Ketua Dekranasda Provinsi Bali Nyonya Ayu Pastika Kunjungi Pengerajin Bambu Made Putra Wisatawan Di Bangli
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Ketua Dekranasda Provinsi Bali Nyonya Ayu Pastika Kunjungi Pengerajin Bambu Made Putra Wisatawan Di Bangli

K
Admin Bangli
09 September 2015
434 Dilihat
Ketua Dekranasda Provinsi Bali Nyonya Ayu Pastika Kunjungi Pengerajin Bambu Made Putra Wisatawan Di Bangli
Dalam rangka pembinaan dan perhatian pemerintah terhadap pengerajin yang ada di Daerah, melalui Dekranasda Provinsi Bali yang di ketuai oleh Nyonya Ayu Pastika, Selasa (8/9) mengunjungi pengerajin bambo I Made Putra Wisatawan yang ada di Dusun Nyalian Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli. Dalam kunjungan terebut Dekranasda Provinsi Bali didampingi oleh Dekranasda Kabupaten Bangli  Nyonya Dewa Gede Mahendra Putra dan  Kadisperindag I Nengah Sudibia.
Dalam kunjungan tersebut Ketua Dekranasda Provinsi Nyonya Ayu Pastika mengharapkan pengerajin yang ada di kabupaten bisa lebih member warna dan karakter untuk mampu mewakili aerahnya masing-masing, sesuai dengan potensi yang dimiliki. Karena Bangli terkenal dengan sentra “Karena Bangli terkenal dengan sentra Bambu, bagaimana upaya agar bamboo yang ada bisa lebih di optimalkan lagi menjadi produk yang bernilai tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan pengerajin pada umumnya dan tentu akan memberi dampak luas pada masyarakat sekitarnya” ungkap Nyonya pastika. Melali kunjungan ini kita berharap lebih mengetahui secara langsung kondisi pengerajin dan proses pembuatan tentunya disampaing itu kita berupaya mendorong pada pengerajin untuk tetap selalu menjaga mutu dan lebih menggali lagi kreatifitas untuk menciptakan karya baru yang akan mampu bersaing di pasar lokal dan mancanegara. “saat ini pihaknya telah menjalankan kebijakn setiap even internasional, kepada pihak penyelenggara untuk selalu melibatkan Dekranasda yang ada di Provinsi Bali tentunya ruang ini akan sangat membantu para pengrajin untuk dapat mempromosikan produk dengan biaya yang tidak terlalu tinggi bahkan gratis” pungkasnya.
Sementara Pengrajin Made Putra Wisatawan disela sela kunjungan mengaku sangat berterimakasih atas kunjungan Dekranasda baik yang ada di Kabupaten Bangli maupun Provinsi Bali. “Banyak hal yang sudah dilakukan Dekransda untuk kemajuan usahanya baik bantuan-bantuan berupa alat potong dan lainnya juga ruang untuk meperkenalkan produk melalui pameran-pameran yang  baik di tingkat lokal dan Nasional” ujar Putra Wisatawan. Ditanya mengenai usahanya dirinya mengaku telah memulai sejak tahun 2000 dengan usaha kecil-kecilan bermodalkan alat sederhana dengan nilai nominal kisaran tiga sampai sepuluh juta yang masih dikerjaka sendiri. Seiring berjalannya waktu usahanya bisa terus berkembang dengan mengajak tenaga kerja sebanyak empat orang, bahkan produknya sudah di export ke manca Negara hanya saja tidak secara langsung masih melalui pihak pengepul yang ada di Denpasar dengan Omset kisaran 40 sampai 50 juta perbulan. “Dengan adanya kunjungan dari pemerintah melalui Dekranasda saya berharap dapat lebih dibantu dalam pembinaan baik Promosi dan pemasaran sehingga produk yang kami hasilkan mampu lebih dikenal sehingga kedepan produk yang kami hasilkan mampu menjadi Icon di Kabupaten Bangli dan Provinsi Bali Umumnya” harap Putra Wisatawan.
Bagikan Berita Ini: