Banyak Penghargaan diterima oleh Kabupaten Bangli dalam perayaan Harganas ke-XXII yang dihadiri oleh Penjabat I Dewa Gede Mahendra Putra,SH.MH
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Banyak Penghargaan diterima oleh Kabupaten Bangli dalam perayaan Harganas ke-XXII yang dihadiri oleh Penjabat I Dewa Gede Mahendra Putra,SH.MH

K
Admin Bangli
11 August 2015
322 Dilihat
 Banyak Penghargaan diterima oleh Kabupaten Bangli dalam perayaan Harganas ke-XXII yang dihadiri oleh Penjabat I Dewa Gede Mahendra Putra,SH.MH
Humas Bangli,
Gebyar puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXII tahun 2015 tingkat Provinsi Bali (11/8) dihadiri oleh Penjabat Bupati Bangli I Dewa Gede Mahendra Putra,SH.MH  semakin semarak dengan banyaknya penghargaan yang di peroleh diantaranya dari mPenyuluh PLKB mendapatkan Juara faforit nasional Petugas lapangan KB Ni Wayan Sumertiani, Penghargaan Manggala Karya Kencana kepada Ni luh Putu Erik Gianyar  tanggal 1 Agustus di tanggerang, Juara tingkat Provinsi KB lestari 10 tahun juara 3 kepada  Dewa Gede Punia Dewa Ayu Ariati, Bunutin, Kintamani. 20 Tahun juara 3, I Ketrut Karya, Ni Made Suniasih yangapi Tembuku. Media tradisional juara 3 anak Agung Made Rai Cempaga, Bangli. Juara 3 Lomba Kreativitas penulusan Materi pendidikan kependudukan tingkat provinsi kepada luh Nyoman Alit Sarasija Saraswati dari SMAN 1 Bangli. Juara I Kader BKR kepada Novianai Gulo dari Abuan, Susut. Juara 2 Kelompok BKR, BKR Menuh Desa Susut. Pik R Juara 2 SMAN1 Susut Tema harganas merupakan momentum upaya membangun karakter Bangsa mewujudkan Indonesia Sejahtera.
Gubernur Bali dala sambutannya menyampaikan perringatan Harganas tahun ini merupakan suatu momentum untuk dapat mensosialisasikan bahwa keluarga merupakan hal utama dan pertama yang dapat meningkatkan kualitas bangsa di masa depan. Pertumbuhan penduduk juga sangat perdampak signifikan atas keberhasilan pembangunan baik Provinsi dan seluruh kabupaten Kota se-Bali pemberdayaan program kependudukan juga harus terus digalakkan hannya saja sasaran yang harus di tuju lebih pada masyarakat miskin yang ada di daerah terpencil. Sudah barang tentu untuk daerah Perkotaan yang tingkat pendidikannya sudah tinggi secara otomatis akan tidak terlalu banyak membuat anak, berbeda degan masyarakat kita yang ada di pelosok yang tingkat pendidikannya sangat minim mengenai alat kontrasepsi sudah barang tentu tidak tahu akan manfaat dari program KB tersebut. “jadi saya sangat berharap sasaran dari program KB kedepan lebih menyasar masyarakat kita yang ada di balik bukit dan daerah terisolasi, sehingga lebih bermanfaat dan tepat sasaran” tandas Gubernur Bali Made mangku Pastika.
Bagikan Berita Ini: