Bertepatan dengan tilem kalima rabu (11/11) akan dilangsungkan puncak upacara Penaung Bayu di Pura Batumadeg, Besakih, pada hari senin (9/11) dilaksanakan upacara Nedunang Ida Betara , di hari selasa (10/11) di laksanakan upacara mapepada selanjutnya Upacara panganyar berlangsung selama empat hari hingga hari Sabtu (14/11), sekaligus pada sore harinya dilangsungkan panyineban.Dan tanggal 17 dilaksanakan mejejauman Mangku Gede Pura Batumadeg Jro Mangku Widiarta mengatakan hal itu Senin(9/11) kemarin. Acara Nedunang ida Betara dihadiri pula oleh Sekda Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra di dampingi kepala SKPD Pemkab Bangli.
Dikatakan, upacara Penaung Bayu pada dasarnya adalah memohon anugerah kepada Batara Wisnu yang berstana di Pura Batumadeg. Melalui prosesi ini, Ida Batara Wisnu diharapkan mapaica kekuatan, energi dan kesuburan kepada alam semesta agar dapat bermanfaat
untuk segenap ciptaan-Nya. ‘’Melalui kekuatan dan energy beliau, semoga gumi dengan sarwa prani semuanya stabil,degdeg, penuh vitalitas dan energi kesuburan. Semua warga dapat menerima waranugraha dalam berbagai bentuknya.’’ harap Mangku Widiarta.
untuk segenap ciptaan-Nya. ‘’Melalui kekuatan dan energy beliau, semoga gumi dengan sarwa prani semuanya stabil,degdeg, penuh vitalitas dan energi kesuburan. Semua warga dapat menerima waranugraha dalam berbagai bentuknya.’’ harap Mangku Widiarta.
Kendati Pemkab Bangli dan pangempon dari Batumadeg,Besakih yang bertanggung jawab penuh segala upakaradi Pura Batumadeg ini, pihaknya mengharapkan para pamedek dari seluruh Bali dengan kesadaran penuh tangkil untuk memohon waranugraha dari Batara Wisnu yang ber stana di pura batumadeg