Rumah Sakit Bangli Medika Canti Dinilai Tim Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu Dan Bayi Prov.Bali
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Rumah Sakit Bangli Medika Canti Dinilai Tim Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu Dan Bayi Prov.Bali

K
Admin Bangli
09 October 2015
2,368 Dilihat
Rumah Sakit Bangli Medika Canti Dinilai Tim Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu Dan Bayi Prov.Bali
Penjabat Bupati Bangli Dewa Gede Mahendra Putra menerima kunjungan Tim penilai Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (GRSSI-B) Provinsi Bali yang diketuai dr. Ni Made Laksmiwati, Kamis (8/10)di Rumah Sakit Bangli Medika Canti (BMC) Kabupaten Bangli. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur BMC dr.I Wayan Rinartha,MM , Camat Bangli Wayan Wardana dan manajemen MBC Bangli. Direktur BMC Dr.I Wayan Rinartha,MM dalam laporannya menyampaikan,menyambut baik penunjukan RS BMC untuk ikut sebagai peserta lomba GRSSIB tahun 2015 dengan menerapkan sepuluh langkah perlindungan secara terpadu dan paripurna menuju RS sayang ibu dan bayi yang diharapkan pula dapat mempercepat program penurunan angka kematian ibu dan bayi. Lebih lanjut dikatakannya Rumah Sakit BMC sudah memberikan pelayanan UGD 24 Jam, Poliklinik 4 dasar di tambah dengan poli umum, gigi,THT,Syaraf,Ortopedi, Pelayanan on coll diluar jam kerja,ruang perawatan perinatal dan foto terapi. Dengan jumlah ruang rawat inap 78 Tempat tidur dengan rincian VVIP,VIP,VIPC,Kelas I,Kelas II,Kelas III, Pelayanan penunjang antara lain laboraturium, radiologi, apotek,gizi,IPSRS , dan ambulan serta memiliki 18 dokter spesialis dan juga pada tahun 2015 ini akan ada pengembangan gedung untuk memperluas jangkuan pelayanan seperti penambahan ruang poliklinik ruang HD dan ruang Nicu. Dikatakan juga, RS BMC berkomitmen menjadikan rumah sakit kebanggaan bagi masyarakat Bangli dan mendukung program-program pemerintah kabupaten bangli Sementara itu ketua tim penilai Made Laksmiwati mengatakan, tujuan dilaksanakan evaluasi GRSSI-B adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan bayi secara terpadu dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Menurutnya GRSSI-B menjadi perlu dievaluasi karena secara nyata memberikan kontribusi dalam menurunkan AKI dan AKB. Artinya rumah sakit sebagai pemberi pelayanan kepada masyarakat harus menekankan standarisasi, profesionalisme dan prinsip pelayanan publik sehingga dapat memaknai secara benar arti pentingnya kesehatan bagi masyarakat. Melalui Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (GRSSI-B) dokter, bidan, perawat, manajemen rumah sakit harus bekerja dengan baik untuk menekan angka kematian ibu melahirkan dan angka kematian bayi. Oleh sebab itu Program GRSSI-B diharapkan menjadi momentum untuk peningkatankualitas pelayanan, khususnya terhadap ibu melahirkan dan bayi baru lahir. “kita berharap ibu sehat, anak sehat dan bangsa yang kuat dapat diwujudkan dari Kabupaten Bangli”harapnya Bupati Bangli Dewa Gede Mahendra pada kesempatan itu mengatakan, kemajuan suatu bangsa di cerminkan seberapa tinggi bangsa itu menghargai kaum ibu, karena berkat ibulah sumber daya manusia yang ada di suatu bangsa menjadi cerdas, pintar, berahlak mulya. Jadi ibu dan anak merupakan asset yang paling berpengaruh pada kemajuan suatu bangsa sehingga gerakan rumah sakit sayang ibu dan bayi haruslah secara terus menerus digalakkan dan dilaksanakan agar rumah sakit swasta maupun rumah sakit pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap ibu dan bayi tidak pernah lengah dan bahkan harus terus di konsistenkan meningkatkan upaya pelayanan kesehatan dengan cara secara berkesinambungan, melengkapi tenaga medis serta sarana dan prasarana yang di butuhkan. Pihaknya juga menghimbau tidak hanya secara fisik yang di evaluasi pada kaum ibu yang sedang mengandung, maupun melahirkan ataupun baru habis melahirkan seyogyanya agar lebih komperhensip evaluasinya menyangkut juga kesehatan jiwa dan spiritual. untuk itu kesehatan mental dan kejiwaaan seorang ibu yang akan melahirkan perlu di evaluasi sehingga pada proses persalinan nanti menjadi stabil
Bagikan Berita Ini: