Sebagai duta Kabupaten Bangli dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat SD tahun 2015 tingkat Provinsi Bali, SDN 1 Yangapi, Kecamatan Tembuku Bangli, Jumat (23/10) dinilai oleh tim provinsi. Kedatangan tim penilai yang diketuai oleh Dra. Gusti Agung Ayu Mertha Dhyani Dewi, M.Si di Kabupaten Bangli, disambut oleh Kadisdikpora Kab Bangli I Nyoman Suteja, S.Pd, Kadiskes Kab Bangli dr. Nengah Nadi, Muspika Kecamatan Tembuku, tim Pembina UKS Kab Bangli dan keluarga besar SDN 1 Yangapi.
Ketua tim penilai Gusti Agung Ayu Mertha Dhyani Dewi mengatakan, LSS merupakan salah satu program yang terintegrasi dan berkesinambungan dengan melibatkan lintas sektor, sehingga perlu digalakkan untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. Karena kita menyadari, untuk dapat belajar dengan efektif, peserta didik memerlukan kesehatan dan lingkungan yang baik, sehingga perlu dukungan semua pihak untuk mewujudkan keterpaduan instansi terkait yang yang ada korelasinya dengan program UKS.
Dikataka juga, LSS merupakan salah satu alternatif untuk mengembangkan dan memotivasi tim Pembina UKS serta tim pelaksana UKS dalam pelaksanaan program UKS yang inovatif dan kreatif. Menurutnya, salah satu indikator sekolah sehat adalah memiliki kantin sehat yang menjadi program pengembangan prioritas UKS untuk mewujudkan keamanan pangan jajanan anak sekolah serta yang ridak kalah penting kebersihan toilet dan halaman sekolah. Sedangkan pelaksanaan pelayanan kesehatan lebih mengutamakan kegiatan yang bersifat peningkatan promosi kesehatan (promotif), pencegahan (preventif) serta pengobatan sederhana (kuratif).
Kata Mertha Dhyani, juara dalam lomba ini bukanlah menjadi tujuan akhir, tetapi bagaimana kegiatan ini memberi dampak positif bagi meningkatnya derajat kesehatan peserta didik dan terwujudnya sekolah sehat yang mandiri. “Juara memang penting untuk motivasi, tatapi esensi dari kegiatan ini adalah bagaimana derajat kesehatan peserta didik disekolah dan lingkungan sekitarnya dapat terwujud”terangnya.
Sementara itu Kadisdikpora Bangli Nyoman Suteja mengatakan, Usaha UKS telah memainkan peran penting dalam membentuk kesadaran untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. Karena untuk dapat belajar dengan baik dan efektif, peserta didik memerlukan lingkungan dan kesehatan yang baik. Oleh karenannya, upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan yang ditujukan kepada peserta didik, merupakan salah satu mata rantai yang penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Lebih lanjut Nyoman Suteja menyampaikan,UKS merupakan wahana untuk meningkatkan kemampuan hidup bersih dan sehat peserta didik dalam rangka meningkatkan prestasi belajar siswa. Menurutnya, pembinaan dan pengembangan program UKS adalah upaya meningkatkan pendidikan dan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu oleh pemerintah pusat sampai pemerintahan terbawah. Pemerintah Kabupaten Bangli dalam hal ini, menaruh harapan besar program UKS dapat mewujudkan anak didik yang memiliki prilaku hidup bersih dan sehat serta menjadi manusia yang berkualitas. Kita berharap melalui kegiatan ini, tim penilai tidak saja melakukan penilaian, tetapi juga lebih mengedepankan pembinaan dan evaluasi. Sehingga harapan kita, program UKS bisa memainkan perannya dengan baik, untuk menyehatkan dan mencerdaskan peserta didik di sekolah. “Mudah-mudan ini dapat terwujud melalui LSS”harapnya.