Peringatan hari kesaktian Pancasila yang diselenggarakan setiap tahun, ditetapkan pemerintah sebagai bagian dari bentuk pengakuan atas keberhasilan Bangsa Indonesia mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Namun salah satu fenomena dalam era globalisasi adalah terjadinya lintas batas nilai-nilai antar komunitas atau kelompok-kelompok masyarakat yang lebih kecil yakni radikalisme. faham ini karakternya adalah selalu merasa yang paling benar sendiri dan mengabaikan hak-hak dasar orang lain. Hal ini sangat bertentangan dengan Pancasila yang sangat menghormati dan menghargai kebhinekaan. Demikian disampaikan Penjabat Bupati Bangli I Dewa Gede Mahendra Putra, SH.,MH, saat pelaksanaan apel Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Lapangan Kapten Mudita Bangli, Kamis (1/10).
Lebih lanjut Penjabat Bupati Bangli Mahendra Putra mengajak semua pihak untuk memperkuat Pancasila yang telah menunjukan dan memungkinkan kita hidup berdampingan secara damai, harmonis dan penuh toleransi dengan siapa saja yang berbeda latar belakang agama, suku, ras, adat istiadat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mengikis benih dan tumbuhnya nilai-faham radikalisme dan sejenisnya. “Mari maknai Hari Kesaktian Pancasila bukan untuk diperingati secara seremonial saja, melainkan diresapi dan dijalankan dalam aplikasi kehidupan berbangsa dan bernegara dalam menjaga kebersamaan dan keragaman demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia”pintanya.
Lebih lanjut Mahendra Putra mengatakan, untuk membangun bangsa yang berperadaban unggul dan memiliki jati diri, pendidikan merupakan sistem yang bisa mewujudkannya secara efektif, karena melalui sistem pendidikan, penggalian, penanaman, pengembangan dan pengamalan nilai Pancasila dapat dilakukan secara sistematik. “Pancasila merupakan ideologi dan kepribadian bangsa Indonesia, dengan menghayati dan mengamalkan Pancasila maka kita dipersatukan menjadi sebuah bangsa yang besar, bangsa yang mampu menjaga integrasi atau keutuhan bangsa Indonesia”pungkasnya.
Apel Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Bangli juga dihadiri oleh Forkompinda Kabupaten Bangli, pimpinan SKPD dilingkungan Pemkab Bangli, unsur TNI/Polri dan pelajar.