forum, wadah atau sarana bagi keluarga untuk mengembangkan diri di bidang kesehatan, pendidikan , ekonomi kewirausahaan dan lingkungan bagi seluruh anggotanya melalui gotong royong atau kerjasama dalam kelompok masyarakat.
Prinsip Posdaya adalah dibentuk atas dasar inisiatif lokal atau disepakati sebagai sarana memenuhi kepentingan bersama, pencapaian tujuan dan sasaran diwujudkan melalui kegiatan bersama secara bergotongroyong, dilaksanakan secara berlanjut degan melihat perkembangan keadaan sasaran, pemerataan tingkat partisipasi dan hasil yang diperoleh untuk melaksanakan kegiatan secara mandiri. Empat jalur utama posdaya diantaranya kesehatan, pendidikan, wirausaha dan lingkungan, sedangkan tiga prinsip utamanya adalah pemberdayaan, gotong royong dan kemandirian.
Dijelaskan juga, Sasaran yang ingin dicapai melalui Posdaya adalah berkembangnya kegiatan atau upaya pemberdayaan keluarga pra sejahtera, meningkatnya kemampuan keluarga untuk memenuhi atau melaksanakan fungsi-fungsi keluarga serta berkurangnya keluarga miskin atau tidak dapat memenuhi kebutuhan mencapai tingkat kehidupan yang layak. “Kita berharap program Posdaya bisa diterima oleh masyarakat, sehingga bisa ditindaklanjuti dengan membentuk tim pelaksana Posdaya”ucapnya
Sementara itu Bupati Bangli Made Gianyar mengatakan, Posdaya merupakan program yang sejalan dengan Nyama Anyar yang dimiliki Pemkab Bangli, dimana kegiatannya menitikberatkan pada percepatan pengentasan kemiskinan masyarakat. “Kita ingin memadukan Posdaya dengan Nyama Anyar untuk percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bangli”harapnya. (Humas Bangli)