Humas Bangli,
Menindak lanjuti rendahnya serapan APBDES di sejumlah desa di Kabupaten Bangli Pj. Bupati Bangli I Dewa Gede Mahendra Putra,SH.,MH di damping tim monitoring dan evaluasi (Monev) dari unsure BPMPD, Inspektorat dan SKPD terkait Senin (2/11) melakukan Monitoring di tiga desa di Kecamatan Kintamani, diantaranya Desa Trunyan, Desa Songan A dan Desa Siongan B. Kunjungan yang dimulai dari pukul 08.30 WITA di Desa Trunyan dan berakhir sekitar pukul 16.00 WITA di Desa Songan B.
Kepala BPMPD I Dewa Agung Rianan Putra menyampaikan maksud dan Tujuan dari kunjungan ini adalah sebagai tindak lanjut dari pemantauan Bupati terhadap neraca keuangan di Kabupaten melalu bagian Keuangan serta serapan Keuangan yang merupakan perpanjangan tangan pemerintahan terkecil yaitu Desa. Beberapa hal yang menjadi perhatian serius oleh Pj. Bupati yaitu mengenai ADD dan Dana Desa yang di Kucurkan pemerintah untuk dikelola didesa dan bagaimana pemanfaatannya mengingat rentang waktu yang tinggal beberapa bulan lagi. “Monitoring ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan perhatian dan atensi kepada Desa yang sedang berproses jangan sampai terjadi minim serapan anggaran sesuai dengan pengamatan BPK dimana terjadinya silva yang cukup tinggi” imbuhnya.
Sedangkan Kepala Inspektorat I Ketut Riang menyampaikan berdasarkan kacamata Lembaga Inspektorat yang bertugas mengawal, meluruskan dan bahkan mempercepat kaitannya dengan pemanfaatan dan pengelolaan Dana Desa itu sendiri. “kepada para aparatur Desa dalam hal ini, diharapkan untuk memberi atensi yang lebih pada Dana Desa yang di kucurkan pemerintah pusat. Karena dana Desa tersebut menjadi perhatian nasional di samping dengan dana-dana yang lainya” imbuh Ketut Riang.
Sementara Pj. Bupati Bangli I Dewa Gede Mahendra Putra mengatakan, kedatangan kita bukan untuk mencari-cari kesalahan melainkan untuk mengetahui bagaimana permaslahan yang timbul kaitanya dengan penyerapan anggaran yang masih belum maksimal baik itu ADD, BKK terlebih dana Desa yang sudah di gelontorkan ke desa yang sekaligus merupakan Atensi nasional. Selain itu dalam perkembangan terakhir sebagai tolak ukur kerja dan kinerja selaku kepala wilayah adalah bagaimana anggaran yang telah digelontorkan mampu di salurkan melalui program-program yang derencanakan secara matang dan efisien dengan selalu berpatokan pada asas ketaatan dan dan tidak melawan aturan, dengan menjalankan sinergi dan fungsi-fungsi lembaga yaitu LPM, BPD, Sekdes dan Kaur Desa karena bagaimanpun pembangunan itu adalah Boottom-up dimana muara dari pembangunan itu adalah di Desa. Jelas Pj. Bupati mengenai permaslahan yang dihadapi baik SDM dan apapun itu silahkan di pecahkan bersama-sama dan dikoordinasikan dengan Dinas terkait yang membidangi sehingga dalam pemanfaatan dana yang ada tidak menyalahi aturan baik dari segi administrasi maupun penggunaanya.